Archive for the ‘Pernikahan’ Category

saya tuh kok jadi suntuk sendiri ya…

di forum kajian saya, ceritanya isteri-isteri pada jengkel ma suaminya…

di halaqoh ceritanya juga sama…

ntar di telepon ceritanya sama…kalau gak isterinya yang jengkel, suaminya yang jengkel…

kemarin mencari suasana baru di sekolah….welaahhhhhhhhhh….PODHO WAE…

yang ceritanya udah bercerai, yang isterinya tak mau lagi menganggapnya suami….

hufffttt…

********
akhirnya dalam diam kok jadi mengambil kesimpulan begini…
MUNGKIN PERJUANGAN KITA BELUM KOMPAK ITU KARENA DALAM RUMAH TIAP PEJUANG ISLAM ‘BELUM BERES’ SEHINGGA MENGGANGGU KINERJA PERJUANGAN.

********
Wahai pengemban dakwah, dan pengemban perjuangan….KETAHUILAH ISTERIMU BUKAN BIDADARI…DAN ENGKAU BUKAN MALAIKAT….SALING MELENGKAPILAH….SALING NASEHAT MENASEHATILAH…BERLAPANGDADALAH…BERJIWA BESARLAH…BEGITULAH RUMAH TANGGA….JIKA MENCARI AKAR MASALAH DAN KEKURANGANNYA TAK AKAN ADA UJUNGNYA…

apa yang dihadiRkan Allah untukmu…itu adalah terbaik…terimalah…syukurilah…

perbaiki jika ia rusak, rawat dengan baik jika ia istimewa…

UNTUK ENGKAU PARA LAKI_LAKI…
jikalaulah memang tidak bisa lagi mencapai tujuan pernikahan “SAKINAH, MAWADAH,WARAHMAH” maka cobalah cermati bahasa ini JIKA ENGKAU MEMILIH BARANG DAN TERTARIK LALU ENGKAU MEMBELINYA, KARENA TELAH ENGKAU BELI MAKA ENGKAUPUN MENCINTAINYA. NAMUN RUPANYA BARANG ITU TIDAK BISA BERFUNGSI SEBAGAIMANA MESTINYA,ENGKAU KECEWA. JIKA ENGKAU RELA MAKA LOAKKAN BARANG ITU, NAMUN JIKA SAYANG KARENA BELINYA MAHAL DAN MUNGKIN TELAH MEMBERIKAN SEDIKIT MANFAAT DISIMPAN SAJA DAN DIPAJANG KEMUDIAN BELI BARU”

menjadi pemimpin itu memang sulit. untuk itu jadilah pemimpin yang bijak. dan jika ingin membuat sebuah kepemimpinan baru maka binalah betul2. KARENA AKAN DIMINTAI PERTANGGUNG JAWABAN DI HADAPAN ALLAH KELAK.

UNTUK ENGKAU PARA WANITA…
ketahuilah wahai saudaraku….penghuni neraka paling banyak adalah wanita. kenapa bisa demikian ? KARENA BANYAK WANITA YANG TIDAK BERSYUKUR ATAS APA YANG DILAKUKAN SUAMINYA PADANYA. IA KUFFUR TERHADAP SUAMINYA. WANITA MASUK NERAKA BUKAN KARENA IA TAK TAAT PADA ALLAH DAN RASULNYA, MELAINKAN IA TIDAK BERSYUKUR KEPADA SUAMINYA”

menjadi wanita sholihah itu memang sangat sulit….NAMUN BERSABAR…TABAH…TELATEN…LEGOWO…ITU BISA DIUSAHAKAN DAN DIPELAJARI….SIAPA TAHU KETIKA KITA BISA SEPERTI ITU..KITA DIMUDAHKAN ALLOH UNTUK MENCAPAI DERAJAT WANITA SHOLIHAH…AMIN.

semoga kita dimudahkan urusannya oleh Allah. baik urusan rumah tangga maupun urusan dakwah dan perjuangan…

selamat berbenah….mari kita wujudkan perjuangan ini tegak di atas landasan yang kuat…dengan qudwah….tak hanya sekedar lisan yang terucap atau tak sekedar gerak yang refresif tanpa tauladan dari “pemerintahan kecil” kita.

amin ya robbal’alamin…

Iklan
Bismillahirrahmanirrahim…..
“Hendaklah kamu tetap dirumahmu dan janganlah kamu berhias dan (bertingkah laku) seperti orang jahiliyah dahulu, dan laksanakanlah sholat, tunaikan zakat, dan ta’atilah Allah dan RasulNya. Sesungguhnya Allah bermaksud menghilangkan dosa darimu, wahai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya” (QS. Al Ahzab : 33)

Ikhwah fillah….seperti yang telah saya bahas sebelumnya tentang MATERI AKHLAK. BAHWA AKHLAK ITU ADALAH BUAH DARI IMAN ( http://www.facebook.com/profile.php?id=1302554183) mempunyai keterkaitan yang sangat erat dengan materi ini. Dan sekali lagi saya tidak mempunyai tujuan buruk sedikitpun, tidak ada tujuan untuk memojokkan, menyindir menggurui, atau menyerang. Satu saja tujuan saya adalah menghimbau dan menyampaikan hal yang seharusnya dikembalikan pada koridor syara’ (Islam). Dan sekali lagi saya berlindung kepada Allah dari syaithon yang terkutuk dan kejahatan hawa nafsu saya. Amin.

Semoga Allah member i keluangan waktu untuk membacanya dan mencernanya dengan kehanifan, kearifan diri dan kelapangan dada. Aminnn…
Saudaraku…..Yahudi dan Nasrani akan selalu tidak ridho dengan umat Islam yang mempertahankan system yang diberikan Allah dalam kehidupan di dunia ini (QS. Al Baqoroh : 120). Mereka akan selalu merongrong kedaulatan tegaknya system Allah. Karena mereka memang pembangkang yang nyata dalam ranah kehidupan.

Dari berbagai aspek kehidupan mereka menyerang system ini. Mereka melancarkan PERANG PEMIKIRAN (GHOZWUL FIKRI) dalam berbagai bentuk. Mulai dengan ISTILAH, PENGGESERAN NILAI DIEN MENJADI NILAI JAHILIYAH, MERUBAH NAS AL QUR’AN DAN SUNNAH, BAHKAN MENGGANTI SISTEM ALLAH DENGAN SISTEM KUFFUR YANG MEREKA RANCANG DENGAN NAFSU MEREKA SENDIRI.

Orang Yahudi dan Nasrani telah mengetahui bahwa BASIS PEMBINAAN UMAT ADALAH RUMAH MEREKA, IBU MEREKA, WANITA_WANITA MUSLIMAH ADALAH BENTENG DARI KEPEMIMPINAN ISLAM

DARI WANITA YANG KUAT MAKA AKAN LAHIR ANAK YANG KUAT, DARI WANITA BERIMAN AKAN LAHIR ANAK YANG BERIMAN, DARI WANITA YANG TEGUH AKAN LAHIR ANAK YANG TEGUH, DARI WANITA BERAKHLAK AKAN LAHIR ANAK BERAKHLAK, DARI WANITA BERJIWA PEMIMPIN AKAN LAHIR ANAK-ANAK YANG SIAP MENGGANTIKAN ESTAFET KEPEMIMPINAN SEBELUMNYA, DAN DARI WANITA YANG SHOLIHAH AKAN LAHIR ANAK-ANAK YANG SHOLIH PULA.
WANITA ITU ADALAH ASET UMAT. Itulah kenapa yahudi dan nasrani ingin merebutnya dan menjadikan wanita sebagai alat penghancur kekuatan dakwah dan kepemimpinan islam. Mereka telah menangkap akar dari sebab bisa kokohnya benteng islam. Yaitu wanita sholihah akan melahirkan anak-anak yang sholih yang siap mewakafkan harta,jiwa dan raganya untuk jihad fisabilillah di jalan Allah.

Akar inilah yang mereka selalu berusaha untuk merusaknya. Ibarat membunuh pohon maka akan mereka cabut akarnya.

***
Saudaraku….mari kita diam dan merenung sejenak, sambil mengikuti kalimat demi kalimat yang saya sampaikan.

Mungkin kita tidak pernah berpikir sedalam kalimat-kalimat saya di atas. Terutama bagi kaumku sendiri, para wanita.
Mari kita kupas satu persatu.

Yang pertama –WANITA HARUS DIRUMAH, NAMUN DIDENGUNGKAN ITU PENINDASAN UNTUK WANITA. ITU MEMBATASI HAK WANITA UNTUK BERGERAK, BERKEMBANG DAN MENDEDIKASIKAN DIRINYA, DAN ITU ADALAH PERAMPASAN HAK TERDHOLIM YANG DILAKUKAN LAKI-LAKI DAN AGAMA.
NAUDZUBILLAH…sungguh ! sebuah pembodohan nyata-nyata yang ditujukan kepada para wanita.

Islam sudah mengatur KENAPA WANITA HARUS DIRUMAH ?
JAWABNYA ADALAH KARENA WANITA ADALAH MADRASAH UNTUK ANAK-ANAKNYA. WANITA TEMPAT KEDAMAIAN SUAMINYA. WANITA PENCIPTA KEDAMAIAN DALAM RUMAH. BUKAN UNTUK MENCIPTAKAN KEDAMAIAN ORANG LAIN DI LUAR RUMAHNYA.

Islam demikian mengatur dengan sempurnanya.

MADRASAH UNTUK ANAK-ANAKNYA. Ibu adalah tempat sekolah anak-anaknya. Ibu yang wajib membesarkannya dengan tangannya sendiri, ibu yang wajib mendidiknya dengan didikannya sendiri. Dengan didikan yang diperintahkan oleh Allah. Yang menanamkan pada anaknya untuk selalu beriman kepada Allah, tidak menyekutukan allah dengan apapun, menggunakan hukum-hukum allah, berbuat baik kepada orang lain, rela dan ikhlas untuk mewakafkan jiwa, harta dan fisiknya untuk Allah dan Rasulnya semata. Bukan untuk orang tuanya maupaun manusia lain.

NAMUN APA YANG KITA LIHAT DILAPANGAN ? KETIKA OPINI DAN ISU FEMINISME DAN GENDERITAS DIGULIRKAN ?

PARA WANITA MEMBERONTAK, INGIN TERLEPAS DARI TUGAS DAN KEWAJIBANNYA DIRUMAH. IA INGIN SEPERTI LAKI-LAKI YANG BEBAS MENIKMATI DUNIA LUAR DAN PENGAPLIKASIAN DEDIKASI DIRINYA.
LALU YANG TERJADI APA ? PARA IBU MENINGGALKAN ANAK-ANAKNYA DIRUMAH, DENGAN ORANG TAK JELAS PEMAHAMAN ISLAMNYA, TAK JELAS POLA PIKIRNYA, TAK JELAS PENDIDIKANNYA, TAK JELAS AKHLAKNYA. BERUNTUNG JIKA MENDAPATKAN PEMBANTU YANG JELAS AKAN ITU SEMUA. NAMUN APA YANG TERJADI ? HAMPIR SEMUA PEMBANTU TAK JELAS AKAN ITU SEMUA.

NAMUN KENAPA PARA IBU SANGAT PERCAYA MENYERAHKAN KEPADA WANITA LAIN BERNAMA PENGASUH DAN PEMBANTU RUMAH TANGGA, KEPADA IBU DAN IBU MERTUA MEREKA, ATAU SANAK SAUDARA MEREKA DEMI SEBUAH DEDIKASI DAN UANG ?

Dan tragisnya adalah… yang tercetak dari tangan-tangan mereka adalah anak yang tidak sesuai dengan keinginan mereka. Contoh kecil saja, mereka sering mengeluh, “gimana lagi…sama neneknya dikasih permen. Dan kalau dilarang neneknya bilang, ya kasianlah masak lihat temannya makan permen dia hanya ngeliatin saja. Ah ya gimana lagi masak sama ibu mertua melawan.”

Oh Rabb….siapa yang salah di awal mulanya. Jika sang anak tadi dia didik sendiri, dia rawat sendiri. Pastilah tetep akan dilarang tidak boleh makan permen. Sehingga sang ibu tadi tidak akan mengeluh seperti itu lagi. Ia tak akan mendengar lagi anaknya merintih karena sakit gigi. Ia akan lebih enjoy karena gigi anak-anaknya sehat.

“gimana lagi, dirumah neneknya tontonannya kayak githu. Dan neneknya mengatakan ah biar saja nanti kalau besar kan tahu sendiri, masak sama ibu sendiri mau melawan”

Ya karim…siapa yang salah diawal mulanya. Jika sang anak tadi bersama ibunya sendiri, pastilah ia tidak akan menonton, tontonan jahiliyah yang bisa merusak pemikiran dan akhlaknya kelak. Karena ibunya telah faham bahwa itu semua adalah dosa dan harus dihindarkan dari sentuhan, pandangan sang anak.
Sang ibu sibuk bekerja berangkat pagi pulang sore bahkan malam. Ia berangkat anaknya masih tidur, atau sedang berangkat sekolah. Dan ketika ia pulang anaknya telah tidur. Sedangkan interaksi seharian adalah bersama teman-temannya yang tidak jelas pola pikirnya, tidak jelas akhlaknya, tidak jelas diennya. Seharian sang anak bersama pembantu, yang tidak mengetahui apa seharusnya yang didikkan untuk anak majikannya. Mungkin malah hanya di hidupkan televise, kemudian ia sibuk menyelesaikan urusan rumah tangga.

INILAH YANG DIHARAPKAN YAHUDI DAN NASRANI UNTUK MENGGESER NILAI-NILAI RUH ISLAM KEDALAM KESESATAN DAN KEJAHILIYAHAN.
MEREKA INGIN MENJAUHKAN ANAK-ANAK DARI IBUNYA. MEREKA INGIN MENCETAK ANAK YANG TIDAK MEMPUNYAI IKATAN HATI DAN IAKATAN DIDIKAN. ANAK-ANAK DICIPTAKAN UNTUK MEMBANGKANG KEPADA IBUNYA SENDIRI MELALUI DIDIKAN-DIDIKAN TELEVISI, DIDIKAN PEMBANTU DAN MENANAMKAN KEBENCIAN DI HATI ANAK PADA IBUNYA KARENA IA MERASA TAK DIOPENI MAUPUN DISAYANG OLEH IBUNYA. SEHINGGA ANAK-ANAK LEBIH SUKA MELAMPIASKAN RINDU HATINYA KEPADA TEMAN-TEMANNYA YANG TAK JELAS, KEPADA PEMBANTU YANG TAK JELAS ATAU BAHKAN KEPADA SANAK SAUDARA KITA YANG TIDAK JELAS POLA PIKIRNYA.

UNTUK URUSAN KESELAMATAN MUNGKIN IYA, SANAK SAUDARA SEBAGAI TEMPAT YANG AMAN UNTUK MENITIPKAN ANAK. NAMUN APAKAH KITA BISA MENJAMIN IMAN ANAK TERSELAMATKAN ? PENDIDIKAN ANAK TERSELAMATKAN ? AKHLAK ANAK TERSELAMATKAN ? MISI DAN VISI ANAK TERSELAMATKAN ? SUNGGUH SAYA SENDIRI TAK BISA MENJAMIN ITU SEMUA, KARENA BANYAK DIANTARA SAUDARA BAHKAN ORANG TUA KITA SENDIRI TAK FAHAM DENGAN KONSEP ISLAM YANG DETAIL DAN MENYELURUH INI. PEMAHAMAN MEREKA HANYA SETENGAH-SETENGAH SEHINGGA MENJADIKAN MANUSIA YANG SETENGAH-SETENGAH PULA DALAM MENJALANKAN KONSEP ISLAM. BAHKAN KITA SENDIRI MENGAKUI BAHWA ISLAM SECARA MENYELURUH YANG KITA DAPATKAN BUKAN DARI ORANG TUA KITA. LALU….APAKAH KITA AKAN MENJADIKAN PENGALAMAN BURUK ITU UNTUK ANAK-ANAK KITA ?

Saya yakin semua ibu ingin mendapatkan anaknya lebih baik dari orang tuanya. Baik pola pikir keislamannya, pendidikannya, akhlaknya dan semua yang mencakup aspek kehidupan didunia dan di akherat nanti.

KEMUDIAN BAGAIMANA DENGAN PENYERAHAN KEPADA GURU ?

Kita banyak mendapati sekolah-sekolah yang tidak bisa maksimal dalam mengajarkan islam kepada murid-muridnya. Mereka terbentur oleh juklak yang diberikan pemerintah yang noatabene pemerintah Indonesia bukan penganut islam yang utuh bahkan membangkang pada aturan syari’at islam. Mending bila masih menemukan sebuah sekolah yang mau teguh kepada ajaran islam murni. Parahnya jika seorang ibu memasukkan anak-anaknya ke sekolah bertaraf internasional dengan system pendidikan sekuler. Anaknyanya pun kelak berfaham sekuler.

Selain itu banyak orang tua yang masih berobsesi dengan sebuah gelar dan jabatan anaknya. Cita-cita orang tua banyak yang tidak mengarah kepada akherat dan hanya sekedar duniawi. Sehingga mereka alergi dengan sekolah bernama pesantren (ma’had) yang nyata-nyata di dalamnya menanamkan islam secara utuh.

Alas annya, ke depan bila sekolah dipesantren akan sulit mendapatkan pekerjaan. Itu adalah alas an nisbi yang belum terbuktikan. Jika ada yang memang tidak mendapatkan pekerjaan, karena itu salah individunya yang tidak mau berusaha. Sedangkan Allah itu pemberi rizqi dan tak akan membiarkan satupun makhluknya untuk tidak mendapatkan rezeqi.

SEKALI LAGI ORANG TUA TELAH DIJAUHKAN OLEH YAHUDI DAN NASRANI DENGAN DINGIANG-NGIANGKAN DENGAN OBSESI-OBSESI DUNIAWI BELAKA. SEHINGGA PARA ORANG TUA SECARA TIDAK LANGSUNG AKAN MENJAUHKAN ANAK-ANAKNYA DARI PEMAHAMAN ISLAM YANG SEBENARNYA. SEHINGGA TERCETAK SEBUAH GENERASI YANG HANYA MEMIKIRKAN DUNIA DAN TIDAK MEMPUNYAI KEINGINAN, TIDAK MEMPUNYAI SEMANGAT UNTUK MEMPERJUANGKAN AGAMA ALLAH TEGAK DIMUKA BUMI INI. INI YANG MENJADI MISI DAN VISI ATAS FEMINISME DAN JENDERITAS DIGULIRKAN DIKALANGAN WANITA.

Lalu apa lagi kaitannya dengan judul saya di atas ? RUSAKNYA PERGAULAN DAMPAK DARI FEMINISME DAN JENDERITAS

Dari isu feminisme dan genderitas, wanita keluar beramai-ramai dari rumahnya. Meninggalkan kewajibannya untuk mengurus rumah dan menyerahkannya pada orang lain. Mereka beramai-ramai mengaplikasikan dedikasi yang mereka anggap bisa mengangkat derajat mereka dimata khalayak umum. Tempat-tempat strategis dalam pekerjaan mereka rebut dari tangan-tangan laki-laki. Dan akhirnya banyak laki-laki yang dipimpin oleh para wanita. Dan ini semua telah menyalahi koridor Islam. Tatanan nilai telah bergeser jauh dari aturan islam dan prinsip islam yang telah Allah tetapkan untuk manusia. Banyak manusia pembangkang atas firman-firman Allah dan sabda rasulullah.

Banyak para wanita beramai-ramai merias diri dengan berbagai pakaian yang tidak syar’i. merias wajahnya dengan berbagai make up dan mengubah bentuk ciptaan Allah. Memakai pakaian membentuk lekuk tubuhnya bahkan ada yang setengah telanjang yang mengakibatkan mata hijau laki-laki nanar. Hati gelisah dan jantung berdegub. Jika iman laki-laki tidak tebal dengan benteng-bentengnya mungkin wanita itu sudah diperlakukan sesuai fitrah nafsunya. Karena itu manusiawi, laki-laki akan cepat tergiur dengan kemolekan seorang wanita.

Padahal di dalam kaidah islam wanita disuruh untuk dirumah dan keluar dengan menggunakan jilbab. (QS. Al Ahzab : 59 dan An Nur : 31)

(insyaAllah akan dibahas tentang konsep jilbab yang benar)

KETIKA SATU LARANGAN UNTUK TIDAK KELUAR RUMAH BERSAMA MUHRIMNYA SUDAH DILANGGAR, SECARA OTOMATIS AKAN MERUSAK TATA PERGAULAN. AKAN MEMPERSULIT NAS AL QUR’AN TENTANG MENUNDUKKAN PANDANGAN (QS. Annur : 30-31) DITERAPKAN SECARA BENAR. APALAGI YANG DIPANDANG DAN DIGAULINYA TIDAK MENUTUP AURAT SECARA BENAR BAHKAN BANYAK YANG SETENGAH TELANJANG.

Pergaulan semakin rusak karena interaksi yang tidak terbatasi. Bagaimana bisa menjaga hati jika setiap hari berinteraksi dan bertemu ? bagaimana bisa menjaga hati jika setiap hari menatapnya ? PADAHAL ITU SEMUA TIDAK HALAL BAGINYA ? PASTILAH SYAITHON MENYELUSUP KEDALAM PIKIRAN DAN HATI KEDUA JENIS MANUSIA INI.

Perbincangan yang semakin hangat, candaan yang membuat hati semakin damai, makan bersama yang semakin nikmat dan itu semua dilakukan secara berkholwat (berdua) atau berikhtilat (bersama-sama, cambur baur) mau tidak mau akan menggeser hatinya kepada yang layak ditempatinya. Akan menggeser hal-hal yang halal menjadi syubhat bahkan haram maupun dibenci oleh Allah.

Ini sebab kenapa banyak perceramaian dalam rumah tangga. Seperti yang telah saya bahas sebelumnya. Bahwa kecemburuan wanita (isteri) di zaman sekarang itu bukan tanpa dasar atau tanpa alasan. Kenapa demikian ? banyak isteri yang menjumpai suaminya berjalan bersama dengan wanita lain. Dan itu tidak halal untuk laki-laki itu maupun untuk wanita itu. Banyak isteri yang menjumpai suaminya makan bersama dengan wanita lain, padahal isteri menantinya dirumah dengan segala menu masakan yang ia masak di rumah.

Banyak isteri yang menjumpai suami mereka bercanda-canda ria dengan teman-teman (wanita) kerjanya. Apakah ini akan dikatakan cemburu buta ? SAYA SANGAT YAKIN ITU BUKAN CEMBURU BUTA, BAHKAN ITU ADALAH SEBUAH RASA CINTA DAN SAYANG KEPADA SUAMINYA AGAR SUAMINYA TIDAK TERJEBAK PADA HAL BEJAT DAN BURUK BERNAMA MENDEKATI ZINA DAN PERZINAHAN. SEORANG ISTERI KHAWATIR SUAMINYA TERJEBAK PADA PERSELINGKUHAN YANG HANYA BERDAMPAK BURUK DAN MALU DIHADAPAN MANUSIA BAHKAN ALLAH SANGAT MURKA. ISTERI INGIN SUAMI TERBEBAS DARI HAL-HAL RUMIT DALAM HIDUPNYA. KARENA SEGALA SESUATU BILA MELANGGAR ATURAN ALLAH ITU AKAN BERDAMPAK BURUK BAHKAN BISA MENGHANCURKAN MANUSIA. KARENA ALLAH TELAH MENGATUR SEMUANYA DEMI SEBUAH HARMONI HUBUNGAN MANUSIA SATU DENGAN YANG LAINNYA.
WAHAI KAUMKU, KAUM WANITA ! MAUKAH ENGKAU MENJADI PENGHANCUR RUMAH TANGGA ORANG ? MAUKAH ENGKAU MENJADI PENGHANCUR GENERASI MENDATANG ? SAYA YAKIN ENGKAU AKAN MENGGELENGKAN KEPALA DAN MENGUCAPKAN ISTIGHFAR. UNTUK ITU …. KEMBALILAH KE RUMAHMU ! TAATI ATURAN AGAMAMU, SERUAN RABBMU DAN SUNNAH-SUNNAH RASULMU.

Sungguh isu feminisme dan jenderitas itu hanya merusak kehidupan tatanan islam. Merusak pergaulan islam sehingga akan berdampak merusak tatanan keluarga islam yang dibangun oleh umat islam. Merusak generasi-generasi masa depan. Karena itu semua telah dilepaskan dari genggaman tangan wanita. Selain itu juga ingin menciptakan pergeseran nilai pemberi nafkah dalam keluarga. Para yahudi dan nasrani ingin agar laki-laki tak mendapatkan pekerjaan. Tak mendapatkan kepemimpinan sehingga ia tidak bisa menyumbang, tak bisa berinfaq, tak bisa mewakafkan hartanya untuk jihad fisabilillah. Agar laki-laki tak bisa memimpin dan menggerakkan kaumnya untuk melawan kafirin, agar tidak ada transfer ilmu antara pemimpin laki-laki dan bawahannya. Sehingga tak ada kekuatan yang bisa merongrong yahudi dan nasrani. Karena umat islam lemah, telah tercabik-cabik. Dan jadi rebutan bagai daging yang direbutkan anjing-anjing yang liar.

Kembalilah…kembalilah ke posisimu semula ! KE RUMAHMU ! itu tempat yang layak untukmu, tempat yang memuliakanmu. WALLAHI ! TAK AKAN TURUN DERAJATMU WALAU ENGKAU DIRUMAH. TAK AKAN TURUN KUALITAS DIRIMU WALAU ENGKAU DI RUMAH. TAK AKAN HINA DIRIMU WALAU ENGKAU DI RUMAH. AMBILLAH PERANMU YANG SESUNGGUHNYA. AMBILLAH TUGAS PENDIDIKAN ITU DARI TANGAN YANG TAK LAYAK KEPADA TANGANMU. ISILAH KANTONG-KANTONG GURU ITU SEHINGGA TERCETAK GENERASI HANDAL DARI TANGAN-TANGANMU. KARENA TUGASMU BUKAN UNTUK MENCARI UANG MELAINKAN MENDIDIK ANAK DAN MENGURUS RUMAH DAN SUAMI SERTA ANAK-ANAKMU. DAN ITU PEKERJAAN MULIA, PEKERJAAN MEMBANGGAKAN KARENA LAKI-LAKI TIDAK MAMPU MENGERJAKAN ITU SEMUA.

SO…ALLAH SUDAH MEMULIAKANMU DENGAN PEKERJAAN YANG TIDAK BISA DIKERJAKAN LAKI-LAKI, NAMUN KENAPA ENGKAU MALAH MENINGGALKANNYA ?
SEKALI LAGI KEMBALILAH KE RUMAH ! URUSLAH ANAK-ANAKMU ! ia telah menangis ditangan wanita lain…ia merintih hatinya karena rindu kasih sayang ibunya. Ia kesepian karena jarang didekap ibunya. Bahkan ia menjerit kala yang mencubit atau yang memukul itu bukan tangan ibunya. Karena jika yang mencubit dan memukul itu bukan ibunya secara otomatis cubitan itu hanya menjadi bekas dendam. Sedangkan yang mencubit dan memukul itu ibunya saja, anak masih bisa sakit hati apalagi kalau itu bukan ibunya ? mungkin tidak hanya anak yang dendam dan sakit hati karena telah dicubit dan dipukul orang lain…saya yakin hatimu menjerit ketika anakmu diperlakukan seperti itu tanpa engkau tahu kadar seberapa nyubit dan mukulnya tadi.

KEMBALILAH KE RUMAH ! SELAMATKAN GENERASI KE DEPAN, SELAMATKAN RUMAH TANGGAMU. TUGASMU DIRUMAH ITU SUNGGUH BESAR, NAMUN KENAPA SANGAT MUDAH MENINGGALKANNYA ?

KEMBALILAH KERUMAH ! jika ingin tatanan islam tegak dimuka bumi, jika ingin menjadi garda depan dan benteng serta tiang Negara ini. KARENA AJARAN YANG SEMPURNA TANPA DISAMPAIKAN OLEH YANG BERPEMAHAMAN DEMIKIAN MAKA IA TIDAK AKAN SAMPAI PADA SASARAN PENGAJARAN. YANG ADA ADALAH PENGHANCURAN GENERASI KARENA LEBIH DAHSYATNYA SERANGAN YANG DITUJUKAN UNTUK MENGGESER NILAI-NILAI ISLAM DALAM SISTEM KEHIDUPAN MANUSIA.

DAN ENGKAU WAHAI LAKI-LAKI ! Kembalilah ke posisimu, jadilah Qowwam (pelindung) untuk wanita, isterimu. Jadilah pemimpin ditempat-tempat yang seharusnya engkau memimpin. Ambillah kepemimpinan itu dari tangan yang seharusnya tidak memimpin dengan cara ahsan. Dengan sebuah proses. Karena merubah dengan membalikkan tangan ibarat melepas nyawa dari tubuh dengan cara paksa. Ciptakan lapangan pekerjaan dirumahmu, sehingga isterimu bisa menjalankan pekerjaan itu dari rumah, tanpa meninggalkan anak-anaknya, tanpa meninggalkan kewajibannya. JANGAN ENGKAU RELAKAN ISTERIMU BEKERJA UNTUK ORANG LAIN, DIA..WANITA YAITU ISTERIMU DAN ANAK PEREMPUANMU SERTA IBUMU ITU TERLALU BERHARGA. SEHINGGA IA TAK LAYAK DISEMBARANG TEMPAT YANG TIDAK TERJAGA. JAGALAH MEREKA. LINDUNGI MEREKA DARI KEBENGISAN KAUM KAPITALIS SEKULER YANG INGIN MEMERAS MEREKA. MENGAMBIL TENAGA DAN KELIHAIANNYA DENGAN HARGA YANG MURAH. CARILAH NAFKAH UNTUK ISTERI, ANAK-ANAKMU DAN IBUMU.

YAKINLAH BAHWA DUNIA INI HANYA SEMENTARA, HANYA TEMPAT UNTUK MENCARI BEKAL. JANGAN MELAMBUNGKAN ANGAN DEMI OBSESI DUNIAWI SEMATA. PIKIRKANLAH AKHERAT. PIKIRKANLAH PERJUANGAN ISLAM. PIKIRKANLAH KEJAYAAN ISLAM. PIKIRKANLAH BAGAIMANA CARANYA DIENULLAH BISA TEGAK DIMUKA BUMI INI. YAKINLAH ! RIZQIMU TAK AKAN LARI PADA ORANG LAIN. TEGUHKAN IMANMU, SEHINGGA ENGKAU MENJADI LAKI-LAKI TEGUH DILINGKUNGAN YANG ASIN PENUH HEDONIS DAN KEMA’SYIYATAN.

Semoga hari ini cerah hatinya, sehingga ketika mencerna tulisan dan pemaparan di atas tidak melonjak emosi dan perasaaannya. Semoga allah memberikan hidayah kepada setiap hati manusia sehingga akan tergerak untuk menuju cahaya Allah dan perintah Allah dan rasulNya semata. DALAM KEPATUHAN KEPADA PERINTAH DAN LARANGAN ALLAH ITU SANGAT INDAH, BAHKAN MEMBABAWA PADA KESEJUKAN HATI. Barakallah….semoga menjadi berkah.

Bumi Allah, sya’ban 1432 H
Dari saudaramu yang terhiris hatinya melihat kenyataan kehidupan dunia yang penuh dengan kekejian iblis, syaithon, bahkan manusia dholim tak bertanggung jawab.
*Imatuzzahra Al Hurul’in*

Bismillahirrahmanirrahim…..

“Hendaklah kamu tetap dirumahmu dan janganlah kamu berhias dan (bertingkah laku) seperti orang jahiliyah dahulu, dan laksanakanlah sholat, tunaikan zakat, dan ta’atilah Allah dan RasulNya. Sesungguhnya Allah bermaksud menghilangkan dosa darimu, wahai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya” (QS. Al Ahzab : 33)

Ikhwah fillah….seperti yang telah saya bahas sebelumnya tentang MATERI AKHLAK. BAHWA AKHLAK ITU ADALAH BUAH DARI IMAN ( http://www.facebook.com/profile.php?id=1302554183) mempunyai keterkaitan yang sangat erat dengan materi ini. Dan sekali lagi saya tidak mempunyai tujuan buruk sedikitpun, tidak ada tujuan untuk memojokkan, menyindir menggurui, atau menyerang. Satu saja tujuan saya adalah menghimbau dan menyampaikan hal yang seharusnya dikembalikan pada koridor syara’ (Islam). Dan sekali lagi saya berlindung kepada Allah dari syaithon yang terkutuk dan kejahatan hawa nafsu saya. Amin.

Semoga Allah member i keluangan waktu untuk membacanya dan mencernanya dengan kehanifan, kearifan diri dan kelapangan dada. Aminnn…
Saudaraku…..Yahudi dan Nasrani akan selalu tidak ridho dengan umat Islam yang mempertahankan system yang diberikan Allah dalam kehidupan di dunia ini (QS. Al Baqoroh : 120). Mereka akan selalu merongrong kedaulatan tegaknya system Allah. Karena mereka memang pembangkang yang nyata dalam ranah kehidupan.

Dari berbagai aspek kehidupan mereka menyerang system ini. Mereka melancarkan PERANG PEMIKIRAN (GHOZWUL FIKRI) dalam berbagai bentuk. Mulai dengan ISTILAH, PENGGESERAN NILAI DIEN MENJADI NILAI JAHILIYAH, MERUBAH NAS AL QUR’AN DAN SUNNAH, BAHKAN MENGGANTI SISTEM ALLAH DENGAN SISTEM KUFFUR YANG MEREKA RANCANG DENGAN NAFSU MEREKA SENDIRI.

Orang Yahudi dan Nasrani telah mengetahui bahwa BASIS PEMBINAAN UMAT ADALAH RUMAH MEREKA, IBU MEREKA, WANITA_WANITA MUSLIMAH ADALAH BENTENG DARI KEPEMIMPINAN ISLAM

DARI WANITA YANG KUAT MAKA AKAN LAHIR ANAK YANG KUAT, DARI WANITA BERIMAN AKAN LAHIR ANAK YANG BERIMAN, DARI WANITA YANG TEGUH AKAN LAHIR ANAK YANG TEGUH, DARI WANITA BERAKHLAK AKAN LAHIR ANAK BERAKHLAK, DARI WANITA BERJIWA PEMIMPIN AKAN LAHIR ANAK-ANAK YANG SIAP MENGGANTIKAN ESTAFET KEPEMIMPINAN SEBELUMNYA, DAN DARI WANITA YANG SHOLIHAH AKAN LAHIR ANAK-ANAK YANG SHOLIH PULA.
WANITA ITU ADALAH ASET UMAT. Itulah kenapa yahudi dan nasrani ingin merebutnya dan menjadikan wanita sebagai alat penghancur kekuatan dakwah dan kepemimpinan islam. Mereka telah menangkap akar dari sebab bisa kokohnya benteng islam. Yaitu wanita sholihah akan melahirkan anak-anak yang sholih yang siap mewakafkan harta,jiwa dan raganya untuk jihad fisabilillah di jalan Allah.

Akar inilah yang mereka selalu berusaha untuk merusaknya. Ibarat membunuh pohon maka akan mereka cabut akarnya.

***
Saudaraku….mari kita diam dan merenung sejenak, sambil mengikuti kalimat demi kalimat yang saya sampaikan.

Mungkin kita tidak pernah berpikir sedalam kalimat-kalimat saya di atas. Terutama bagi kaumku sendiri, para wanita.
Mari kita kupas satu persatu.

Yang pertama –WANITA HARUS DIRUMAH, NAMUN DIDENGUNGKAN ITU PENINDASAN UNTUK WANITA. ITU MEMBATASI HAK WANITA UNTUK BERGERAK, BERKEMBANG DAN MENDEDIKASIKAN DIRINYA, DAN ITU ADALAH PERAMPASAN HAK TERDHOLIM YANG DILAKUKAN LAKI-LAKI DAN AGAMA.
NAUDZUBILLAH…sungguh ! sebuah pembodohan nyata-nyata yang ditujukan kepada para wanita.

Islam sudah mengatur KENAPA WANITA HARUS DIRUMAH ?
JAWABNYA ADALAH KARENA WANITA ADALAH MADRASAH UNTUK ANAK-ANAKNYA. WANITA TEMPAT KEDAMAIAN SUAMINYA. WANITA PENCIPTA KEDAMAIAN DALAM RUMAH. BUKAN UNTUK MENCIPTAKAN KEDAMAIAN ORANG LAIN DI LUAR RUMAHNYA.

Islam demikian mengatur dengan sempurnanya.

MADRASAH UNTUK ANAK-ANAKNYA. Ibu adalah tempat sekolah anak-anaknya. Ibu yang wajib membesarkannya dengan tangannya sendiri, ibu yang wajib mendidiknya dengan didikannya sendiri. Dengan didikan yang diperintahkan oleh Allah. Yang menanamkan pada anaknya untuk selalu beriman kepada Allah, tidak menyekutukan allah dengan apapun, menggunakan hukum-hukum allah, berbuat baik kepada orang lain, rela dan ikhlas untuk mewakafkan jiwa, harta dan fisiknya untuk Allah dan Rasulnya semata. Bukan untuk orang tuanya maupaun manusia lain.

NAMUN APA YANG KITA LIHAT DILAPANGAN ? KETIKA OPINI DAN ISU FEMINISME DAN GENDERITAS DIGULIRKAN ?

PARA WANITA MEMBERONTAK, INGIN TERLEPAS DARI TUGAS DAN KEWAJIBANNYA DIRUMAH. IA INGIN SEPERTI LAKI-LAKI YANG BEBAS MENIKMATI DUNIA LUAR DAN PENGAPLIKASIAN DEDIKASI DIRINYA.
LALU YANG TERJADI APA ? PARA IBU MENINGGALKAN ANAK-ANAKNYA DIRUMAH, DENGAN ORANG TAK JELAS PEMAHAMAN ISLAMNYA, TAK JELAS POLA PIKIRNYA, TAK JELAS PENDIDIKANNYA, TAK JELAS AKHLAKNYA. BERUNTUNG JIKA MENDAPATKAN PEMBANTU YANG JELAS AKAN ITU SEMUA. NAMUN APA YANG TERJADI ? HAMPIR SEMUA PEMBANTU TAK JELAS AKAN ITU SEMUA.

NAMUN KENAPA PARA IBU SANGAT PERCAYA MENYERAHKAN KEPADA WANITA LAIN BERNAMA PENGASUH DAN PEMBANTU RUMAH TANGGA, KEPADA IBU DAN IBU MERTUA MEREKA, ATAU SANAK SAUDARA MEREKA DEMI SEBUAH DEDIKASI DAN UANG ?

Dan tragisnya adalah… yang tercetak dari tangan-tangan mereka adalah anak yang tidak sesuai dengan keinginan mereka. Contoh kecil saja, mereka sering mengeluh, “gimana lagi…sama neneknya dikasih permen. Dan kalau dilarang neneknya bilang, ya kasianlah masak lihat temannya makan permen dia hanya ngeliatin saja. Ah ya gimana lagi masak sama ibu mertua melawan.”

Oh Rabb….siapa yang salah di awal mulanya. Jika sang anak tadi dia didik sendiri, dia rawat sendiri. Pastilah tetep akan dilarang tidak boleh makan permen. Sehingga sang ibu tadi tidak akan mengeluh seperti itu lagi. Ia tak akan mendengar lagi anaknya merintih karena sakit gigi. Ia akan lebih enjoy karena gigi anak-anaknya sehat.

“gimana lagi, dirumah neneknya tontonannya kayak githu. Dan neneknya mengatakan ah biar saja nanti kalau besar kan tahu sendiri, masak sama ibu sendiri mau melawan”

Ya karim…siapa yang salah diawal mulanya. Jika sang anak tadi bersama ibunya sendiri, pastilah ia tidak akan menonton, tontonan jahiliyah yang bisa merusak pemikiran dan akhlaknya kelak. Karena ibunya telah faham bahwa itu semua adalah dosa dan harus dihindarkan dari sentuhan, pandangan sang anak.
Sang ibu sibuk bekerja berangkat pagi pulang sore bahkan malam. Ia berangkat anaknya masih tidur, atau sedang berangkat sekolah. Dan ketika ia pulang anaknya telah tidur. Sedangkan interaksi seharian adalah bersama teman-temannya yang tidak jelas pola pikirnya, tidak jelas akhlaknya, tidak jelas diennya. Seharian sang anak bersama pembantu, yang tidak mengetahui apa seharusnya yang didikkan untuk anak majikannya. Mungkin malah hanya di hidupkan televise, kemudian ia sibuk menyelesaikan urusan rumah tangga.

INILAH YANG DIHARAPKAN YAHUDI DAN NASRANI UNTUK MENGGESER NILAI-NILAI RUH ISLAM KEDALAM KESESATAN DAN KEJAHILIYAHAN.
MEREKA INGIN MENJAUHKAN ANAK-ANAK DARI IBUNYA. MEREKA INGIN MENCETAK ANAK YANG TIDAK MEMPUNYAI IKATAN HATI DAN IAKATAN DIDIKAN. ANAK-ANAK DICIPTAKAN UNTUK MEMBANGKANG KEPADA IBUNYA SENDIRI MELALUI DIDIKAN-DIDIKAN TELEVISI, DIDIKAN PEMBANTU DAN MENANAMKAN KEBENCIAN DI HATI ANAK PADA IBUNYA KARENA IA MERASA TAK DIOPENI MAUPUN DISAYANG OLEH IBUNYA. SEHINGGA ANAK-ANAK LEBIH SUKA MELAMPIASKAN RINDU HATINYA KEPADA TEMAN-TEMANNYA YANG TAK JELAS, KEPADA PEMBANTU YANG TAK JELAS ATAU BAHKAN KEPADA SANAK SAUDARA KITA YANG TIDAK JELAS POLA PIKIRNYA.

UNTUK URUSAN KESELAMATAN MUNGKIN IYA, SANAK SAUDARA SEBAGAI TEMPAT YANG AMAN UNTUK MENITIPKAN ANAK. NAMUN APAKAH KITA BISA MENJAMIN IMAN ANAK TERSELAMATKAN ? PENDIDIKAN ANAK TERSELAMATKAN ? AKHLAK ANAK TERSELAMATKAN ? MISI DAN VISI ANAK TERSELAMATKAN ? SUNGGUH SAYA SENDIRI TAK BISA MENJAMIN ITU SEMUA, KARENA BANYAK DIANTARA SAUDARA BAHKAN ORANG TUA KITA SENDIRI TAK FAHAM DENGAN KONSEP ISLAM YANG DETAIL DAN MENYELURUH INI. PEMAHAMAN MEREKA HANYA SETENGAH-SETENGAH SEHINGGA MENJADIKAN MANUSIA YANG SETENGAH-SETENGAH PULA DALAM MENJALANKAN KONSEP ISLAM. BAHKAN KITA SENDIRI MENGAKUI BAHWA ISLAM SECARA MENYELURUH YANG KITA DAPATKAN BUKAN DARI ORANG TUA KITA. LALU….APAKAH KITA AKAN MENJADIKAN PENGALAMAN BURUK ITU UNTUK ANAK-ANAK KITA ?

Saya yakin semua ibu ingin mendapatkan anaknya lebih baik dari orang tuanya. Baik pola pikir keislamannya, pendidikannya, akhlaknya dan semua yang mencakup aspek kehidupan didunia dan di akherat nanti.

KEMUDIAN BAGAIMANA DENGAN PENYERAHAN KEPADA GURU ?

Kita banyak mendapati sekolah-sekolah yang tidak bisa maksimal dalam mengajarkan islam kepada murid-muridnya. Mereka terbentur oleh juklak yang diberikan pemerintah yang noatabene pemerintah Indonesia bukan penganut islam yang utuh bahkan membangkang pada aturan syari’at islam. Mending bila masih menemukan sebuah sekolah yang mau teguh kepada ajaran islam murni. Parahnya jika seorang ibu memasukkan anak-anaknya ke sekolah bertaraf internasional dengan system pendidikan sekuler. Anaknyanya pun kelak berfaham sekuler.

Selain itu banyak orang tua yang masih berobsesi dengan sebuah gelar dan jabatan anaknya. Cita-cita orang tua banyak yang tidak mengarah kepada akherat dan hanya sekedar duniawi. Sehingga mereka alergi dengan sekolah bernama pesantren (ma’had) yang nyata-nyata di dalamnya menanamkan islam secara utuh.

Alas annya, ke depan bila sekolah dipesantren akan sulit mendapatkan pekerjaan. Itu adalah alas an nisbi yang belum terbuktikan. Jika ada yang memang tidak mendapatkan pekerjaan, karena itu salah individunya yang tidak mau berusaha. Sedangkan Allah itu pemberi rizqi dan tak akan membiarkan satupun makhluknya untuk tidak mendapatkan rezeqi.

SEKALI LAGI ORANG TUA TELAH DIJAUHKAN OLEH YAHUDI DAN NASRANI DENGAN DINGIANG-NGIANGKAN DENGAN OBSESI-OBSESI DUNIAWI BELAKA. SEHINGGA PARA ORANG TUA SECARA TIDAK LANGSUNG AKAN MENJAUHKAN ANAK-ANAKNYA DARI PEMAHAMAN ISLAM YANG SEBENARNYA. SEHINGGA TERCETAK SEBUAH GENERASI YANG HANYA MEMIKIRKAN DUNIA DAN TIDAK MEMPUNYAI KEINGINAN, TIDAK MEMPUNYAI SEMANGAT UNTUK MEMPERJUANGKAN AGAMA ALLAH TEGAK DIMUKA BUMI INI. INI YANG MENJADI MISI DAN VISI ATAS FEMINISME DAN JENDERITAS DIGULIRKAN DIKALANGAN WANITA.

Lalu apa lagi kaitannya dengan judul saya di atas ? RUSAKNYA PERGAULAN  DAMPAK DARI FEMINISME DAN JENDERITAS

Dari isu feminisme dan genderitas, wanita keluar beramai-ramai dari rumahnya. Meninggalkan kewajibannya untuk mengurus rumah dan menyerahkannya pada orang lain. Mereka beramai-ramai mengaplikasikan dedikasi yang mereka anggap bisa mengangkat derajat mereka dimata khalayak umum. Tempat-tempat strategis dalam pekerjaan mereka rebut dari tangan-tangan laki-laki. Dan akhirnya banyak laki-laki yang dipimpin oleh para wanita. Dan ini semua telah menyalahi koridor Islam. Tatanan nilai telah bergeser jauh dari aturan islam dan prinsip islam yang telah Allah tetapkan untuk manusia. Banyak manusia pembangkang atas firman-firman Allah dan sabda rasulullah.

Banyak para wanita beramai-ramai merias diri dengan berbagai pakaian yang tidak syar’i. merias wajahnya dengan berbagai make up dan mengubah bentuk ciptaan Allah. Memakai pakaian membentuk lekuk tubuhnya bahkan ada yang setengah telanjang yang mengakibatkan mata hijau laki-laki nanar. Hati gelisah dan jantung berdegub. Jika iman laki-laki tidak tebal dengan benteng-bentengnya mungkin wanita itu sudah diperlakukan sesuai fitrah nafsunya. Karena itu manusiawi, laki-laki akan cepat tergiur dengan kemolekan seorang wanita.

Padahal di dalam kaidah islam wanita disuruh untuk dirumah dan keluar dengan menggunakan jilbab. (QS. Al Ahzab : 59 dan An Nur : 31)

(insyaAllah akan dibahas tentang konsep jilbab yang benar)

KETIKA SATU LARANGAN UNTUK TIDAK KELUAR RUMAH BERSAMA MUHRIMNYA SUDAH DILANGGAR, SECARA OTOMATIS AKAN MERUSAK TATA PERGAULAN. AKAN MEMPERSULIT NAS AL QUR’AN TENTANG MENUNDUKKAN PANDANGAN (QS. Annur  : 30-31) DITERAPKAN SECARA BENAR. APALAGI YANG DIPANDANG DAN DIGAULINYA TIDAK MENUTUP AURAT SECARA BENAR BAHKAN BANYAK YANG SETENGAH TELANJANG.

Pergaulan semakin rusak karena interaksi yang tidak terbatasi. Bagaimana bisa menjaga hati jika setiap hari berinteraksi dan bertemu ? bagaimana bisa menjaga hati jika setiap hari menatapnya ? PADAHAL ITU SEMUA TIDAK HALAL BAGINYA ? PASTILAH SYAITHON MENYELUSUP KEDALAM PIKIRAN DAN HATI KEDUA JENIS MANUSIA INI.

Perbincangan yang semakin hangat, candaan yang membuat hati semakin damai, makan bersama yang semakin nikmat dan itu semua dilakukan secara berkholwat (berdua) atau berikhtilat (bersama-sama, cambur baur) mau tidak mau akan menggeser hatinya kepada yang layak ditempatinya. Akan menggeser hal-hal yang halal menjadi syubhat bahkan haram maupun dibenci oleh Allah.

Ini sebab kenapa banyak perceramaian dalam rumah tangga. Seperti yang telah saya bahas sebelumnya. Bahwa kecemburuan wanita (isteri) di zaman sekarang itu bukan tanpa dasar atau tanpa alasan. Kenapa demikian ? banyak isteri yang menjumpai suaminya berjalan bersama dengan wanita lain. Dan itu tidak halal untuk laki-laki itu maupun untuk wanita itu. Banyak isteri yang menjumpai suaminya makan bersama dengan wanita lain, padahal isteri menantinya dirumah dengan segala menu masakan yang ia masak di rumah.

Banyak isteri yang menjumpai suami mereka bercanda-canda ria dengan teman-teman (wanita) kerjanya. Apakah ini akan dikatakan cemburu buta ? SAYA SANGAT YAKIN ITU BUKAN CEMBURU BUTA, BAHKAN ITU ADALAH SEBUAH RASA CINTA DAN SAYANG KEPADA SUAMINYA AGAR SUAMINYA TIDAK TERJEBAK PADA HAL BEJAT DAN BURUK BERNAMA MENDEKATI ZINA DAN PERZINAHAN. SEORANG ISTERI KHAWATIR SUAMINYA TERJEBAK PADA PERSELINGKUHAN YANG HANYA BERDAMPAK BURUK DAN MALU DIHADAPAN MANUSIA BAHKAN ALLAH SANGAT MURKA. ISTERI INGIN SUAMI TERBEBAS DARI HAL-HAL RUMIT DALAM HIDUPNYA. KARENA SEGALA SESUATU BILA MELANGGAR ATURAN ALLAH ITU AKAN BERDAMPAK BURUK BAHKAN BISA MENGHANCURKAN MANUSIA. KARENA ALLAH TELAH MENGATUR SEMUANYA DEMI SEBUAH HARMONI HUBUNGAN MANUSIA SATU DENGAN YANG LAINNYA.
WAHAI KAUMKU, KAUM WANITA ! MAUKAH ENGKAU MENJADI PENGHANCUR RUMAH TANGGA ORANG ? MAUKAH ENGKAU MENJADI PENGHANCUR GENERASI MENDATANG ? SAYA YAKIN ENGKAU AKAN MENGGELENGKAN KEPALA DAN MENGUCAPKAN ISTIGHFAR. UNTUK ITU …. KEMBALILAH KE RUMAHMU ! TAATI ATURAN AGAMAMU, SERUAN RABBMU DAN SUNNAH-SUNNAH RASULMU.

Sungguh isu feminisme dan jenderitas itu hanya merusak kehidupan tatanan islam. Merusak pergaulan islam sehingga akan berdampak merusak tatanan keluarga islam yang dibangun oleh umat islam. Merusak generasi-generasi masa depan. Karena itu semua telah dilepaskan dari genggaman tangan wanita. Selain itu juga ingin menciptakan pergeseran nilai pemberi nafkah dalam keluarga. Para yahudi dan nasrani ingin agar laki-laki tak mendapatkan pekerjaan. Tak mendapatkan kepemimpinan sehingga ia tidak bisa menyumbang, tak bisa berinfaq, tak bisa mewakafkan hartanya untuk jihad fisabilillah. Agar laki-laki tak bisa memimpin dan menggerakkan kaumnya untuk melawan kafirin, agar tidak ada transfer ilmu antara pemimpin laki-laki dan bawahannya. Sehingga tak ada kekuatan yang bisa merongrong yahudi dan nasrani. Karena umat islam lemah, telah tercabik-cabik. Dan jadi rebutan bagai daging yang direbutkan anjing-anjing yang liar.

Kembalilah…kembalilah ke posisimu semula ! KE RUMAHMU ! itu tempat yang layak untukmu, tempat yang memuliakanmu. WALLAHI ! TAK AKAN TURUN DERAJATMU WALAU ENGKAU DIRUMAH. TAK AKAN TURUN KUALITAS DIRIMU WALAU ENGKAU DI RUMAH. TAK AKAN HINA DIRIMU WALAU ENGKAU DI RUMAH. AMBILLAH PERANMU YANG SESUNGGUHNYA. AMBILLAH TUGAS PENDIDIKAN ITU DARI TANGAN YANG TAK LAYAK KEPADA TANGANMU. ISILAH KANTONG-KANTONG GURU ITU SEHINGGA TERCETAK GENERASI HANDAL DARI TANGAN-TANGANMU. KARENA TUGASMU BUKAN UNTUK MENCARI UANG MELAINKAN MENDIDIK ANAK DAN MENGURUS RUMAH DAN SUAMI SERTA ANAK-ANAKMU. DAN ITU PEKERJAAN MULIA, PEKERJAAN MEMBANGGAKAN KARENA LAKI-LAKI TIDAK MAMPU MENGERJAKAN ITU SEMUA.

SO…ALLAH SUDAH MEMULIAKANMU DENGAN PEKERJAAN YANG TIDAK BISA DIKERJAKAN LAKI-LAKI, NAMUN KENAPA ENGKAU MALAH MENINGGALKANNYA ?
SEKALI LAGI KEMBALILAH KE RUMAH ! URUSLAH ANAK-ANAKMU ! ia telah menangis ditangan wanita lain…ia merintih hatinya karena rindu kasih sayang ibunya. Ia kesepian karena jarang didekap ibunya. Bahkan ia menjerit kala yang mencubit atau yang memukul itu bukan tangan ibunya. Karena jika yang mencubit dan memukul itu bukan ibunya secara otomatis cubitan itu hanya menjadi bekas dendam. Sedangkan yang mencubit dan memukul itu ibunya saja, anak masih bisa sakit hati apalagi kalau itu bukan ibunya ? mungkin tidak hanya anak yang dendam dan sakit hati karena telah dicubit dan dipukul orang lain…saya yakin hatimu menjerit ketika anakmu diperlakukan seperti itu tanpa engkau tahu kadar seberapa nyubit dan mukulnya tadi.

KEMBALILAH KE RUMAH ! SELAMATKAN GENERASI KE DEPAN, SELAMATKAN RUMAH TANGGAMU. TUGASMU DIRUMAH ITU SUNGGUH BESAR, NAMUN KENAPA SANGAT MUDAH MENINGGALKANNYA ?

KEMBALILAH KERUMAH ! jika ingin tatanan islam tegak dimuka bumi, jika ingin menjadi garda depan dan benteng serta tiang Negara ini. KARENA AJARAN YANG SEMPURNA TANPA DISAMPAIKAN OLEH YANG BERPEMAHAMAN DEMIKIAN MAKA IA TIDAK AKAN SAMPAI PADA SASARAN PENGAJARAN. YANG ADA ADALAH PENGHANCURAN GENERASI KARENA LEBIH DAHSYATNYA SERANGAN YANG DITUJUKAN UNTUK MENGGESER NILAI-NILAI ISLAM DALAM SISTEM KEHIDUPAN MANUSIA.

DAN ENGKAU WAHAI LAKI-LAKI ! Kembalilah ke posisimu, jadilah Qowwam (pelindung) untuk wanita, isterimu. Jadilah pemimpin ditempat-tempat yang seharusnya engkau memimpin. Ambillah kepemimpinan itu dari tangan yang seharusnya tidak memimpin dengan cara ahsan. Dengan sebuah proses. Karena merubah dengan membalikkan tangan ibarat melepas nyawa dari tubuh dengan cara paksa. Ciptakan lapangan pekerjaan dirumahmu, sehingga isterimu bisa menjalankan pekerjaan itu dari rumah, tanpa meninggalkan anak-anaknya, tanpa meninggalkan kewajibannya. JANGAN ENGKAU RELAKAN ISTERIMU BEKERJA UNTUK ORANG LAIN, DIA..WANITA YAITU ISTERIMU DAN ANAK PEREMPUANMU SERTA IBUMU ITU TERLALU BERHARGA. SEHINGGA  IA TAK LAYAK DISEMBARANG TEMPAT YANG TIDAK TERJAGA. JAGALAH MEREKA. LINDUNGI MEREKA DARI KEBENGISAN KAUM KAPITALIS SEKULER YANG INGIN MEMERAS MEREKA. MENGAMBIL TENAGA DAN KELIHAIANNYA DENGAN HARGA YANG MURAH. CARILAH NAFKAH UNTUK ISTERI, ANAK-ANAKMU DAN IBUMU.

YAKINLAH BAHWA DUNIA INI HANYA SEMENTARA, HANYA TEMPAT UNTUK MENCARI BEKAL. JANGAN MELAMBUNGKAN ANGAN DEMI OBSESI DUNIAWI SEMATA. PIKIRKANLAH AKHERAT. PIKIRKANLAH PERJUANGAN ISLAM. PIKIRKANLAH KEJAYAAN ISLAM. PIKIRKANLAH BAGAIMANA CARANYA DIENULLAH BISA TEGAK DIMUKA BUMI INI. YAKINLAH ! RIZQIMU TAK AKAN LARI PADA ORANG LAIN. TEGUHKAN IMANMU, SEHINGGA ENGKAU MENJADI LAKI-LAKI TEGUH DILINGKUNGAN YANG ASIN PENUH HEDONIS DAN KEMA’SYIYATAN.

Semoga hari ini cerah hatinya, sehingga ketika mencerna tulisan dan pemaparan di atas tidak melonjak emosi dan perasaaannya. Semoga allah memberikan hidayah kepada setiap hati manusia sehingga akan tergerak untuk menuju cahaya Allah dan perintah Allah dan rasulNya semata. DALAM KEPATUHAN KEPADA PERINTAH DAN LARANGAN ALLAH ITU SANGAT INDAH, BAHKAN MEMBABAWA PADA KESEJUKAN HATI. Barakallah….semoga menjadi berkah.

Bumi Allah, sya’ban 1432 H
Dari saudaramu yang terhiris hatinya melihat kenyataan kehidupan dunia yang penuh dengan kekejian iblis, syaithon, bahkan manusia dholim tak bertanggung jawab.
*Imatuzzahra Al Hurul’in*

Istri Cerdik Yang Sholihah

Istri cerdik yang sholihah, Penyejuk mata
Penawar hati, Penajam fikiran
Di rumah ia istri, Di jalanan kawan
Diwaktu kita buntu, dia penunjuk jalan

Pandangan kita diperteguhkan
Menjadikan kita tetap pendirian
Ilmu yang diberi dapat disimpan
Kita lupa dia mengingatkan

Nasehat kita dijadikan pakaian
Silaf kita ia betulkan
Penghibur diwaktu kesunyian
Terasa ramai bila bersamanya

Dia umpama tongkat si buta bila tiada,
Satu kehilangan
Dia ibarat Simpanan ilmu
Smoga kekal untuk diwariskan

Ehem….sepertinya ringan dan mudah bait-bait itu bila diucapkan. Sungguh indah bila dibayangkan. Namun…subhanallah bila langsung
mempraktekkan dalam dunia realita kita sebagai wanita membutuhkan sebuah perjuangan luar biasa. Butuh skil khusus yang harus dipunya oleh seorang pendamping makhluk bernama pria.

Wanita, kenapa ia sangat mulia ? coba renungi bait-bait puisi yang telah saya urai beberapa waktu lalu..

~*~ Bagai Mawar Mekar Dengan Tangkai Berdurinya ~*~

wanita engkau permata yang terukir dalam jiwa
bahasamu indah bagai mutiara pelembut jiwa
sikapmu lembut bagai bayu menyapa rupa
senyummu manis bagai gula penghapus duka
keberadaanmu penghangat jiwa yang lara

wanita, terkadang engkau dihina
wanita, terkadang engkau dicela
wanita, terkadang engkau tak berdaya
wanita, terkadang engkau digoda
wanita, terkadang engkau di sia-sia

namun ketahuilah wahai kaum hawwa
tanpa wanita dunia tak akan bermakna
tak ada rasa dalam duka
tak ada bahagia dalam sengsara
tak ada tawa dalam gulana
tak ada cahaya dalam gelap gulita
tak ada setia dalam taatnya
tak ada keteguhan dalam keyakinannya

percayalah…walau engkau dihina sebenarnya engkau dipuja
percayalah walau engkau lemah namun engkau bermakna
percayalah walau engkau ringkih namun engkau raksasa
percayalah walau engkau patahan tulang namun engkau pencetak generasi perjuangan
percayalah walau engkau pendamping namun engkau penggerak peradaban
percayalah walau tak bisa berkeputusan namun engkau berwewenang akan sebuah pendidikan

wahai saudariku…..
diujung tanganmu ada kejayaan
diujung mulutmu ada peradaban
diujung tangismu ada kehidupan
diujung pikiranmu ada kesuksesan
diujung rasamu ada kedamaian
diujung sedihmu ada ketabahan
diujung senyummu ada asa yang terus meregang

semoga engkau selalu tabah menjalani takdir kehidupan
karena engkau bidadari dunia pembawa kedamaian
semoga engkau selalu ada dalam naungan Arrohman
sehingga engkau bisa menjaga perputaran roda kehidupan
karena kebaikan ada ditangan  setiap perempuan
pendidikan generasi ia yang menentukan
dialah pagar negara, penyangga negara untuk mencapai kejayaannya…*az

Allahu Akbar !!! entah bagaimana saya bisa menulis itu, dan ketika membacanya kembali saya menitikkan air mata. Begitukah memang menjadi seorang wanita ? Sungguh luar biasa. Apalagi mereka yang telah berstatus seorang istri dan ibu dari anak-anak mereka. Sosok itu harus mampu meredam debur ombak kehidupannya sendiri. Sosok itu harus mampu menampung semua keluh kesah suka dan duka anak-anaknya. Sosok itu harus cerdas dan pandai dalam menyelami
dan menyelesaikan masalah suaminya.

MasyaAllah wallahi….Ini tidak mudah wahai ikhwah fillah.Bila engkau masih lajang engkau bisa merasakan bagaimana debur ombakmu. Kemudian engkau bayangkan ketika debur ombak itu meninggi dan
ada ombak lain menerjang dari belakang melalui anak-anak dan suami apakah yang terpikir di pikiran kalian ? Apa yang sedang kalian rasakan…betapa luar biasanya jiwa itu. Betapa luasnya dada-dada itu.

sekali lagi Wallahi !! Ketika Allah menetapkan kita menjadi seorang
wanita maka itu adalah sebuah derajat yang tak terhingga wahai ukhty…jangan engkau menyesalinya….berbanggalah karena tidak tahunya Allah telah menciptakan sosok dari jiwa-jiwa kita ini adalah sosok-sosok permata mutu manikam yang sangat dicari dan bernilai tinggi.

Coba pikirkan…engkau hanya terbuat dari patahan tulang rusuk laki-laki namun tidak tahunya engkau mempunyai fungsi yang lebih penting dari sekedar rusuk yang menjadi pelindung. Walau engkau patahan namun engkau tidak tahunya adalah pencetak generasi perjuangan.

Dimana generasi itu adalah kelangsungan dari kehidupanmu dimasa datang. Ia adalah penerus peradaban manusia hingga Allah menutup kisah hidup manusia. Generasi adalah motor penggerak perjuangan menegakkan kebenaran dan itu semua dari tanganmu wahai ukhty….

Lalu apa kesimpulannya…..sekali mejadi wanita jadilah wanita sebenarnya. Kaffahlah dalam beragama sehingga gelar sholihah itu melekat pada jiwamu yang merona. Cerdiklah dalam segala detak langkah hidupmu. Karena urusanmu itu 24 jam dan selalu menyambung tanpa putusnya.

Jadilah sosok ganda itu….isi ruhiyahmu dengan semua perintah dan mena’ati laranganNya, isi otakmu dengan berbagai wawasan agar engkau tak seperti katak dalam tempurung dalam menjalankan kehidupan. Bekalilah hidupmu dengan skil hidup dan skil kepandaian. Agar engkau bisa menyelesaikan persoalan hidup itu dengan kemandirianmu. Engkau mampu menyelesaikan masalahmu sendiri,
engkau bisa menyelesaikan problematika anak-anakmu dan engkau bisa menjadi penyejuk suamimu. Sungguh ini tidak mudah perlu proses dan perjuangan dari dirimu atas keikhlasanmu.

Karena engkau telah ditetapkan menjadi makhluk yang mulia maka jalaninya dengan keikhlsan dan kekaffahan. Jangan engkau mengeluhkannya karena banyak ladang amal disana yang bisa membuatmu sangat mudah untuk memasuki syurga Allah dari pintu mana saja.

Siapkanlah dirimu wahai ukhty yang akan menuju jalinan kasih bernama pernikahan. Ketahuilah engkau akan menjumpai dunia yang benar-benar baru dimana disana tak luput dari friksi hidup. Belum tentu engkau akan sefaham dengan suamimu, dengan mertuamu atau bahkan dengan keluargamu sendiri. Janganlah engkau hanya membayangkan sebuah kelezatan rumah tangga namun siapkan juga
jiwa dan perasaanmu ketika engkau menemui perbedaan-perbedaan itu. Disinilah dibutuhkan jiwa dan sosok sholihah dan cerdik itu.

Mantapkan pemahamanmu dengan dienullah agar engkau bisa
sabar dan ikhlas menjalaninya, karena sudah thobi’I manusia untuk mengeluh namun manakala engkau membekali diri dengan ilmu dien itu secara mantap dalam dirimu maka engkau akan bisa berlapang dada. Ketahuilah kebahagiaan maghligai rumah tangga itu ada ditanganmu, engkau yang sholihah dan cerdik itulah yang bisa mempertahankannya. Karena semua kedamaian itu muncul dari hatimu yang bersih itu ya ukhty.

Lalu apa sih sebenarnya sholihah itu ? itu adalah gelar untuk wanita bertaqwa…ia hanya menghamba pada Allah Rabb semata, semua hidupnya hanya untuk Allah, segala yang ia perbuat dalam rumah tangganya adalah hanya karena Allah semata. Ikhlas…ikhlas karena Allah semata, bukan karena paksaan dari suaminya. Ia tahu tugasnya sebagai seorang hamba, sebagai seorang istri dan seorang ibu dari anak-anaknya.

Sekali lagi ini bukan gelar yang diberikan suami atas ketaatanmu padanya, namun itu adalah gelar yang diberikan oleh Allah kepadamu
karena ketaqwaanmu dan suamimu adalah orang yang sangat berbahagia atas anugerah kehadiranmu.

Wanita sholihah, Keimanannya sempurna dan akhirnya membuahkan akhlak yang bercahaya dan hatinya pun bertabur penuh cinta. Dan sekali lagi jadilah wanita yang sebenarnya….tak hanya sholihah namun cerdik dan cerdas karena tugas dan keawajibanmu membutuhkan keterampilan itu, tugasmu sangat besar dan sangat luar biasa dibutuhkan pribadi luar biasa juga untuk menyelesaikannya.

Teori menjadi wanita banyak tertulis dalam buku, banyak didiskusikan dalam seminar berilmu,banyak bahasan-bahasan tentangnya. Namun itu semua hanya pendudukung bagimu ya Ukhty , engkau harus belajar sendiri karena karakter yang engkau hadapi tak seperti yang tertuang dalam teks buku. Hidup yang engkau hadapi adalah sebuah pertanyaan sehingga engkau harus mencari jawabannya sendiri. Untuk itu dibutuhkan kecerdasan dan kecerdikan itu.

Nah kecerdasan dan kecerdikan itu harus terbalut dengan kesholihahan karena bila tidak engkau akan terperosok dalam jurang kehancuran. Engkauakan mencaci Rabb semesta alam karena engkau akan merasa tak adil dengan ketetapan yang hadir dalam hidupmu. Dan subhanallah bila kita kembalikan kepada Allah atas urusan kita, kita akan merasakan kebahagiaan atas ketetapan dan ketentuan itu. Kelapangan itu akan membuka pintu kecerdasan dan kecerdikan, membuat kita berpikir lebih lapang dan membuat hati lebih bersih dari niatan2 buruk. Dan akan mengantarkan kita pada kedekatan terhadap Allah yang bisa memberikan status ketaqwaan dan kesholihahan dalam diri kita. Semoga kita mencapainya. Karena sayapun sedang belajar untuk menjalaninya…..kemudahan itu akan datang bersama kesusahan dan penyerahan totalitas pada Allah.

Sekali lagi menjadi Istri sholihah yang cerdik dan cerdas itu jangan hanya sebuah angan2 tapi pikirkan dan bekali dari sekarang. Karena menjadi istri sholihah nan cerdik dan cerdas itu ibarat karang dalam lautan dimana ia sangat teguh berdiri di atas kakinya. Dan ibarat bunga-bunga dalam tamannya yang terus terjaga dari kemaksiyatannya. Semoga syaithan tidak meniupkan buhul-buhulnya untuk mengacaukan semua niatan baik kita. Aminn….

Jadilah penyejuk mata dengan akhlakmu yang mulia
Jadilah penawar hati dikala duka sedang melanda
Jadilah penajam fikiran dikala tersumbatnya pikiran penuh
sesaknya dunia
Jadilah teman hidup ketika di rumah dan jadilah kawan ketika
diperjanan Dimana ketika tersesat di jalan engkau akan selalau menjadi penunjuk jalan

Perteguhkan pandangan orang-orang yang disekelilingmu
Agar mereka tetap dalam komitmennya memegang kebenaran, agar
mereka tak terlena oleh glamour dunia yang memang sangat menggiurkan mereka

Simpanlah ilmu yang telah diberikan siapapun dalam dirimu,agar ketika mereka lupa engkau bisa mengingatkannya

Dengarkan nasehat yang mereka berikan kepadamu, jadikan nasehat itu pakaian keseharianmu, sehingga manakala mereka silaf engkau bisa
membetulkannya. Karena mereka adalah pakaianmu maka jagalah ia agar pakaianmu tak menodaimu.

Isilah hari-hari mereka dengan canda tawamu,walau debur ombakmu begitu meninggi tapi tersenyumlah agar bisa menjadi penawar sehingga
engkau mendapatkan barokahnya dan Allah meringankan semua bebanmu karena engkau telah meringankan beban mereka dengan senyum manismu. Hingga mereka merasa nyaman dengan keramaianmu bersama mereka.

Ketika semua telah engkau ukir dengan kebaikan maka engkau ibarat tongkat si buta yang selalu menunjukkan jalan. Jika engkau pergi maka
mereka akan sangat kehilangan karena ilmu yang telah engkau simpan itu bisa kekal untuk diwariskan kepada generasi barumu…anak-anakmu.
Begitulah manakala sosok wanita telah syumul (sempurna) keimanannya akhlaknya penuh cahaya hatinya penuh cinta sehingga kehadirannya sangat dinantikan jiwa dan kepergiannya sangat tidak diinginkannya.

Bagi mereka yang telah menjadi suami bantulah istrimu mencapai gelar idamannya…gelah Sholihah permata dunia bidadari syurga. Jadikan istrimu KHODIJAH dengan ketaatannya, jadikan istrimu AISYAH dengan kecerdasannya, jadikan ia FATIMAH dengan kecantikan dan kelembutannya jadikan ia NAILA dengan kesetiaannya dan jadikan ia ASIAH dengan kesabarannya. Istrimu adalah tanggung jawabmu wahai akhy…baik buruk istrimu ada di tanganmu.

Bagi mereka yang menjadi istri dan akan mengarunginya….cermati
baik-baik tiap kata terurai…semoga engkau semakin faham dan teguh menjalaninya…sehingga akupun akan semakin semangat untuk menjadikan diriku seperti yang menjadi cita-cita.

Bagi mereka yang sedang mendambakan sosok wanita idamannya….mungkin tulisan ini akan menjadi penerang bagimu, bagaimana engkau memilih seorang istri dan bagaimana kelak memperlakukannya.

Semoga ini barokah dan semua bisa menjalankan porsinya masing-masing dengan keikhlasan sehingga laki-laki sholih akan bertemu dengan
wanita sholihah. Dan wanita-wanita baik-baik adalah untuk laki-laki baik-baik dan wanita-wanita keji hanya untuk laki-laki keji. Mari perbaiki diri sendiri agar mendapatkan pasangan yang sebaik apa yang kebaikan kita perjuangkan. Wallahuallahbishowab…Barokallahulakum…semoga Allah mengumpulkan yang terserak dalam balutan cinta penuh kasihNya sehingga
sakinah mawaddah warahmah diraihnya di dunia…..

~*-*-*~*-*-*~*-*-*~*-*-*~*-*-*~*-*-*~*-*-*~*-*-*~*-*-*~*-*-*~*-*-*~*-*-*

Bumi Allah, 06 Mei 2010
Dariku yg ingin menjadi salah satu dari INTAN MUTU MANIKAM,MUTIARA PERMATA,BIADADARI DUNIA DAN BIDADARI AKHERAT sana ~*-*-*~*-imatuzzahra al hurun’in~*-*-*~*-

Ana masih teringat suami ana ketika mengajukan pertanyaan ini “Ini ta’arufnya yang biasa atau yang khusus maunya ?” gubrags….deh…ana bener-bener manyun membaca tulisan itu. apa maksudnya coba.

Ana yang waktu itu benar-benar polos dengan pemahaman Islam yang radikal begitu orang bilang (heheh masih asli githu loh…jgn keki dulu) sempat tersinggung dengan pertanyaan itu, dimana apa ikhwan ini hanya ngetes saja. karena masak sih para generasi dakwah ini, para aktivis ini tidak tahu apa makna ta’aruf itu. bukankah ketika kita mempelajari tentang ukhuwah Islamiyah tahapan pertama adalah ta’aruf ? seperti yang tercantum dalam Surat Al Hujurat : 13

“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-sku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal.”

nah ada sebuah kewajiban diantara sesama muslim dimana ketika bertemu dengan seseorang yang muslim itu untuk berta’aruf (saling mengenal) ini adalah tahapan awal dari sebuah ukhuwah Islamiyah. ta’aruf ini meliputi siapa nama, dimana tinggal, dan hal-hal lain yang perlu untuk ditanyakan dengan tujuan suatu saat kita bisa mencarinya lagi. ta’aruf disini tak hanya sekedar berkenalan dan kemudian  ditinggalkan begitu saja. bukan ini yang dimaksud Islam. bukan ini rasa ukhuwah itu. namun sebuah kegiatan berkelanjutan. keistiqamahan ukhuwah.

dalam bahasa kita Ukhuwah itu lebih condong pada kata “PERSAHABATAN”. dimana dalam persahabatan tak ada pamrih dalam menjalankannya. diri kita hanya ingin berguna bagi yang lain saja. menjadi generasi itsar (berkorban) demi saudaranya. inilah sebenarnya hakikat ukhuwah. namun diperkuat dg aqidah. ia tak mengenal siapa, dari mana, apa derajatnya, hanya satu takarannya ketika satu aqidah maka muncullah tali ukhuwah.

karena tahapan berikutnya adalah TAFAHUM (saling memahami). tahapan ini akan bisa terjalin dimana kita menyambung tali ta’aruf tadi. dengan bersilaturahim kembali maka ada sebuah kelanjutan pertanyaan2 yg kita sodorkan. dr sini kita akan memahami siapa yg diajak berukhuwah. dari dialog-dialog kita akan tahu bagaimana sifat dan karakter seseorang dan kita akan belajar memahami apa yang menjadi kekurangan dan kelebihannya. kita akan tahu bagaimana menyikapinya sehingga mempersempit konflik. inilah yang dimaksud TASAMUH (saling toleransi).

Tasamuh menjadi bekal untuk saling ber-TA’AWUN (berkerja sama). dalam sebuah dakwah relasi itu juga diperlukan. apalagi dalam kehidupan dunia. ketika seseorang sudah pandai dalam mengerti orang lain maka ia akan sangat mudah menjalin kerjasama itu. kerjasama yang dijalin adalah sebuah penyatuan berbagai pendapat antara keduanya, penyatuan berbagai perbedaan hal diantara keduanya untuk menuju sebuah satu kesatuan tujuan dan jalan. walau hasilnya beda namun tetap satu misi dan visi.

Sehingga ketika keduanya telah mencapai taraf ini maka dia akan mempunyai sebuah jiwa TAKAFUL (Saling memberi) inilah tahapan tertinggi sebuah ukhuwah. saling berguna bagi satu diantara lainnya. Tanpa Pamrih yang ana sebut di atas. teruslah menabur cinta tanpa mengharapkan balasannya karena itulah cinta sejati karena Allah semata. cinta untuk saling menguatkan aqidah yang diyakini dan diamalkan serta diucapkan. saling menguatkan dalam amar ma’ruh nahi munkar. disinilah takaful itu berperan. yang diharapkan hanya ridlo Allah semata tak ada yang lain.

kembali ke pembahasan Ta’ruf tadi. nah ilmu inilah yang ana fahami waktu itu. ana benar-benar terkejut apa sebenarnya yang telah terjadi pada ikhwan ini. apakah dia belum faham tentang makna ta’ruf dalam ukhuwah Islamiyah atau ada faham lain yang ana belum faham.

karena ana tetep kekeh pada faham ana tentang ta’aruf adalah tahapan awal ukhuwah maka jawaban ana waktu itu adalah “ya terserah antumlah…apa yang antum tangkap tentang makna ta’ruf yang ana sebut. kalau gak mau jujur ttg diri antum ya sudah. toh yang ngajak kenalan dulu sapa” heheh galak juga ya ana…wedewwww…maklum itu sudah karakter gak bisa dirubah mpe sekarang…heu…heu…mawar berduri kata ikhwan…duh jelek banget julukannya…tapi gpp..heheh…

dan apa jawab suami waktu itu “berarti ini dilanjut pada ta’ruf khusus”. ana masih penasaran apa sih maksud dari kalimat ini.

ana pun bertanya, “afwan sebenarnya apasih defenisi antum tentang makna ta’aruf yg antum sampaikan pada ana ?”

dia pun menjawab, “maksudnya begini ukhty : ta’aruf biasa adalah ta’ruf yang hanya perkenalan biasa ya teman biasa maksudnya, trus ta’aruf khusus adalah sebuah perkenalan menuju pernikahan” gubrag dah…ditembak langsung ini ceritanya…haha…diem seribu bahasa deh.

“sejak kapan antum memahami ta’ruf seperti itu”, ana masih belum terima. “udah deh maunya bagaimana ?” desak suami waktu itu. wedewww…ngajak nikah kayak ngajak belanja….hohoho….

“duh tafadhol nt lah…sungguh dangkal itu makna yg antum fahami…kagak usah dimasalhin lagi, mau kenal situ gak mau ya sudah….ana cuman suka orang jujur..ketika ana ngasih info jelas tentang ana maka kewajiban saudaranya adalah mengimbangi kejujuran itu bukan ngumpet-ngumpetin informasi”, ana pun mengakhiri.

“Ok-lah berarti kalau terserah ana ini ta’aruf khusus dengan artian menuju ke 1/2 dien” glodag. offline kagak bs dibalas lg…huwahaha…nyebelin deh pokoknya…kik…kik…

hari berikutnya ana disuruhnya mengirim biodata…ana biarin saja tuh email, minta fhoto segala. kenal aja kagak. gara-gara sebuah diskusi berujung hal aneh seumur hidup. ana pikir itu hanyalah sebuah keisengan..ternyata suami waktu terus memburu. namun ana tetep diam saja dan akhirnya suami mengirim biodata dan fhoto ke ana…lemes dah….haha

akhirnya ana berpikir seribu kali lebih bingung….sudah berapakah ini proposal…sudah berapakah yang mengajak nikah…ana lo waktu itu masih berumur 18-19 th…baru kuliah….*masih mekar-mekarnya kata orang..huhu..* anak kumprit alias masih kecil githu loh…sok tua aja kali…karena hidup penuh perjuangan…atau wajahnya yang tua…haha..geli deh…

langsung deh ke Mas ana waktu itu. dan apa jawab Mas ana, “kalau dia serius suruh datang kemari” wewww….apa-apaan ini maksudnya. akhirnya kayak yang dibilang Bondan Prakoso “Ya sudahlah….” ihik…setelah satu bulan ana biarkan tuh email akhirnya ana jawab juga dengan jawaban Mas ana. wee…ndak tahunya nih ikhwan bener2 ke rumah….

ckckckck… Bogor-Blitar sungguh jarak yang amat jauh….pernah ke Blitar saja nggak. apalagi harus menjadi mutiara dalam sekam…*jiahh sok mutiara lagi padahal emas perak pun nggak*

akhirnya ketemu pun hanya senyum-senyum saja…lawong kagak kenal…haha…diserahin deh ama mas ana untuk diinterogasi…..dan ibu bapak udah jatuh cinta pada pandangan pertama…ana ajukan ikhwan lain pun tak diterimanya…huhu…jodoh-jodoh gak kemana…dicari kagak ketemu…kagak dicari datang sendiri. akhirnya khitbahpun diucapkan. dan akhirnya baru berta’aruf dan baru tahu sapa tuh orang….hohoho…

hmmm…sudah keras perut baca cerita ana…haha…

nah ikhwah filahh…rupanya makna itu telah mengalami pergeseran. dimana ta’aruf sudah tak lagi bermakna saling kenal dalam kontek seumur hidup namun telah dibatasi pada perkenalan akhwat ikhwan menuju pernikahan. sehingga ketika kita berbicara masalah ta’aruf opini yang ada dalam otak kita adalah ta’aruf  ke pernikahan.

dan ini sangat berbeda sekali. kenapa berbeda. ta’aruf  yang sebenarnya adalah kegiatan perkenalan yang menyangkut seseorang dan ini boleh dilakukan kepada siapapun. sedangkan ta’ruf dalam pernikahan ini adalaah ta’aruf setelah proses khitbah (melamar) dan ini bukan pacaran Islami karena disini ada adab-adab yang harus dilalui dimana harus ditemani oleh famili diantara keduanya. ada batasan-batasan yang dicantumkan dalam Al qur’an dalam pergaulan Islam. sebelum akad tetaplah hijab itu terjaga. entah hijab tubuh maupun hijab segala hal. hanya urusan karakter kepribadian saja yg dishare ditahapan ini.

sehingga sangat jelas bedanya. ketika ta’aruf (saling mengenal) itu tak ada bekal yang harus dipersiapkan. namun ketika ta’aruf (tahapan pernikahan) ada beberapa hal yang harus dipersiapkan. ia butuh ilmu untuk menjalaninya, ia butuh maisyah untuk mewujudkannya, ia butuh kafa’ah dalam menjalankannya. butuh mental dan jiwa memimpin dan dipimpin. semua harus dipersiapkan dalam ta’aruf pernikahan ini. jangan hanya main ta’aruf tanpa punya modalnya.

“ana ingin ngetake agar tak diambil orang”, ada beberapa ikhwan pernah berkata pada ana…gubrag…. ini hal yang sangat salah dan tindakan dholim. JANGAN SEKALI-KALI MENGGANTUNGKAN PERASAAN SESEORANG YANG TIDAK JELAS KEPUTUSANNYA. TERUTAMA PERASAAN AKHWAT. INI SANGAT MENYAKITKAN DAN TINDAKAN DHOLIM. MUNGKIN INI WARNING KEPADA PARA IKHWAN. DIMANA BILA BELUM CUKUP SEGALANYA, LEBIH BAIK JANGAN DIUNGKAPKAN PERASAANNYA KEPADA YANG BERSANGKUTAN AGAR AKHWAT TIDAK BERIMAJINASI TENTANG KEINDAHAN DAN KEBAHAGIAAN BERUMAH TANGGA. KEBAHAGIAAN BERSAMA DENGAN SEORANG IKHWAN IDAMANNYA. KEINDAHAN KETIKA BISA HIDUP DENGAN PASANGAN YANG BISA SEMISI DAN SEVISI. DINTAR DAN DIJEMPUT OLEH SUAMI.

karena ketika cinta bertaut akan terbayang semua keindahan itu. dan sangat menyedihkan bila cinta itu tak terealisasi dalam pernikahan yang halal karena tanpa sebuah akad cinta itu terbatas realisasinya, tak bisa menyeluruh. KARENA TERBATAS PADA ADAB DAN SYARI’AH. TOLONG DICAMKAN ITU…DIINGET…INGET….AGAR TAK ADA LUKA MAKA HATI-HATILAH DALAM MENGELOLA PERASAAN. INGAT CINTA TAK AKAN PERNAH SALAH TAPI YANG PUNYA CINTA ITU YANG AKAN SALAH BILA SALAH MENARUHNYA. UNTUK ITU BUTUH ISTIKHARAH DALAM MENGAWALI SEBUAH PERCINTAAN. TAK MAIN RASA SAJA. TANYAKAN DULU PADA ALLAH BENAR ATAU TIDAK. UNTUK ITU SEKALI LAGI TAHAN PERASAAN ITU, JANGAN DIUCAPKAN.

INGATLAH JIKA JODOH TAK AKAN KEMANA, JIKA CINTA TAK AKAN MENGHIANATINYA.SEMUA SUDAH DIATUR. JIKA IA TERBAIK PASTI AKAN BESAMA DENGAN KITA, NAMUN DIKALA HANYA MEMBAWA CELAKA MAKA PASTI ALLAH AKAN MENJAUHKANNYA. KUATKAN IMANMU. PERCAYALAH PADA QADHA DAN QODAR ALLAH ITU TERBAIK BAGIMU

itu saja ya ikhwah fillah….ini ana tulis sebagai jawaban akhwat2 yang menanyakan apasih sebenarnya ta’aruf itu. dan kepada ikhwan yang bertanya kenapa kok ketika ngajak ta’aruf diidentikkan kepada pernikahan. JANGAN SUKA MENJENERALISIR ISTILAH. KEMBALIKAN PADA MAKNA SEBENARNYA AGAR TIDAK SALAH ARTIDAN MAKNANYA…semoga barokah….*az

Bumi Allah, 8 Juni 2010
setitik pengalaman dariku : -*- IMATUZZAHRA AL HURUN’IN -*-

Cinta sebuah kata yang tak akan habis bila dirangkai dalam bahasa. Kata cinta menyambungkan segalanya menjadi sesuatu yang indah bila dirasa. Namun manakala ia tidak pada tempatnya akan membuahkan gundah gulana. Kata cinta membuat orang selalu bercita-cita, menebar asa setiap detik waktu yang mengiringinya, menghembus nafas setiap desah dada sehingga memompa jantung untuk terus bekerja. Cinta adalah kata yang sangat bermakna, ia hanya milik Allah semata yang tak bisa manusia mengaturnya. Manusia hanya bisa merasakannya dan keimanannyalah yang bisa mengendalikannya.

Ketika mata saling bertatap. Berusaha mengurai apa dan siapa dibalik sosok yang tertangkap oleh hati, maka desir lembut mulai tumbuh dalam telisik dada. Kadang tak harus bertentang mata, namun sosok yang terbayang bisa menumbuhkan rasa cinta. Banyak factor perantara sebagai penumbuh benih-benih cinta.
Hampir 20 tahunan hidup dalam kancah pergerakan. Dengan lingkungan yang penuh ghiroh perjuangan. Ruhiyah membumbung dengan idealitas yang terus dibina dan diarahkan akhirnya membentuk sebuah diri pengemban dakwah yang tangguh untuk dipersiapkan menjadi jundi-jundi perjuangan. Arrijal itu telah matang dengan tsaqofah yang terus ditanamkan. Doktrin-doktrin pergerakan semakin mengakar untuk mewujudkan perubahan.
Hingga suatu hari sebuah konsolidasi terjadi dalam sebuah pergerakan. Disinilah komunikasi antar akahwat dan ikhwan itu mulai terjalin. Ketsiqohan terhadap amanah membuat mereka selalu getol untuk berdakwah dan berkomunikasi.

Hingga akhirnya ada sebuah denyut yang mereka tidak sadari.
Tidak bisa dinaifkan, sebuah generasi pergerakan tetaplah sosok manusia biasa yang bisa tertular akan virus cinta. Karena ini merupakan fitrah manusia. Yang setiap orang membutuhkanna. Ia butuh untuk disayang, diperhatikan, dipedulikan dan dicintai sepenuh hati. Namun apakah itu harus bertebaran tanpa sebuah aturan pasti…? Tidak..Allah telah mengatur sebuah pergaulan dalam Islam antara laki-laki dan perempuan. Ada batas-batas siapa yang mereka pergauli sehingga tidak menabrak sebuah wilayah yang bukan haknya.

Seorang laki-laki dan wanita hanya boleh bergaul bebas dengan muhrimnya. Ia bisa bersama,bergandeng tangan,bahkan bermesraan. Itu tidak dilarang asal dengan muhrimnya dan suaminya yang telah ditetapkan kepadanya. Namun Allah dan RasulNya sangat melarang seorang laki-laki dan perempuan bergaul bebas tanpa batas terhadap lain muhrimnya. Seperti pacaran, pergi bergerombol tanpa arah, tanpa tujuan , dan tanpa aturan..itu sangat dilarang.

Namun…apakah Islam melarang kepada umatnya untuk Jatuh cinta..? oh sungguh Allah telah mempunyai aturan sempurna tentang hal ini. Jika seseorang mulai merasakan cinta maka segera balutlah dengan aturan yang menghalalkannya. Yaitu sebuah pernikahan.

Bila diantara kalian telah merasakan cinta terhadap lain jenisnya, ungkapkan dan bila cocok segera pinanglah agar segera halal cinta kalian. Bila laki-laki maka nyatakan pada orang tuannya agar orang tuannya atau walinya yang menyampaikan kepada anak perempuannya. Jika engkau perempuan yang merasakan cinta terhadap laki-laki maka suruhlah orang tuamu, Pembina ngajimu, atau siapa yang engkau percaya untuk menyampaikan pada laki-laki itu. Dan bila telah menemukan titik temu segeralah menjalankan proses khitbah. Bila diterima segeralah berta’aruf dengan cara yang baik-bak dan hindari kemaksiyatan. Carilah seorang teman untuk menemani masa ta’aruf kalian..karena bila hanya berdua maka yang ketiga adalah syetan. Bila telah sesuai dengan apa yang diinginkan segeralah rajut dengan sebuah ikatan bernama ijab qobul pernikahan. Ini sebuah janji diatara dua insan dihadapan Tuhan. Ini awal dari ½ dien itu.

Ketahuilah bahwa setengah dien itu bukan Ijab qobulnya melainkan perjalanan pernikahan itu sendiri. Kenapa disebut ½ Dien karena dalam mengarunginya penuh onak dan duri, penuh gelombang tinggi dan penuh dengan batu-batu terjal. Pernikahan itu keputusan final untuk itu pikirkanlah dengan matang. Pernikahan itu tidak seindah dalam bayangan, pernikahan itu tidak semudah yang tertulis dalam konsep pernikahan, pernikahan itu tak semudah yang kita baca dalam buku pernikahan dan tidak semudah yang ada dalam diskusi ilmiah pekanan. Dan pernikahan itu tidak semudah yang kita rencanakan.

Ketahuilah pernikahan itu adalah penyatuan dua sifat yang sangat berbeda. Penyatuan dua keluarga yang sangat berbeda latar belakang dan pendidikannya, penyatuan dua masyrakat yang sangat prural kebudayannnya. Bahkan bisa penyatuan dua Negara bila calon mempelainya berasal dari dua Negara yang berbeda. Dan ini pastinya lebih rumit lagi.

Untuk itu jangan terkecoh oleh pesona, jangan terkecoh oleh rupa, jangan terkecoh oleh harta, jangan terkecoh oleh pemikirannya. Karena itu semua tidak bisa menjadi dasar kelanggengann rumahtangga. Kelanggengan rumah tangga itu hanya ditakar dari keimanan keduanya. Karena dari keimanan akan menumbuhkan yang bernama akhlakul karimah dimana akhlak ini sangat sesuai dengan fitrah manusia. Sehingga bila diantara kedua mempunyai keimanan yang baik maka keduanya tak akan berselisih secara nyata. Karena akhlak kesehariannya selalu menyenangkan, mendamaikan dan menenangkan jiwa. Sedangkan jiwanya selalu penuh rasa cinta.Jadi Rasulullah berpesan dalam memilih pasangan itu memang sebuah wasiat manjur yang harus dijalankan. Bahwa dalam memilih seorang istri itu ada empat perkara, yaitu pilihlah rupanya, pilihlah keturunannya, pilihlah hartanya dan yang bisa menyelamatkan engkau adalah pilihlah agamanya.

Jadi kunci ini sebenarnya Rasulullah telah memberikannya. Jika engkau telah mendapati seorang wanita yang baik agamanya maka segera khitbahlah dia, karena dia itu permata dunia yang Rasulullah menyebutnya dialah wanita sholihah itu. Jangan sampai engkau menyesalinya hanya lantaran engkau menemukan wanita lain yang cantik rupanya, baik keturunannya dan wanita kaya. Jangan sampai engkau berpaling dari wanita beriman tadi hanya karena 3 faktor yang hanya membawa kefanaan dan ketidak bahagiaan rumah tangga. Ketahuilah rupa itu bisa berubah sesuai masanya, harta itu bisa habis sesuai ketentuan rezeqinya, dan keturunan itu tidak membawa kebaikan selain engkau dibanggakan manusia. Hanya keimananlah yang bisa memancarkan kemuliaan dimanapun ia berada. Ia akan terlihat indah ketika engkau memandangnya, engkau akan terhnayut dengan senyum tulusnya, dan engkau akan nyaman dengan kesetiaannya dan pengorbanan yang tidak mengharapkan balasan apa-apa kecuali balasan Allah semata. Maka carilah wanita beriman itu, karena dialah permata dunia yang akan membuat iri bidadari syurga.

Dan untukmu wahai wanita janganlah engkau salah menetapkan keputusanmu. Jangan sampai ketampanan, kekayaan dan keturnan itu meluluhkan hatimu. Ia tak akanmembahagiakanmu ukhty…kecuali sementara saja dan sifatnya hanya fana. Dan hanya keimanan itu yang akan sampai di akherat sana.

Ada 15 petunjuk dalam memilih suami….

1) Beragama Islam 2)Taat beragama dan baik akhlaknya 3)Menjauhi kemaksiyatan 4)Kuat semangat jihadnya 5)Dari keluarga yang sholih 6)Taat kepada orang tuannya 7)Mandiri dalam ekonomi 8)Kualitas dirinya setaraf atau lebih baik 9) Dapat memimpin 10)Bertanggung jawab 11) Bersifat adil 12)Berperilaku halus 13) Tidak kikir 14)Tidak lemah syahwat 15)Senang berketurunan dan subur.

Wahai ikhwan wa akhwati fillah….yakinlah cinta yang berdebar dalam dada pasti akan berlabuh pada tempatnya. Yakinlah pada keputusan Allah bahwa yang diberikan itu adalah terbaik bagimu siapapun itu. Karena Allah yang Maha tahu segalanya akan segala keperluanmu. Namun itu bukan berarti pasrah. Berikhitiarlah untuk menemukan labuhan cintamu. Bila sudah menemukan nyatakan pada yang telah engkau cintai. Tak terhalang bagi seorang wanita menyatakan cinta pada seorang laki-laki, karena Ibunda Khodijahlah yang melamar laki-laki terbaik zaman ini..Rasulullah Muhammad Saw. namun carilah perantara agar terganggu hubungan laki-laki dan wanita dan jika ia menolaknya engkau tak akan dibuat kecewa. Jangan takut untuk dit olak karena Allah masih menyiapkan banyak pilihan untukmu. Dan tugas mulah untuk mencari siapa jodoh dalam hidupmu itu. Bersabar dan berdo’alah semoga engkau segera menemukan pendamping hdiupmu. Yang sholih dan sholihah yang bisa membawamu pada keridho’an dan semangat juang untuk menegakkan agamamu.

“Dan Kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kalian serta orang-orang yang layak untuk menikah dari hamba sahaya laki-laki dan hamba sahaya perempuan yang kalian miliki” (QS. Annur : 32)

“Rasulullah saw besabda : “wahai generasi muda, barangsiapa diantara kalian telah mampu serta berkeiginan untuk menikah, maka hendaklah ia menikah. Karena sesungguhnya pernikahan itu dapat menundukkan pandangan mata dan memelihara kemaluan” (Muttafaq ‘Alaih)

“Menikahlah dengan wanita yang penuh cinta dan yang banyak melahirkan keturunan. Karena sesungguhnya aku merasa bangga dengan banyaknya jumlah kalian diantara para nabi pada hari kiamat kelak” (HR. Ahmad dan Ibnu Hibban)

Baiklah…mungkin ini sedikit goresan tinta -*-*-Imatuzzahra-*-*- mari kita berdo’a bersama kepada Allah agar diberi teman yang baik dalam hidup kita “Allahumma yasir lii jaliisan sholihan” Ya Allah mudahkanlah bagiku untuk mendapatkan teman yang sholih. Teman yang sholih itu teman yang kata2nya bermanfaat, ucapannya berhikmah, member kesejukan, membuka kesadaran, mempertajam pikiran,melembutkan hati,menguatkan keimanan. Aminn…semoga kita selalu dikelilingi teman yang sholih itu.*az