Arsip untuk Juni, 2012


(Arrahmah.com) – Sekilas melihat bentuknya nampak seperti nyamuk, namun setelah diperhatikan lebih seksama ternyata ia bukan nyamuk melainkan sebuah pesawat.

Berdasarkan berita-berita yang beredar baru-baru ini, benda ini dikenal sebagai Insect Spy Drone yang telah dalam produksi. Benda kecil canggih ini dapat dikendalikan dari jarak yang jauh dan dilengkapi dengan sebuah kamera, mikropon dan dapat hinggap pada manusia dengan mudah. Drone serangga ini juga dapat digunakan untuk mengambil sample DNA seseorang dengan cara menyengat seperti layaknya nyamuk serta dapat menanam sebuah alat pelacak mikro RFID di bawah kulit manusia.

Bentuknya yang amat mirip dengan nyamuk memungkinkan drone ini dapat terbang ke manapun bahkan ke dalam-dalam rumah, karena sekilas orang tidak akan menyadari bahwa benda itu adalah sebuah drone.

Militer salibis AS mengungkapkan bahwa teknologi terbaru pesawat mata-mata itu telah dirilis, drone berukuran serangga ini juga dapat digunakan untuk menembakkan rudal dan melacak “para pejuang musuh”.

AS dilaporkan telah memproduksi sejumlah nano drone atau drone berukuran mini, mulai dari bentuk burung kecil hingga serangga seperti lalat dan nyamuk. Mengklaim semua itu dirancang untuk perang melawan Mujahidin terkhusus di Afghanistan dan Pakistan.

Teknologi yang sedemikian canggih selama ini telah menyertai AS dalam perang di negeri-negeri kaum Muslimin dengan dalih memerangi “terorisme” (baca: Mujahidin). Tetapi perang mereka selalu gagal menghadapi Mujahidin.

Sementara itu FBI, CIA dan organisasi-organisasi pemerintah AS lainnya telah membantah telah memiliki drone mini untuk pekerjaan mereka, klaim mereka untuk meyakinkan warga AS bahwa mereka tidak akan mengancam warga AS.

Tom Ehrhard, seorang pensiunan kolonel Angkatan Udara dan ahli pesawat tanpa awak, mengatakan kepada Daily Teleghraph beberapa waktu lalu bahwa “Amerika bisa menjadi sangat licik.”

Di sisi lain banyak orang, termasuk warga AS sendiri meragukan akan produksi drone berbentuk serangga, dan menganggapnya hanya konspirasi. (siraaj/arrahmah.com)

http://arrahmah.com/read/2012/06/27/21252-militer-as-produksi-spy-drone-berbentuk-nyamuk.html

Iklan

by : Imatuzzahra Al Hurul’in

Bumi Allah, 25 Mei 2012

Bismillahirrahmanirrahim……

Sebuah berita telah beredar 3 hari yang lalu, Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi dengan ide gila membagi kondom untuk usia 15-24 th sebagai solusi maraknya sex bebas dan penyebaran penyakit kelamin.

Banyak lembaga survei yang mengatakan, tiap tahun sex bebas dan penyebaran penyakit kelamin semakin meningkat. Menurut asumsi saya, data yang dirangkum oleh lembaga survei dan badan pemerintah yang diwakili BKKBN itu tidak bisa diajadikan acuan, tapi hanya bisa dijadikan gambaran. Kenapa demikian ? Pada kenyataannya, sex bebas dikalangan remaja memang betul meningkat dan jumlahnya pastinya melebihi dari hasil survei. Hasil survei yang ada adalah hasil survei komulatif. Coba mereka mau mengambil data ke tiap daerah, ke tiap sekolah, ke tiap desa, tiap kecamatan dan tiap kabupaten. mereka kumpulkan tiap provinsi dan dijumlah secara nasional. pastilah mereka akan terbelalak mata mereka melihat kenyataan, bahwa anak Indonesia sudah rusak keperawanannya, sudah rusak remaja laki-lakinya.

Inilah data yang sempat saya rangkum dari tahun ke tahun.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyatakan sebanyak 32 persen remaja usia 14 hingga 18 tahun di kota-kota besar di Indonesia (Jakarta, Surabaya, dan Bandung) pernah berhubungan seks. Hasil survei lain juga menyatakan, satu dari empat remaja Indonesia melakukan hubungan seksual pranikah dan membuktikan 62,7 persen remaja kehilangan perawan saat masih duduk di bangku SMP, dan bahkan 21,2 persen di antaranya berbuat ekstrim, yakni pernah melakukan aborsi. Aborsi dilakukan sebagai jalan keluar dari akibat dari perilaku seks bebas.

Bahkan penelitian LSM Sahabat Anak dan Remaja Indonesia (Sahara) Bandung antara tahun 2000-2002, remaja yang melakukan seks pra nikah, 72,9% hamil, dan 91,5% di antaranya mengaku telah melakukan aborsi lebih dari satu kali. Data ini didukung beberapa hasil penelitian bahwa terdapat 98% mahasiswi Yogyakarta yang melakukan seks pra nikah mengaku pernah melakukan aborsi. Secara kumulatif, aborsi di Indonesia diperkirakan mencapai 2,3 juta kasus per tahun. Setengah dari jumlah itu dilakukan oleh wanita yang belum menikah, sekitar 10-30% adalah para remaja. Artinya, ada 230 ribu sampai 575 ribu remaja putri yang diperkirakan melakukan aborsi setiap tahunnya. Sumber lain juga menyebutkankan, tiap hari 100 remaja melakukan aborsi dan jumlah kehamilan yang tidak diinginkan (KTD) pada remaja meningkat antara 150.000 hingga 200.000 kasus setiap tahun.

Sumber lain juga menyebutkan tidak kurang dari 900 ribu remaja yang pernah aborsi akibat seks bebas (Jawa Pos, 28-5-2001). Dan di Jawa Timur, remaja yang melakukan aborsi tercatat 60% dari total kasus (Jawa Pos, 9-4-2005).

Selain itu survei yang dilakukan BKKBN pada akhir 2008 menyatakan, 63 persen remaja di beberapa kota besar di Indonesia melakukan seks pranikah. Dan, para pelaku seks dini itu menyakini, berhubungan seksual satu kali tidak menyebabkan kehamilan.

Selain fakta di atas, ditemukan pula fakta lainnya yang juga mencengangkan yaitu sekitar 21,2 % remaja putri di Indonesia pernah melakukan aborsi (menggugurkan kandungan), dan hampir separuh dari remaja putri juga mengaku bahwa mereka pernah bercumbu ataupun melakukan oral seks. Fakta-fakta yang mencengangkan tersebut, ternyata sangatlah dipengaruhi oleh pornografi di internet, yang menurut KPAI memberikan pengaruh sekitar 97% dalam memicu perilaku seks bebas di kalangan remaja.

Malah, berdasarkan data di akhir tahun 2011 ada peningkatan pada persalinan remaja. Dari sebanyak 50 orang pada 2010, melonjak menjadi 235 orang pada 2011. Data lainnya terjadi pada kasus Kehamilan yang tidak diinginkan (KTD) dari 35 orang pada 2010, melonjak menjadi 220 orang pada 2011. (http://kalsel.bkkbn.go.id/berita/618/)

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sugiri Syarief dalam kunjungannya ke kantor VIVAnews, Rabu, 30 Mei 2012 mengatakan, jumlah remaja Indonesia terbilang sangat besar mencapai 63,4 juta  jiwa atau sekitar 26,7 persen dari penduduk Indonesia. Remaja yang emosional dan labil menjadi rentan terjebak dalam kehidupan seks bebas dan penyimpangan lain.

Astaghfirullahal’adzim…..Naudzubillahimindzalik……

Jadi itulah gambaran dan realitas. Jika gambarannya sudah sangat parah pasti realitanya bisa melebihi dari gambaran tersebut. Dan begitulah kenyataan di Indonesia. Kenyataan remaja Islam Indonesia sungguh mengenasakan.

Sebagai contoh riil ketika saya pulang ke jawa mendapati sebuah lingkungan dimana anak perempuannya telah hamil diluar nikah di setiap keluarga. Setelah beberapa dekade dan saya mendatangi kampung itu kembali, anak-anak dari keluarga ini, remaja putrinya juga mengalami hamil di luar nikah. Bahkan anak laki-laki mereka juga menghamili remaja putri di lingkungan lain. Hingga yang membuat miris, di sebuah keluarga, semua keturunannya ada yang hamil di luar nikah. Sungguh naudzubillahi mindzalik zaman sekarang ini. Dan, yang mengalami ini bukanlah mereka yang di luar agama islam. Namun mereka mengaku Islam.

Itulah kenyataan yang harus diterima oleh kaum muslimin ketika meninggalkan 2 pusaka yang telah diwariskan Rasulullah. itulah mala petaka yang harus ditanggung kaum muslimin ketika jauh dari Al Qur’an dan sunnah-sunnah Rasulullah. itulah dampak dari jauhnya kaum muslimin dari ilmu syar’i yang seharusnya menempel di keseharian hidup mereka.

Dan yang menggorok ulu hati kaum muslimin adalah ketika seorang pejabat negara, dengan segala amanahnya harus mengeluarkan ide gila sebagai solusi permasalahan bangsanya.

bagaimana tidak disebut ide gila, jika membagikan alat kontrasepsi kepada manusia berusia labil dalam kehidupannya. ketika mereka belum diikat oleh pernikahan untuk apa alat kontrasepsi itu diberikan kepada mereka ? APAKAH TIDAK MALAH MENIMBULKAN RASA PENASARAN DAN INGIN MENCOBANYA ? SEHINGGA AKAN BERUJUNG PADA PENYALAHGUNAAN DAN MELEGALKAN SEX SECARA BEBAS DIKALANGAN MASYARAKAT YANG SANGAT MENJUNJUNG NILAI ETIKA DAN AKHLAK INI ?

ketika Islam melarang kaumnya untuk tidak mendekati zina,

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا

“Dan janganlah kalian mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk.” (Al-Israa’: 32)

Namun apa yang dilakukan pemerintah kita ? MEREKA (PEMERINTAH) MALAH MENYURUH UMAT UNTUK MELAKUKAN PERZINAHAN.

KONDOM…sesuatu yang sensitive untuk dibahas maupun diingat bagi mereka yang belum melakukan pernikahan. Bagaimana tidak, ketika mengingat kata KONDOM, yang terbayang di otak pastilah sebuah hubungan sexsual. Ketika ia sudah menikah, bayangannya adalah kondom untuk menghambat laju sel sperma agar tidak bertemu sel telur dan itu bisa berfungsi sebagai pengatur jarak kelahiran.

Namun bagi mereka yang remaja yang terbayang adalah bagaimana cara memakai KONDOM ini, bagaimana rasanya ketika memakainya dan bagaimana hasilnya. Ketika hasil bayangan ini terolah dan bergabung dengan naluri sexnya maka akan muncul sebuah gambaran yang membuatnya semakin ingin mencoba. Ketika ia melakukan pergaulan bebas dengan pacaran maka ia akan membicarakannya dengan pacarnya dan merayunya untuk mencobanya. Siapa orang yang tidak terbuai dengan keromantisan, manusia mana yang tidak terbuai dengan sentuhan. Itu adalah manusiawi. Sehingga kenapa ada larangan JANGAN MENDEKATI ZINA ! KArena dampak sentuhan dan keromantisan itu akan membawa hal yang merusak ketika itu belum diikat oleh sebuah perjanjian dibawah agama bernama pernikahan. Dampaknya luar biasa, tidak hanya sekedar malu, harga diri jatuh, diasingkan dll namun akan membawa pada dampak psikologis yang lebih mengenasakan lagi. Naudzubillah…

Lalu bagaimana dengan yang dewasa tapi juga tidak menikah, maka ini akan memberikan kesempatan mereka untuk melakukan perzinaan secara nyata, munculnya banyak kerusakan berupa kerusakan rumah tangga, kerusakan generasi, kerusakan social,kerusakan etika dll.

Ketika Sex bebas sudah dilegalkan maka yang terjadi adalah kehancuran generasi. Kehancuran generasi berarti kehancuran Negara. Kebebasan adalah salah satu tombak imperialisme yang dihembuskan oleh barat. Yang disusupkan melalui berbagai idiologi yang mereka buat. Bahkan mereka juga mengangkat idiologi kebebasan secara nyata yang terangkum dalam idiologi liberalis. Liberalis diterapkan dalam idiologi kapitalis dan demokrasi yang mereka junjung tinggi. Satu tujuan mereka, yaitu satu mata yang menguasai dunia. Berbagai cara mereka lakukan untuk memancarkan satu mata kekuasaan dunia, mengalahkan berbagai kekuasaan termasuk kekuasaan islam.

Mereka menyusup melalui agen-agen mereka yang disusupkan ke dalam berbagai lini kehidupan. Ke berbagai divisi Negara untuk mempengaruhi kebijakan. Memperlancar misi mereka untuk menguasai kebijakan 100 % menuju kebijakan liberal imperialis. Mereka menyusup melalui lembaga pendidikan, mereka menyusup ke setiap lembaga swadaya masayrakat (LSM), mereka menyusup melalui paguyupan-paguyupan, mereka menyusup melalui organisasi-organisasi perempuan, DENGAN 1 MISI MENGANGKAT KEBEBASAN.

BKKBN adalah sebuah divisi Negara yang juga dijadikan jargon mereka. Dengan opini-opini yang mereka sebar sebagai penguat mereka. Mereka sangat santer dengan isu pengaturan dan jarak kehamilan, isu pembatasan kehamilan, isu  sex aman, usia selamat nikah dan sebagainya. Dimana semua opini itu hanya didasarkan pada hasil pemikiran mereka. Mereka tidak mengkaji apa yang mereka buat sebagai keputusan itu dengan rujukan agama. Tapi mereka benar-benar hanya membuat kebijakan dengan nafsu mereka.

Mereka membatasi kelahiran hanya didasarkan pada perhitungan kebutuhan hidup, mereka mengesampingkan Allah sebagai Robb manusia. Mereka lupa bahwa hewan melata pun mendapatkan rezeqinya, apalagi manusia yang dijadikan kholifah dimuka bumi. Pastilah Allah mencukupkan nikmatnya. Orang kafir saja dipenuhi rezeqinya oleh Allah kenapa orang Islam ditakut-takuti untuk punya anak ? padahal jelas dalam Al Qur’an barang siapa yang memperjuangkan agama Allah akan dicukupi kebutuhannya oleh Allah.

Untuk apa mereka menggelontorkan isu sex aman ? PADAHAL DALAM ISLAM SUDAH ADA KONSEP SEX AMAN DENGAN PERNIKAHAN. KETIKA HUBUNGAN BADAN DILAKUKAN SESUAI SYARI’AT, ADAB-ADABNYA DIPENUHI, LARANGAN-LARANGANNYA DIJAUHI, PASTILAH AKAN TERCIPTA SEX AMAN. YANG JELAS, HARUS TERPENUHINYA SYARAT UTAMA YAITU HALAL UNTUK MELALUKAN HUBUNGAN SEXUAL. YAITU DENGAN PERNIKAHAN.

KETIKA SUDAH MENIKAH MAU MELAKUKAN BERAPA KALIPUN, PASTILAH TETAP AMAN, BAHKAN AKAN MENJADI IBADAH KETIKA NIATNYA BENAR-BENAR UNTUK MELAKSANAKAN KEWAJIBAN YANG DIPERINTAHKAN ALLAH, TIDAK HANYA PEMENUHAN NAFSU DIRI.

Jadi, ketika menteri kesehatan Nafsiah Mboi memberikan ide itu, sungguh itu sebuah ide tak realistis, bahkan cenderung ide gila. Ia menjauhkan konsep agama pada generasi muda, generasi harapan bangsa. Jika ia tak mau dibilang sebagai agen perusak generasi muda, maka ia harus mencabut kebijakan yang ia buat tanpa sebuah konsultasi kepada berbagai pihak tersebut. SUDAH BANYAK KEBIJAKAN PEMERINTAH YANG MERUSAK GENERASI PENERUSNYA, KENAPA HARUS MENAMBAH PROBLEM NEGARA DENGAN MEMBUAT KEBIJAKAN GILA ?

Kembalikan semua problem itu dengan syari’at. Tak akan lagi sex bebas, tak ada lagi penyakit kelamin yang tertular secara bebas, tidak ada kehamilan di luar nikah, tidak ada kerusakan di muka bumi ini. TIDAK ADA LAGI DAMPAK DARI TERBUKANYA AURAT, TERBUKANYA SEX BEBAS YANG MENYULUT PROBLEM KOMPLEK YANG MELIPUTI SOSIAL, BUDAYA, EKONOMI, PENDIDIKAN, POLITIK. YANG BERUJUNG PADA RUSAKNYA TATANAN NEGARA, DAN HANCURNYA NEGARA DAN SISTEM KEHIDUPAN.

KEMBALILAH KEPADA ISLAM, KEPADA ALQUR’AN DAN ASSUNNAH, JIKA INGIN SEBUAH KETERATURAN DAN KETERTIBAN HIDUP. YAKINLAH TIDAK AKAN ADA KESENJANGAN KETIKA MENGAMALKAN AJARAN ISLAM. KARENA SEMUA SESUAI DENGAN FITRAH MANUSIA.

UNTUK ITU KAMI SERUKAN KEPADA SELURUH KAUM MUSLIMIN….PERCEPATLAH TARBIYAH ISLAMIYAH (PENDIDIKAN ISLAM), FAHAMKAN SYAR’IYAH SEJAK DINI. SEGERALAH BANGKIT DARI KETERPURUKAN, SEGERALAH SADAR DARI KETERTINDASAN, SEGERALAH HAPUS SEGALA IMPERIALISME DI TUBUH KAUM MUSLIMIN. PEDULILAH TERHADAP PROBLEMA YANG SANGAT KOMPLEK DI UMATMU INI. JANGAN HANYA DUDUK-DUDUK MENYANTAI, JANGAN HANYA BERLEHA-LEHA, SIBUKKAN DIRI DENGAN DAKWAH DAN PERJUANGAN. JANGAN LEWATKAN SEDETIKPUN UNTUK KESIA-SIAAN. JANGAN TERLENA DENGAN HEGEMONI KEBEBASAN YANG MEREKA SERUKAN. SEMUA KEBAHAGIAAN, SEMUA KESENANGAN YANG MEREKA TAWARKAN ITU NISBI.

APA YANG MEREKA SERUKAN DEMI KEBEBASAN ITU ADALAH….

UNTUK MERUSAK KALIAN…,

UNTUK MENJATUHKAN HARGA DIRI KALIAN….,

UNTUK MENGHANCURKAN KALIAN….,

UNTUK MENJAJAH KALIAN….,

UNTUK MENGINJAK-NGINJAK KALIAN….,

UNTUK MENGANTARKAN KALIAN BAGAI BUDAK DIZAMAN JAHIYAH DULU….

SEGERALAH GENGGAM PANJI-PANJI ISLAM…

TEGAKKAN DASAR-DASARNYA DENGAN AL QUR’AN DAN SUNNAH RASULULLAH…

RAPATKAN BARISAN KALIAN….

MARI SATU MISI UNTUK MELAWAN IMPERIALISME ZINONIS YANG DIHEMBUSKAN DI KALANGAN UMAT ISLAM….YANG SUKA MENGGUNTING DALAM LIPATAN, MERUSAK DALAM KEHANCURAN, BERMAIN DI AIR KERUH, DAN MENGADUK-NGADUK DALAM PERPECAHAN.

SATUKAN MISI UNTUK SELALU MENOLAK,MELAWAN KEBIJAKAN YANG MERUSAK KAUM MUSLIMIN….JANGAN SAMPAI KEGILAAN-KEGILAAN KAUM IMPERIALIS ITU TERGELONTOR MELALUI AGEN-AGEN MEREKA DI PEMERINTAHAN MAUPUN DI LINI-LINI KAUM MUSLIMIN.

SATUKAN LANGKAH, SATUKAN TUJUAN UNTUK TEGAKNYA KALIMATULLAH DIBAWAH NAUNGAN DAULAH KHILAFATUL ISLAM.

ALLAHU AKBAR !!!! wallahu’alam bi showab….

 

Kamis 27 Oktober 2011

Siang mulai terik,hari ini adalah halaqoh pengganti hari rutin yg biasanya harus saya hadiri.

Krn ada sebuah kegiatan maka kegiatan mengaji dalam sebuah halaqoh hrs diganti. Dan kemarinlah sebagai gantinya. Salah satu agenda kajian adalah membahas tentang firqoh-firqoh dakwah di dunia yang kemudian masuk ke indonesia. Firqoh tersebut adalah :

1. Hizbut Tahrir

2. Salafy

3. Ikhwanul Muslimin

4. Jama’ah Tabligh.

Ketika saya datang rupanya mereka sudah selesai tilawah dan langsung masuk pd agenda berikutnya. Rupanya sy sudah ditunggu untuk menyampaikan satu firqoh dahwah bersama seorang teman sy. Tema yang dijatahkan untuk sy adalah harokah Hizbut Tahrir. Karena mereka melihat suami saya seorang syabab Hizb. Ketika sy menyampaikan sedikit ttg HT ada sebuah hal yg disela oleh rekan sy yg akan menambahi materi tersebut. Di dalam referensi yg dia dptkan tanggal berdirinya berbeda dan dg apa yg saya ingat juga berbeda. Sy mengingatnya HT berdiri di th 1940-an sedangkan dibuku yang dibawa seorang rekan tahun 1952 dan hasil print out internet th 1953. Kemudian sy lihat di majalah al wa’I terbitan Hizb tahun 1953. Kemudian rekan saya tadi jg menyela tentang kasus Taqiyudhin Annabhani mendirikan Hizb. Dibuku itu tertulis bahwa Taqiyyudin Annabhani tergabung dengan ikhwanul muslimin kemudian membuat tulisan2 yang ia sebarkan ke masyarakat. Dan Hasan Al Banna terkaget-kaget melihat keadaan itu yang rupanya tulisan dikeluarkan oleh Taqiyudin dimana Taqiyudin telah membuat Partai sendiri bernama Hizbut Tahrir (Partai Pembebasan).

Waktu itu sy menyampaikan HT berdiri ketika terjadi carut marutnya umat islam waktu itu dan Ikhwanul Muslimin dalam keadaan “bubar” (dalam artian kepemimpinan disana (IM) sedang mengalami pergolakan oleh tekanan Inggris di mesir. Secara jujur awal cerita berdirinya ini sy pd dasarnya tdk begitu faham. Ketika dl di SMU sy membaca referensinya berbunyi sama dengan terbitan buku yg dibawa seorang kawan tersebut. Sedangkan sy pernah mengkonfrontir ttg urusan itu ke syabab-syabab HT bahwa Taqiyyudin tdk tertandzi (terstruktur dlm ikhwanul muslimin) melainkan Taqiyyudin merupakan teman dari Hasan Albanna dan mereka sering kunjung mengunjungi,mereka sering melakukan diskusi dll. Sy pun jd berpikir begini. Itu tulisan yg dibuku seorang teman sepertinya persis dg tulisan ttg HT yang tertulis di buku terbitan WAMY. Dan akhirnya sy langsung mengatakan “jangan menggunakan refrensi dari pergerakan-pergerakan Islam yg dikeluarkan WAMY isinya penuh fitnah. Dan sy melihat buku itu hampir sama dg terbitan WAMY isinya,begitu juga yg tertulis di buku menuju jama’atul muslimin. Tuduhan tentang dibolehkannya ciuman lawan jenis bukan mahram,dibolehkan melihat hal porno,itu semua adalah fitnah yg dibuat inggris dan itu sudah dijawab oleh HT sendiri ketika menjawab tudingan yg dilayangkan salafy dalam majalahnya dan kemudian di jawab oleh ismail yusanto di majalah al wa’I. Jd tidak usah dipermasalahkan lg”

Namun ketika sy mau sholat dhuhur persoalan itu masih dibahas di obrolan temen2. Dan ketika sy sodorkan penjelasan yg tertulis di majalah al wa’I tentang ma’rifatul Hizbut Tahrir ia lebih memilih untuk mencopy buku terbitan al I’thishom tersebut. Dan sy hanya bs mengatakan, “tolong ttg 2 hal tadi tdk usah diikutkan.” Dan seorang rekan ini menjawab, “ah biarin saja nanti kalau mereka merasa gak cocok mereka biar tanya sendiri”. Sungguh sy sangat khawatir dan akhirnya sy berkata, “pada dasarnya semua sudah th itu buku mengandung fitnah,dan itulah yg dipertanyakan temen2 HT, kenapa buku itu masih beredar dikalangan kader tarbiyah dan dijadikan referensi membaca ?” Ia hanya menjawab “ooo…”

Mungkin banyak oorang akan menilai sy membela HT dan tidak diposisi jama’ah yg sedang sy terangkum didalamnya,krn suami sy seorang syabab. Bagi sy, sy lebih memilih tabayyun (penjelasan) dari orang bersangkutan ketimbang sy harus percaya pd sebuah buku yg kadan dijadikan sebuah intimidasi,stigmasi,konfrontasi dan lain sebagainya. Sy yang bergelut dibidang kepenulisan sangat faham apa arti sebuah tulisan. Ia bagaikan 2 mata pedang. Dan masih ingatkan kita bagaimana Hitler bs mengubah dunia dan menancapkan faham idiologi yg ia anut ? Ia hanya menulis dan menyebarkan tulisan-tulisan yang bernilai ruh komunis. Lalu bagaimana dengan buku tersebut ? Sy menyimpulkan bahwa tujuan disebar dan dicetak kembali di indonesia oleh sebuah penerbit ternama itu diharapkan mempunyai sebuah legalitas yg bs dipertanggung jawabkan dan dijadikan referensi bagi banyak orang yg menggunakan rujukan buku2 keluaran penerbit tersebut. Sy juga menyimpulkan ada misi dicetak ulang tulisan yg sama bunyinya dan sama pembahasannya.

Memang tidak heran ketika fitnah itu muncul pd sebuah firqoh dimana HT merupakan satu-satunya firqoh yg mendengungkan daulah khilafah secara terang-terangan. Dimana daulah khilafah adalah ibarat kuntilanak yg menyeramkan bagi dunia barat. Dunia barat sangat takut jika kekuasaan raksasa dari islam itu tumbuh kembali. Itulah kenapa Barat terus menghembuskan fitnah yang seperti badai menerjang HT. Mereka ingin tidak atau paling tidak hanya sedikit yg menjadi pendukung atau syabab HT.mereka ingin menjauhkan firqoh-firqoh dakwah dengan HT,agar tidak bertemu dalam 1 uslub dakwah yaitu mendirikan kekuasaan raksasa bernama daulah khilafah. Mereka ingin mengadu domba antar firqoh dg fitnah-fitnah yang dihembuskan.

Dan sekali lagi umat menjadi komoditi bisnis fitnah dan komoditi pollitik adu domba barat serta menjadi komoditi antar kepentingan. Dan buku tersebut menjadi “SAMPAH” dalam ukhuwah pergerakan islam. Lalu pertanyaannya ? APAKAH BENAR DALAM PENCETAKANNYA HANYA MENJADI LAHAN BISNIS SERTA UNTUK MENYUDUTKAN FIRQOH-FIRQOH PENGUSUNG DAULAH KHILAFAH YANG NOTABENE TIDAK HANYA HT YANG GENCAR, MELAINKAN JAMA’AH ISLAMIYAH DENGAN JARGON JIHADNYA DAN IKHWANUL MUSLIMIN DENGAN KEKHASANNYA MEREBUT PARLEMEN2 DISELURUH NEGERI2 MUSLIM ?

Semoga kita menjadi individu yg bijak dalam mengambil sebuah referensi buku. Kita harus tahu betul-siapa penulis dan penerbit buku tersebut.latar belakang penulis harus sangat jelas apalagi bila itu dipakai untuk rujukan urusan syara’. Kemudian kita harus melihat itu buku di tulis dalam tekanan atau ide kreatif penulis itu sendiri. Lalu kapan ditulisnya ? Apakah masih relevan dg saat sekarang ? Maksud relevan itu begini, ketika kita berbicara sebuah masa pemerintahan yg dholim begini kemudian di asosiasikan dg pemerintahan khulafaur rasyidin atau kekhilafah usmani ya itu sangat tidak cocok. Seperti hujah untuk menaati penguasa itu dikeluarkan ketika pemerintahan diatur dg syari’at islam. Jk hujah itu untuk menaskan kita harus taat pd pemimpin2 sekarang maka hujah itu tertolak karena tidak ada pemimpin yang menggunakan syari’at islam yang mengatur politik,sosial,ekonomi,budaya,pendidikan dll dalam pemerintahannya. Disinilah perlunya kita mencari referensi buku oleh penulis2 dari ulama yg bs ditsiqohi (dipercaya) di masanya. Dan yg menjadi catatan BANYAK ULAMA KONTEMPORER YANG DIJADIKAN ALAT UNTUK MENDANGKALKAN TSAQOFIYAH (PEMAHAMAN) ISLAM DAN JUGA DIPAKAI UNTUK ALAT DERADIKALISASI DEMI MENGEKSISKAN KEKUASAAN KAFIR BESERTA KRONI2 DAN PENDUKUNGNYA

Jika tahu itu fitnah dalam sebuah tulisan maka jangan dijadikan lagi sebagai rujukan untuk membina generasi-generasi dakwah. Jangan ikut menanam benih adu domba, atau jangan ikut menebar racun ukhuwah. Karena seorang murobi/murobiyah (pembina sebuah kelompok kajian) itu menjadi pemegang keputusan atas binaannya. Jd dia yg akan mempertanggung jawabkan bagaima kondisi dan nilai binaannya. Jika murobbi/murobiyah bijak maka akan dihasilam binaan yang bijak. Namun jika murrobi/murrobiyah yg suka menghukumi dan mempercayai informasi tak jelas maka akan dihasilkan binaan yg seperti itu juga.

Semoga catatan ini bs dijadikan renungan bagi mereka yg bergerak dalam pergerakan dakwah islam. INGATLAH ! TUJUAN KITA ADALAH UNTUK MENYATUKAN UMAT,BUKAN PENDUKUNG PROYEK RAKSASA MENGKOTAK-KOTAKKAN UMAT. JADILAH BENIH PEMERSATU DAN SALING MELINDUNGI,SALING MENTABAYYUN SECARA ADIL DAN SALING MENASEHATI DALAM HAL KEBENARAN SECARA AHSAN DAN ADIL. Semoga berkah,wallahu’alam bishowab.

Tanah Perantauan, 28 Oktober 2011

*saat menunggu 1/3 malam disini.dan saatnya untuk mentaqorubkan diri dipelukan Rabbi ^_^