Pembagian Kondom usia 15-24 th, IDE GILA MENKES NAFSIAH MBOI

Posted: 26 Juni 2012 in Opini

by : Imatuzzahra Al Hurul’in

Bumi Allah, 25 Mei 2012

Bismillahirrahmanirrahim……

Sebuah berita telah beredar 3 hari yang lalu, Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi dengan ide gila membagi kondom untuk usia 15-24 th sebagai solusi maraknya sex bebas dan penyebaran penyakit kelamin.

Banyak lembaga survei yang mengatakan, tiap tahun sex bebas dan penyebaran penyakit kelamin semakin meningkat. Menurut asumsi saya, data yang dirangkum oleh lembaga survei dan badan pemerintah yang diwakili BKKBN itu tidak bisa diajadikan acuan, tapi hanya bisa dijadikan gambaran. Kenapa demikian ? Pada kenyataannya, sex bebas dikalangan remaja memang betul meningkat dan jumlahnya pastinya melebihi dari hasil survei. Hasil survei yang ada adalah hasil survei komulatif. Coba mereka mau mengambil data ke tiap daerah, ke tiap sekolah, ke tiap desa, tiap kecamatan dan tiap kabupaten. mereka kumpulkan tiap provinsi dan dijumlah secara nasional. pastilah mereka akan terbelalak mata mereka melihat kenyataan, bahwa anak Indonesia sudah rusak keperawanannya, sudah rusak remaja laki-lakinya.

Inilah data yang sempat saya rangkum dari tahun ke tahun.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyatakan sebanyak 32 persen remaja usia 14 hingga 18 tahun di kota-kota besar di Indonesia (Jakarta, Surabaya, dan Bandung) pernah berhubungan seks. Hasil survei lain juga menyatakan, satu dari empat remaja Indonesia melakukan hubungan seksual pranikah dan membuktikan 62,7 persen remaja kehilangan perawan saat masih duduk di bangku SMP, dan bahkan 21,2 persen di antaranya berbuat ekstrim, yakni pernah melakukan aborsi. Aborsi dilakukan sebagai jalan keluar dari akibat dari perilaku seks bebas.

Bahkan penelitian LSM Sahabat Anak dan Remaja Indonesia (Sahara) Bandung antara tahun 2000-2002, remaja yang melakukan seks pra nikah, 72,9% hamil, dan 91,5% di antaranya mengaku telah melakukan aborsi lebih dari satu kali. Data ini didukung beberapa hasil penelitian bahwa terdapat 98% mahasiswi Yogyakarta yang melakukan seks pra nikah mengaku pernah melakukan aborsi. Secara kumulatif, aborsi di Indonesia diperkirakan mencapai 2,3 juta kasus per tahun. Setengah dari jumlah itu dilakukan oleh wanita yang belum menikah, sekitar 10-30% adalah para remaja. Artinya, ada 230 ribu sampai 575 ribu remaja putri yang diperkirakan melakukan aborsi setiap tahunnya. Sumber lain juga menyebutkankan, tiap hari 100 remaja melakukan aborsi dan jumlah kehamilan yang tidak diinginkan (KTD) pada remaja meningkat antara 150.000 hingga 200.000 kasus setiap tahun.

Sumber lain juga menyebutkan tidak kurang dari 900 ribu remaja yang pernah aborsi akibat seks bebas (Jawa Pos, 28-5-2001). Dan di Jawa Timur, remaja yang melakukan aborsi tercatat 60% dari total kasus (Jawa Pos, 9-4-2005).

Selain itu survei yang dilakukan BKKBN pada akhir 2008 menyatakan, 63 persen remaja di beberapa kota besar di Indonesia melakukan seks pranikah. Dan, para pelaku seks dini itu menyakini, berhubungan seksual satu kali tidak menyebabkan kehamilan.

Selain fakta di atas, ditemukan pula fakta lainnya yang juga mencengangkan yaitu sekitar 21,2 % remaja putri di Indonesia pernah melakukan aborsi (menggugurkan kandungan), dan hampir separuh dari remaja putri juga mengaku bahwa mereka pernah bercumbu ataupun melakukan oral seks. Fakta-fakta yang mencengangkan tersebut, ternyata sangatlah dipengaruhi oleh pornografi di internet, yang menurut KPAI memberikan pengaruh sekitar 97% dalam memicu perilaku seks bebas di kalangan remaja.

Malah, berdasarkan data di akhir tahun 2011 ada peningkatan pada persalinan remaja. Dari sebanyak 50 orang pada 2010, melonjak menjadi 235 orang pada 2011. Data lainnya terjadi pada kasus Kehamilan yang tidak diinginkan (KTD) dari 35 orang pada 2010, melonjak menjadi 220 orang pada 2011. (http://kalsel.bkkbn.go.id/berita/618/)

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sugiri Syarief dalam kunjungannya ke kantor VIVAnews, Rabu, 30 Mei 2012 mengatakan, jumlah remaja Indonesia terbilang sangat besar mencapai 63,4 juta  jiwa atau sekitar 26,7 persen dari penduduk Indonesia. Remaja yang emosional dan labil menjadi rentan terjebak dalam kehidupan seks bebas dan penyimpangan lain.

Astaghfirullahal’adzim…..Naudzubillahimindzalik……

Jadi itulah gambaran dan realitas. Jika gambarannya sudah sangat parah pasti realitanya bisa melebihi dari gambaran tersebut. Dan begitulah kenyataan di Indonesia. Kenyataan remaja Islam Indonesia sungguh mengenasakan.

Sebagai contoh riil ketika saya pulang ke jawa mendapati sebuah lingkungan dimana anak perempuannya telah hamil diluar nikah di setiap keluarga. Setelah beberapa dekade dan saya mendatangi kampung itu kembali, anak-anak dari keluarga ini, remaja putrinya juga mengalami hamil di luar nikah. Bahkan anak laki-laki mereka juga menghamili remaja putri di lingkungan lain. Hingga yang membuat miris, di sebuah keluarga, semua keturunannya ada yang hamil di luar nikah. Sungguh naudzubillahi mindzalik zaman sekarang ini. Dan, yang mengalami ini bukanlah mereka yang di luar agama islam. Namun mereka mengaku Islam.

Itulah kenyataan yang harus diterima oleh kaum muslimin ketika meninggalkan 2 pusaka yang telah diwariskan Rasulullah. itulah mala petaka yang harus ditanggung kaum muslimin ketika jauh dari Al Qur’an dan sunnah-sunnah Rasulullah. itulah dampak dari jauhnya kaum muslimin dari ilmu syar’i yang seharusnya menempel di keseharian hidup mereka.

Dan yang menggorok ulu hati kaum muslimin adalah ketika seorang pejabat negara, dengan segala amanahnya harus mengeluarkan ide gila sebagai solusi permasalahan bangsanya.

bagaimana tidak disebut ide gila, jika membagikan alat kontrasepsi kepada manusia berusia labil dalam kehidupannya. ketika mereka belum diikat oleh pernikahan untuk apa alat kontrasepsi itu diberikan kepada mereka ? APAKAH TIDAK MALAH MENIMBULKAN RASA PENASARAN DAN INGIN MENCOBANYA ? SEHINGGA AKAN BERUJUNG PADA PENYALAHGUNAAN DAN MELEGALKAN SEX SECARA BEBAS DIKALANGAN MASYARAKAT YANG SANGAT MENJUNJUNG NILAI ETIKA DAN AKHLAK INI ?

ketika Islam melarang kaumnya untuk tidak mendekati zina,

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا

“Dan janganlah kalian mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk.” (Al-Israa’: 32)

Namun apa yang dilakukan pemerintah kita ? MEREKA (PEMERINTAH) MALAH MENYURUH UMAT UNTUK MELAKUKAN PERZINAHAN.

KONDOM…sesuatu yang sensitive untuk dibahas maupun diingat bagi mereka yang belum melakukan pernikahan. Bagaimana tidak, ketika mengingat kata KONDOM, yang terbayang di otak pastilah sebuah hubungan sexsual. Ketika ia sudah menikah, bayangannya adalah kondom untuk menghambat laju sel sperma agar tidak bertemu sel telur dan itu bisa berfungsi sebagai pengatur jarak kelahiran.

Namun bagi mereka yang remaja yang terbayang adalah bagaimana cara memakai KONDOM ini, bagaimana rasanya ketika memakainya dan bagaimana hasilnya. Ketika hasil bayangan ini terolah dan bergabung dengan naluri sexnya maka akan muncul sebuah gambaran yang membuatnya semakin ingin mencoba. Ketika ia melakukan pergaulan bebas dengan pacaran maka ia akan membicarakannya dengan pacarnya dan merayunya untuk mencobanya. Siapa orang yang tidak terbuai dengan keromantisan, manusia mana yang tidak terbuai dengan sentuhan. Itu adalah manusiawi. Sehingga kenapa ada larangan JANGAN MENDEKATI ZINA ! KArena dampak sentuhan dan keromantisan itu akan membawa hal yang merusak ketika itu belum diikat oleh sebuah perjanjian dibawah agama bernama pernikahan. Dampaknya luar biasa, tidak hanya sekedar malu, harga diri jatuh, diasingkan dll namun akan membawa pada dampak psikologis yang lebih mengenasakan lagi. Naudzubillah…

Lalu bagaimana dengan yang dewasa tapi juga tidak menikah, maka ini akan memberikan kesempatan mereka untuk melakukan perzinaan secara nyata, munculnya banyak kerusakan berupa kerusakan rumah tangga, kerusakan generasi, kerusakan social,kerusakan etika dll.

Ketika Sex bebas sudah dilegalkan maka yang terjadi adalah kehancuran generasi. Kehancuran generasi berarti kehancuran Negara. Kebebasan adalah salah satu tombak imperialisme yang dihembuskan oleh barat. Yang disusupkan melalui berbagai idiologi yang mereka buat. Bahkan mereka juga mengangkat idiologi kebebasan secara nyata yang terangkum dalam idiologi liberalis. Liberalis diterapkan dalam idiologi kapitalis dan demokrasi yang mereka junjung tinggi. Satu tujuan mereka, yaitu satu mata yang menguasai dunia. Berbagai cara mereka lakukan untuk memancarkan satu mata kekuasaan dunia, mengalahkan berbagai kekuasaan termasuk kekuasaan islam.

Mereka menyusup melalui agen-agen mereka yang disusupkan ke dalam berbagai lini kehidupan. Ke berbagai divisi Negara untuk mempengaruhi kebijakan. Memperlancar misi mereka untuk menguasai kebijakan 100 % menuju kebijakan liberal imperialis. Mereka menyusup melalui lembaga pendidikan, mereka menyusup ke setiap lembaga swadaya masayrakat (LSM), mereka menyusup melalui paguyupan-paguyupan, mereka menyusup melalui organisasi-organisasi perempuan, DENGAN 1 MISI MENGANGKAT KEBEBASAN.

BKKBN adalah sebuah divisi Negara yang juga dijadikan jargon mereka. Dengan opini-opini yang mereka sebar sebagai penguat mereka. Mereka sangat santer dengan isu pengaturan dan jarak kehamilan, isu pembatasan kehamilan, isu  sex aman, usia selamat nikah dan sebagainya. Dimana semua opini itu hanya didasarkan pada hasil pemikiran mereka. Mereka tidak mengkaji apa yang mereka buat sebagai keputusan itu dengan rujukan agama. Tapi mereka benar-benar hanya membuat kebijakan dengan nafsu mereka.

Mereka membatasi kelahiran hanya didasarkan pada perhitungan kebutuhan hidup, mereka mengesampingkan Allah sebagai Robb manusia. Mereka lupa bahwa hewan melata pun mendapatkan rezeqinya, apalagi manusia yang dijadikan kholifah dimuka bumi. Pastilah Allah mencukupkan nikmatnya. Orang kafir saja dipenuhi rezeqinya oleh Allah kenapa orang Islam ditakut-takuti untuk punya anak ? padahal jelas dalam Al Qur’an barang siapa yang memperjuangkan agama Allah akan dicukupi kebutuhannya oleh Allah.

Untuk apa mereka menggelontorkan isu sex aman ? PADAHAL DALAM ISLAM SUDAH ADA KONSEP SEX AMAN DENGAN PERNIKAHAN. KETIKA HUBUNGAN BADAN DILAKUKAN SESUAI SYARI’AT, ADAB-ADABNYA DIPENUHI, LARANGAN-LARANGANNYA DIJAUHI, PASTILAH AKAN TERCIPTA SEX AMAN. YANG JELAS, HARUS TERPENUHINYA SYARAT UTAMA YAITU HALAL UNTUK MELALUKAN HUBUNGAN SEXUAL. YAITU DENGAN PERNIKAHAN.

KETIKA SUDAH MENIKAH MAU MELAKUKAN BERAPA KALIPUN, PASTILAH TETAP AMAN, BAHKAN AKAN MENJADI IBADAH KETIKA NIATNYA BENAR-BENAR UNTUK MELAKSANAKAN KEWAJIBAN YANG DIPERINTAHKAN ALLAH, TIDAK HANYA PEMENUHAN NAFSU DIRI.

Jadi, ketika menteri kesehatan Nafsiah Mboi memberikan ide itu, sungguh itu sebuah ide tak realistis, bahkan cenderung ide gila. Ia menjauhkan konsep agama pada generasi muda, generasi harapan bangsa. Jika ia tak mau dibilang sebagai agen perusak generasi muda, maka ia harus mencabut kebijakan yang ia buat tanpa sebuah konsultasi kepada berbagai pihak tersebut. SUDAH BANYAK KEBIJAKAN PEMERINTAH YANG MERUSAK GENERASI PENERUSNYA, KENAPA HARUS MENAMBAH PROBLEM NEGARA DENGAN MEMBUAT KEBIJAKAN GILA ?

Kembalikan semua problem itu dengan syari’at. Tak akan lagi sex bebas, tak ada lagi penyakit kelamin yang tertular secara bebas, tidak ada kehamilan di luar nikah, tidak ada kerusakan di muka bumi ini. TIDAK ADA LAGI DAMPAK DARI TERBUKANYA AURAT, TERBUKANYA SEX BEBAS YANG MENYULUT PROBLEM KOMPLEK YANG MELIPUTI SOSIAL, BUDAYA, EKONOMI, PENDIDIKAN, POLITIK. YANG BERUJUNG PADA RUSAKNYA TATANAN NEGARA, DAN HANCURNYA NEGARA DAN SISTEM KEHIDUPAN.

KEMBALILAH KEPADA ISLAM, KEPADA ALQUR’AN DAN ASSUNNAH, JIKA INGIN SEBUAH KETERATURAN DAN KETERTIBAN HIDUP. YAKINLAH TIDAK AKAN ADA KESENJANGAN KETIKA MENGAMALKAN AJARAN ISLAM. KARENA SEMUA SESUAI DENGAN FITRAH MANUSIA.

UNTUK ITU KAMI SERUKAN KEPADA SELURUH KAUM MUSLIMIN….PERCEPATLAH TARBIYAH ISLAMIYAH (PENDIDIKAN ISLAM), FAHAMKAN SYAR’IYAH SEJAK DINI. SEGERALAH BANGKIT DARI KETERPURUKAN, SEGERALAH SADAR DARI KETERTINDASAN, SEGERALAH HAPUS SEGALA IMPERIALISME DI TUBUH KAUM MUSLIMIN. PEDULILAH TERHADAP PROBLEMA YANG SANGAT KOMPLEK DI UMATMU INI. JANGAN HANYA DUDUK-DUDUK MENYANTAI, JANGAN HANYA BERLEHA-LEHA, SIBUKKAN DIRI DENGAN DAKWAH DAN PERJUANGAN. JANGAN LEWATKAN SEDETIKPUN UNTUK KESIA-SIAAN. JANGAN TERLENA DENGAN HEGEMONI KEBEBASAN YANG MEREKA SERUKAN. SEMUA KEBAHAGIAAN, SEMUA KESENANGAN YANG MEREKA TAWARKAN ITU NISBI.

APA YANG MEREKA SERUKAN DEMI KEBEBASAN ITU ADALAH….

UNTUK MERUSAK KALIAN…,

UNTUK MENJATUHKAN HARGA DIRI KALIAN….,

UNTUK MENGHANCURKAN KALIAN….,

UNTUK MENJAJAH KALIAN….,

UNTUK MENGINJAK-NGINJAK KALIAN….,

UNTUK MENGANTARKAN KALIAN BAGAI BUDAK DIZAMAN JAHIYAH DULU….

SEGERALAH GENGGAM PANJI-PANJI ISLAM…

TEGAKKAN DASAR-DASARNYA DENGAN AL QUR’AN DAN SUNNAH RASULULLAH…

RAPATKAN BARISAN KALIAN….

MARI SATU MISI UNTUK MELAWAN IMPERIALISME ZINONIS YANG DIHEMBUSKAN DI KALANGAN UMAT ISLAM….YANG SUKA MENGGUNTING DALAM LIPATAN, MERUSAK DALAM KEHANCURAN, BERMAIN DI AIR KERUH, DAN MENGADUK-NGADUK DALAM PERPECAHAN.

SATUKAN MISI UNTUK SELALU MENOLAK,MELAWAN KEBIJAKAN YANG MERUSAK KAUM MUSLIMIN….JANGAN SAMPAI KEGILAAN-KEGILAAN KAUM IMPERIALIS ITU TERGELONTOR MELALUI AGEN-AGEN MEREKA DI PEMERINTAHAN MAUPUN DI LINI-LINI KAUM MUSLIMIN.

SATUKAN LANGKAH, SATUKAN TUJUAN UNTUK TEGAKNYA KALIMATULLAH DIBAWAH NAUNGAN DAULAH KHILAFATUL ISLAM.

ALLAHU AKBAR !!!! wallahu’alam bi showab….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s