Posts Tagged ‘Daulah Khilafah Islamiyah’

115

10577215_10202640633759338_2741041576598293669_n

ISIS itu berperang melawan SYI’AH SYRIA DAN IRAQ. Dan ketika menang berubah namanya menjadi DAULAH KHILAFAH ISLAMIYAH.
—————————
JANGANLAH MENGOLOK2 GOLONGAN LAIN…BISA JADI GOLONGAN YANG DIOLOK OLOK LEBIH BAIK DARI YG MENGOLOK OLOK…
—————————-
Nama ISIS itu sudah buyar dan berganti nama Daulah Khilafah Islamiyah.

Lalu kenapa ISIS dibahas ?

Sepertinya indonesia ini sering mengupdate berita zaman baholak demi untuk menghalangi sesuatu yg berkembang.

Ketika disajikan fhoto membunuh dan memotong…. bisa jadi itu adalah hasil pertempuran para mujahid dg syi’ah waktu baholak yang lalu.

Jk seandainya memang terjadi kpd para muwahid, maka ini juga pernah terjadi di cesnya. Dan datanglah ulama ganteng nan tampan putra arab bernama muhammad as shaif yg masuk di jama’ah jihadnya al khithob. Dan dari petuah2nya akhirnya para mujahid bs disatukan dan membentuklah daulah islam cesnya walau akhirnya dihancurkan rusia kembali.

Mungkin ini juga akan Allah utus ulama yg setingkat muhamad shaif untuk menyelesaikan fitnah di tubuh mujahid iraq, syam dan dunia. Yang berhati bijak, berwawasan luas, iman yg bersih. Amin.

Perlu diketahui bahwa bahwa ISIS adalah salah satu faksi jihad yang melawan syi’ah. Seperti yang diberitakan tv1 mereka merebut wilayah kurdi yg dikuasai syi’ah.

Kenapa syi’ah tak pernah dibahas oleh media indonesia ? Dan kenapa para muwahid (orang2 yg bertauhid) yang banyak bergabung dg jama’ah jihad malah sering dibahas dan dibenturkan dg perbuatan kekerasan ?

Banyak orang dan gerakan islam merindukan khilafah islamiyah. Namun ketika mendengar kabar telah datang sinar mentari yang mengintip, mereka yg merindukan dan mengusung isu2 khilafah akhirnya berbondong2 untuk mencela dan mencacinya.

Bahkan para ulama akhirnya juga ikut bersuara. Hingga akhirnya para penguasa, para pengusung pancasilais pun ikut memberikan argumennya.

Yang ujungnya menjadi fitnah besar diantara kaum muslimin, diantara para muwahid, diantara para mujahid.

Dan saya lebih punya sikap untuk tidak mencela mereka yg di syam (syria) dan iraq. Baik mereka yang sudah mengumumkan daulah khilafah islam maupun jabhah nusroh.

KARENA MEREKA ADALAH PARA MUWAHID, PARA JUNDI YANG INGIN MEMBUKTIKAN TENTANG HADITSNYA RASULULLAH BAHWA DI BUMI SYAMLAH YANG AKAN MELAHIRKAN MUJAHID2 PEMBEBAS. DAN JIKA ISLAM TELAH HABIS DI AKHIR ZAMAN MAKA HANYA SYAMLAH DENGAN ISLAMNYA YANG MASIH BERTAHAN DISANA. HIDUP DAN BERKEMBANG SEBAGAI CAHAYA.

untuk itu saya lebih takut kepada bunyi Al qur’an yang mengatakan : “JANGANLAH WANITA SATU MENGOLOK OLOK WANITA LAIN, BOLEH JADI WANITA YANG DIOLOK-OLOK LEBIH BAIK DARI WANITA YANG MENGOLOK. DAN JANGANLAH SATU GOLONGAN MENGOLOK OLOK GOLONGAN YANG LAIN, BOLEH JADI GOLONGAN YANG DI OLOK OLOK LEBIH BAIK DARI GOLONGAN YANG MENGOLOK OLOK” (qs. Al hujurat)

Sekali lagi setiap invansi kaum muslimin selalu ada yang menunggangi. Ada yg menginfiltrasi. Untuk itu jika ada dalam satu golongan ada seseorang yang berbuat buruk, tidak boleh divoniskan kepada golongan tersebut. Karena bs jd itu ulah individu atau kelompok kecil dr golongan itu, dengan tujuan ingin menghancurkan golongan besar (induknya).

Karena tidak akan ridlo yahudi dan nasrani melihat kebangkitan kepemimpinan islam dan kebangkitan kaum muslimin baik secara politik, sosial, hukum, ekonomi. (Qs. Al baqoroh 120)

Kita disini masih hanya bs diam dan mengamati. Karena kita hanya bs duduk diam di negeri sendiri. Kemudian saringlah informasi2 itu dg imanmu. Dg hati kecilmu. Jangan dengan tulisan2 yang mengatasnamakan kelompok maupun ulama (mereka jg manusia yg bs salah dan benar. Shg tdk bs mutlak kebenaran. Krn ktk membuat keputusan ada yg didasarkan ilmu, ada yg didasarkan nafsu).

Teruslah mempelajari islam yg benar. InshaAllah akan punya sikap tersendiri dan tidak fanatik kelompok dan imamnya.

Mari kita jauhi fitnah. Dan mereka yg sedang digunjingkan adalah para muwahid (para penegak tauhid). Memang…. lebih baik diam dan menghindari diskusi2 yg menjebak kepada pertikaian serta caci maki. Begitu juga menghindari menshare artikel2 yg memicu keributan dan salah menafsirkan.

Kita tidak melihat langsung apa yg terjadi di iraq dan syam. Sekali lagi ini urusan besar, yg tidak setiap kita bisa ikut menyelesaikanya.

Dan ini adalah sikap sy dalam memandang kasus ini. Dan inilah jawaban2 sy bagi orang2 yg telah bertanya.

Wallahu’alam bi showab.