~*~ Luruskan Barisan Dakwah dari Rumah Tangga yang Kuat Bangunannya-Yaitu yang Berlandasakan dien dan Keimanan Bukan Sekedar Landasan Cinta ~*~

Posted: 20 Agustus 2011 in Pernikahan

Bismillahirrahmanirrahim…..

“Hendaklah kamu tetap dirumahmu dan janganlah kamu berhias dan (bertingkah laku) seperti orang jahiliyah dahulu, dan laksanakanlah sholat, tunaikan zakat, dan ta’atilah Allah dan RasulNya. Sesungguhnya Allah bermaksud menghilangkan dosa darimu, wahai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya” (QS. Al Ahzab : 33)

Ikhwah fillah….seperti yang telah saya bahas sebelumnya tentang MATERI AKHLAK. BAHWA AKHLAK ITU ADALAH BUAH DARI IMAN ( http://www.facebook.com/profile.php?id=1302554183) mempunyai keterkaitan yang sangat erat dengan materi ini. Dan sekali lagi saya tidak mempunyai tujuan buruk sedikitpun, tidak ada tujuan untuk memojokkan, menyindir menggurui, atau menyerang. Satu saja tujuan saya adalah menghimbau dan menyampaikan hal yang seharusnya dikembalikan pada koridor syara’ (Islam). Dan sekali lagi saya berlindung kepada Allah dari syaithon yang terkutuk dan kejahatan hawa nafsu saya. Amin.

Semoga Allah member i keluangan waktu untuk membacanya dan mencernanya dengan kehanifan, kearifan diri dan kelapangan dada. Aminnn…
Saudaraku…..Yahudi dan Nasrani akan selalu tidak ridho dengan umat Islam yang mempertahankan system yang diberikan Allah dalam kehidupan di dunia ini (QS. Al Baqoroh : 120). Mereka akan selalu merongrong kedaulatan tegaknya system Allah. Karena mereka memang pembangkang yang nyata dalam ranah kehidupan.

Dari berbagai aspek kehidupan mereka menyerang system ini. Mereka melancarkan PERANG PEMIKIRAN (GHOZWUL FIKRI) dalam berbagai bentuk. Mulai dengan ISTILAH, PENGGESERAN NILAI DIEN MENJADI NILAI JAHILIYAH, MERUBAH NAS AL QUR’AN DAN SUNNAH, BAHKAN MENGGANTI SISTEM ALLAH DENGAN SISTEM KUFFUR YANG MEREKA RANCANG DENGAN NAFSU MEREKA SENDIRI.

Orang Yahudi dan Nasrani telah mengetahui bahwa BASIS PEMBINAAN UMAT ADALAH RUMAH MEREKA, IBU MEREKA, WANITA_WANITA MUSLIMAH ADALAH BENTENG DARI KEPEMIMPINAN ISLAM

DARI WANITA YANG KUAT MAKA AKAN LAHIR ANAK YANG KUAT, DARI WANITA BERIMAN AKAN LAHIR ANAK YANG BERIMAN, DARI WANITA YANG TEGUH AKAN LAHIR ANAK YANG TEGUH, DARI WANITA BERAKHLAK AKAN LAHIR ANAK BERAKHLAK, DARI WANITA BERJIWA PEMIMPIN AKAN LAHIR ANAK-ANAK YANG SIAP MENGGANTIKAN ESTAFET KEPEMIMPINAN SEBELUMNYA, DAN DARI WANITA YANG SHOLIHAH AKAN LAHIR ANAK-ANAK YANG SHOLIH PULA.
WANITA ITU ADALAH ASET UMAT. Itulah kenapa yahudi dan nasrani ingin merebutnya dan menjadikan wanita sebagai alat penghancur kekuatan dakwah dan kepemimpinan islam. Mereka telah menangkap akar dari sebab bisa kokohnya benteng islam. Yaitu wanita sholihah akan melahirkan anak-anak yang sholih yang siap mewakafkan harta,jiwa dan raganya untuk jihad fisabilillah di jalan Allah.

Akar inilah yang mereka selalu berusaha untuk merusaknya. Ibarat membunuh pohon maka akan mereka cabut akarnya.

***
Saudaraku….mari kita diam dan merenung sejenak, sambil mengikuti kalimat demi kalimat yang saya sampaikan.

Mungkin kita tidak pernah berpikir sedalam kalimat-kalimat saya di atas. Terutama bagi kaumku sendiri, para wanita.
Mari kita kupas satu persatu.

Yang pertama –WANITA HARUS DIRUMAH, NAMUN DIDENGUNGKAN ITU PENINDASAN UNTUK WANITA. ITU MEMBATASI HAK WANITA UNTUK BERGERAK, BERKEMBANG DAN MENDEDIKASIKAN DIRINYA, DAN ITU ADALAH PERAMPASAN HAK TERDHOLIM YANG DILAKUKAN LAKI-LAKI DAN AGAMA.
NAUDZUBILLAH…sungguh ! sebuah pembodohan nyata-nyata yang ditujukan kepada para wanita.

Islam sudah mengatur KENAPA WANITA HARUS DIRUMAH ?
JAWABNYA ADALAH KARENA WANITA ADALAH MADRASAH UNTUK ANAK-ANAKNYA. WANITA TEMPAT KEDAMAIAN SUAMINYA. WANITA PENCIPTA KEDAMAIAN DALAM RUMAH. BUKAN UNTUK MENCIPTAKAN KEDAMAIAN ORANG LAIN DI LUAR RUMAHNYA.

Islam demikian mengatur dengan sempurnanya.

MADRASAH UNTUK ANAK-ANAKNYA. Ibu adalah tempat sekolah anak-anaknya. Ibu yang wajib membesarkannya dengan tangannya sendiri, ibu yang wajib mendidiknya dengan didikannya sendiri. Dengan didikan yang diperintahkan oleh Allah. Yang menanamkan pada anaknya untuk selalu beriman kepada Allah, tidak menyekutukan allah dengan apapun, menggunakan hukum-hukum allah, berbuat baik kepada orang lain, rela dan ikhlas untuk mewakafkan jiwa, harta dan fisiknya untuk Allah dan Rasulnya semata. Bukan untuk orang tuanya maupaun manusia lain.

NAMUN APA YANG KITA LIHAT DILAPANGAN ? KETIKA OPINI DAN ISU FEMINISME DAN GENDERITAS DIGULIRKAN ?

PARA WANITA MEMBERONTAK, INGIN TERLEPAS DARI TUGAS DAN KEWAJIBANNYA DIRUMAH. IA INGIN SEPERTI LAKI-LAKI YANG BEBAS MENIKMATI DUNIA LUAR DAN PENGAPLIKASIAN DEDIKASI DIRINYA.
LALU YANG TERJADI APA ? PARA IBU MENINGGALKAN ANAK-ANAKNYA DIRUMAH, DENGAN ORANG TAK JELAS PEMAHAMAN ISLAMNYA, TAK JELAS POLA PIKIRNYA, TAK JELAS PENDIDIKANNYA, TAK JELAS AKHLAKNYA. BERUNTUNG JIKA MENDAPATKAN PEMBANTU YANG JELAS AKAN ITU SEMUA. NAMUN APA YANG TERJADI ? HAMPIR SEMUA PEMBANTU TAK JELAS AKAN ITU SEMUA.

NAMUN KENAPA PARA IBU SANGAT PERCAYA MENYERAHKAN KEPADA WANITA LAIN BERNAMA PENGASUH DAN PEMBANTU RUMAH TANGGA, KEPADA IBU DAN IBU MERTUA MEREKA, ATAU SANAK SAUDARA MEREKA DEMI SEBUAH DEDIKASI DAN UANG ?

Dan tragisnya adalah… yang tercetak dari tangan-tangan mereka adalah anak yang tidak sesuai dengan keinginan mereka. Contoh kecil saja, mereka sering mengeluh, “gimana lagi…sama neneknya dikasih permen. Dan kalau dilarang neneknya bilang, ya kasianlah masak lihat temannya makan permen dia hanya ngeliatin saja. Ah ya gimana lagi masak sama ibu mertua melawan.”

Oh Rabb….siapa yang salah di awal mulanya. Jika sang anak tadi dia didik sendiri, dia rawat sendiri. Pastilah tetep akan dilarang tidak boleh makan permen. Sehingga sang ibu tadi tidak akan mengeluh seperti itu lagi. Ia tak akan mendengar lagi anaknya merintih karena sakit gigi. Ia akan lebih enjoy karena gigi anak-anaknya sehat.

“gimana lagi, dirumah neneknya tontonannya kayak githu. Dan neneknya mengatakan ah biar saja nanti kalau besar kan tahu sendiri, masak sama ibu sendiri mau melawan”

Ya karim…siapa yang salah diawal mulanya. Jika sang anak tadi bersama ibunya sendiri, pastilah ia tidak akan menonton, tontonan jahiliyah yang bisa merusak pemikiran dan akhlaknya kelak. Karena ibunya telah faham bahwa itu semua adalah dosa dan harus dihindarkan dari sentuhan, pandangan sang anak.
Sang ibu sibuk bekerja berangkat pagi pulang sore bahkan malam. Ia berangkat anaknya masih tidur, atau sedang berangkat sekolah. Dan ketika ia pulang anaknya telah tidur. Sedangkan interaksi seharian adalah bersama teman-temannya yang tidak jelas pola pikirnya, tidak jelas akhlaknya, tidak jelas diennya. Seharian sang anak bersama pembantu, yang tidak mengetahui apa seharusnya yang didikkan untuk anak majikannya. Mungkin malah hanya di hidupkan televise, kemudian ia sibuk menyelesaikan urusan rumah tangga.

INILAH YANG DIHARAPKAN YAHUDI DAN NASRANI UNTUK MENGGESER NILAI-NILAI RUH ISLAM KEDALAM KESESATAN DAN KEJAHILIYAHAN.
MEREKA INGIN MENJAUHKAN ANAK-ANAK DARI IBUNYA. MEREKA INGIN MENCETAK ANAK YANG TIDAK MEMPUNYAI IKATAN HATI DAN IAKATAN DIDIKAN. ANAK-ANAK DICIPTAKAN UNTUK MEMBANGKANG KEPADA IBUNYA SENDIRI MELALUI DIDIKAN-DIDIKAN TELEVISI, DIDIKAN PEMBANTU DAN MENANAMKAN KEBENCIAN DI HATI ANAK PADA IBUNYA KARENA IA MERASA TAK DIOPENI MAUPUN DISAYANG OLEH IBUNYA. SEHINGGA ANAK-ANAK LEBIH SUKA MELAMPIASKAN RINDU HATINYA KEPADA TEMAN-TEMANNYA YANG TAK JELAS, KEPADA PEMBANTU YANG TAK JELAS ATAU BAHKAN KEPADA SANAK SAUDARA KITA YANG TIDAK JELAS POLA PIKIRNYA.

UNTUK URUSAN KESELAMATAN MUNGKIN IYA, SANAK SAUDARA SEBAGAI TEMPAT YANG AMAN UNTUK MENITIPKAN ANAK. NAMUN APAKAH KITA BISA MENJAMIN IMAN ANAK TERSELAMATKAN ? PENDIDIKAN ANAK TERSELAMATKAN ? AKHLAK ANAK TERSELAMATKAN ? MISI DAN VISI ANAK TERSELAMATKAN ? SUNGGUH SAYA SENDIRI TAK BISA MENJAMIN ITU SEMUA, KARENA BANYAK DIANTARA SAUDARA BAHKAN ORANG TUA KITA SENDIRI TAK FAHAM DENGAN KONSEP ISLAM YANG DETAIL DAN MENYELURUH INI. PEMAHAMAN MEREKA HANYA SETENGAH-SETENGAH SEHINGGA MENJADIKAN MANUSIA YANG SETENGAH-SETENGAH PULA DALAM MENJALANKAN KONSEP ISLAM. BAHKAN KITA SENDIRI MENGAKUI BAHWA ISLAM SECARA MENYELURUH YANG KITA DAPATKAN BUKAN DARI ORANG TUA KITA. LALU….APAKAH KITA AKAN MENJADIKAN PENGALAMAN BURUK ITU UNTUK ANAK-ANAK KITA ?

Saya yakin semua ibu ingin mendapatkan anaknya lebih baik dari orang tuanya. Baik pola pikir keislamannya, pendidikannya, akhlaknya dan semua yang mencakup aspek kehidupan didunia dan di akherat nanti.

KEMUDIAN BAGAIMANA DENGAN PENYERAHAN KEPADA GURU ?

Kita banyak mendapati sekolah-sekolah yang tidak bisa maksimal dalam mengajarkan islam kepada murid-muridnya. Mereka terbentur oleh juklak yang diberikan pemerintah yang noatabene pemerintah Indonesia bukan penganut islam yang utuh bahkan membangkang pada aturan syari’at islam. Mending bila masih menemukan sebuah sekolah yang mau teguh kepada ajaran islam murni. Parahnya jika seorang ibu memasukkan anak-anaknya ke sekolah bertaraf internasional dengan system pendidikan sekuler. Anaknyanya pun kelak berfaham sekuler.

Selain itu banyak orang tua yang masih berobsesi dengan sebuah gelar dan jabatan anaknya. Cita-cita orang tua banyak yang tidak mengarah kepada akherat dan hanya sekedar duniawi. Sehingga mereka alergi dengan sekolah bernama pesantren (ma’had) yang nyata-nyata di dalamnya menanamkan islam secara utuh.

Alas annya, ke depan bila sekolah dipesantren akan sulit mendapatkan pekerjaan. Itu adalah alas an nisbi yang belum terbuktikan. Jika ada yang memang tidak mendapatkan pekerjaan, karena itu salah individunya yang tidak mau berusaha. Sedangkan Allah itu pemberi rizqi dan tak akan membiarkan satupun makhluknya untuk tidak mendapatkan rezeqi.

SEKALI LAGI ORANG TUA TELAH DIJAUHKAN OLEH YAHUDI DAN NASRANI DENGAN DINGIANG-NGIANGKAN DENGAN OBSESI-OBSESI DUNIAWI BELAKA. SEHINGGA PARA ORANG TUA SECARA TIDAK LANGSUNG AKAN MENJAUHKAN ANAK-ANAKNYA DARI PEMAHAMAN ISLAM YANG SEBENARNYA. SEHINGGA TERCETAK SEBUAH GENERASI YANG HANYA MEMIKIRKAN DUNIA DAN TIDAK MEMPUNYAI KEINGINAN, TIDAK MEMPUNYAI SEMANGAT UNTUK MEMPERJUANGKAN AGAMA ALLAH TEGAK DIMUKA BUMI INI. INI YANG MENJADI MISI DAN VISI ATAS FEMINISME DAN JENDERITAS DIGULIRKAN DIKALANGAN WANITA.

Lalu apa lagi kaitannya dengan judul saya di atas ? RUSAKNYA PERGAULAN  DAMPAK DARI FEMINISME DAN JENDERITAS

Dari isu feminisme dan genderitas, wanita keluar beramai-ramai dari rumahnya. Meninggalkan kewajibannya untuk mengurus rumah dan menyerahkannya pada orang lain. Mereka beramai-ramai mengaplikasikan dedikasi yang mereka anggap bisa mengangkat derajat mereka dimata khalayak umum. Tempat-tempat strategis dalam pekerjaan mereka rebut dari tangan-tangan laki-laki. Dan akhirnya banyak laki-laki yang dipimpin oleh para wanita. Dan ini semua telah menyalahi koridor Islam. Tatanan nilai telah bergeser jauh dari aturan islam dan prinsip islam yang telah Allah tetapkan untuk manusia. Banyak manusia pembangkang atas firman-firman Allah dan sabda rasulullah.

Banyak para wanita beramai-ramai merias diri dengan berbagai pakaian yang tidak syar’i. merias wajahnya dengan berbagai make up dan mengubah bentuk ciptaan Allah. Memakai pakaian membentuk lekuk tubuhnya bahkan ada yang setengah telanjang yang mengakibatkan mata hijau laki-laki nanar. Hati gelisah dan jantung berdegub. Jika iman laki-laki tidak tebal dengan benteng-bentengnya mungkin wanita itu sudah diperlakukan sesuai fitrah nafsunya. Karena itu manusiawi, laki-laki akan cepat tergiur dengan kemolekan seorang wanita.

Padahal di dalam kaidah islam wanita disuruh untuk dirumah dan keluar dengan menggunakan jilbab. (QS. Al Ahzab : 59 dan An Nur : 31)

(insyaAllah akan dibahas tentang konsep jilbab yang benar)

KETIKA SATU LARANGAN UNTUK TIDAK KELUAR RUMAH BERSAMA MUHRIMNYA SUDAH DILANGGAR, SECARA OTOMATIS AKAN MERUSAK TATA PERGAULAN. AKAN MEMPERSULIT NAS AL QUR’AN TENTANG MENUNDUKKAN PANDANGAN (QS. Annur  : 30-31) DITERAPKAN SECARA BENAR. APALAGI YANG DIPANDANG DAN DIGAULINYA TIDAK MENUTUP AURAT SECARA BENAR BAHKAN BANYAK YANG SETENGAH TELANJANG.

Pergaulan semakin rusak karena interaksi yang tidak terbatasi. Bagaimana bisa menjaga hati jika setiap hari berinteraksi dan bertemu ? bagaimana bisa menjaga hati jika setiap hari menatapnya ? PADAHAL ITU SEMUA TIDAK HALAL BAGINYA ? PASTILAH SYAITHON MENYELUSUP KEDALAM PIKIRAN DAN HATI KEDUA JENIS MANUSIA INI.

Perbincangan yang semakin hangat, candaan yang membuat hati semakin damai, makan bersama yang semakin nikmat dan itu semua dilakukan secara berkholwat (berdua) atau berikhtilat (bersama-sama, cambur baur) mau tidak mau akan menggeser hatinya kepada yang layak ditempatinya. Akan menggeser hal-hal yang halal menjadi syubhat bahkan haram maupun dibenci oleh Allah.

Ini sebab kenapa banyak perceramaian dalam rumah tangga. Seperti yang telah saya bahas sebelumnya. Bahwa kecemburuan wanita (isteri) di zaman sekarang itu bukan tanpa dasar atau tanpa alasan. Kenapa demikian ? banyak isteri yang menjumpai suaminya berjalan bersama dengan wanita lain. Dan itu tidak halal untuk laki-laki itu maupun untuk wanita itu. Banyak isteri yang menjumpai suaminya makan bersama dengan wanita lain, padahal isteri menantinya dirumah dengan segala menu masakan yang ia masak di rumah.

Banyak isteri yang menjumpai suami mereka bercanda-canda ria dengan teman-teman (wanita) kerjanya. Apakah ini akan dikatakan cemburu buta ? SAYA SANGAT YAKIN ITU BUKAN CEMBURU BUTA, BAHKAN ITU ADALAH SEBUAH RASA CINTA DAN SAYANG KEPADA SUAMINYA AGAR SUAMINYA TIDAK TERJEBAK PADA HAL BEJAT DAN BURUK BERNAMA MENDEKATI ZINA DAN PERZINAHAN. SEORANG ISTERI KHAWATIR SUAMINYA TERJEBAK PADA PERSELINGKUHAN YANG HANYA BERDAMPAK BURUK DAN MALU DIHADAPAN MANUSIA BAHKAN ALLAH SANGAT MURKA. ISTERI INGIN SUAMI TERBEBAS DARI HAL-HAL RUMIT DALAM HIDUPNYA. KARENA SEGALA SESUATU BILA MELANGGAR ATURAN ALLAH ITU AKAN BERDAMPAK BURUK BAHKAN BISA MENGHANCURKAN MANUSIA. KARENA ALLAH TELAH MENGATUR SEMUANYA DEMI SEBUAH HARMONI HUBUNGAN MANUSIA SATU DENGAN YANG LAINNYA.
WAHAI KAUMKU, KAUM WANITA ! MAUKAH ENGKAU MENJADI PENGHANCUR RUMAH TANGGA ORANG ? MAUKAH ENGKAU MENJADI PENGHANCUR GENERASI MENDATANG ? SAYA YAKIN ENGKAU AKAN MENGGELENGKAN KEPALA DAN MENGUCAPKAN ISTIGHFAR. UNTUK ITU …. KEMBALILAH KE RUMAHMU ! TAATI ATURAN AGAMAMU, SERUAN RABBMU DAN SUNNAH-SUNNAH RASULMU.

Sungguh isu feminisme dan jenderitas itu hanya merusak kehidupan tatanan islam. Merusak pergaulan islam sehingga akan berdampak merusak tatanan keluarga islam yang dibangun oleh umat islam. Merusak generasi-generasi masa depan. Karena itu semua telah dilepaskan dari genggaman tangan wanita. Selain itu juga ingin menciptakan pergeseran nilai pemberi nafkah dalam keluarga. Para yahudi dan nasrani ingin agar laki-laki tak mendapatkan pekerjaan. Tak mendapatkan kepemimpinan sehingga ia tidak bisa menyumbang, tak bisa berinfaq, tak bisa mewakafkan hartanya untuk jihad fisabilillah. Agar laki-laki tak bisa memimpin dan menggerakkan kaumnya untuk melawan kafirin, agar tidak ada transfer ilmu antara pemimpin laki-laki dan bawahannya. Sehingga tak ada kekuatan yang bisa merongrong yahudi dan nasrani. Karena umat islam lemah, telah tercabik-cabik. Dan jadi rebutan bagai daging yang direbutkan anjing-anjing yang liar.

Kembalilah…kembalilah ke posisimu semula ! KE RUMAHMU ! itu tempat yang layak untukmu, tempat yang memuliakanmu. WALLAHI ! TAK AKAN TURUN DERAJATMU WALAU ENGKAU DIRUMAH. TAK AKAN TURUN KUALITAS DIRIMU WALAU ENGKAU DI RUMAH. TAK AKAN HINA DIRIMU WALAU ENGKAU DI RUMAH. AMBILLAH PERANMU YANG SESUNGGUHNYA. AMBILLAH TUGAS PENDIDIKAN ITU DARI TANGAN YANG TAK LAYAK KEPADA TANGANMU. ISILAH KANTONG-KANTONG GURU ITU SEHINGGA TERCETAK GENERASI HANDAL DARI TANGAN-TANGANMU. KARENA TUGASMU BUKAN UNTUK MENCARI UANG MELAINKAN MENDIDIK ANAK DAN MENGURUS RUMAH DAN SUAMI SERTA ANAK-ANAKMU. DAN ITU PEKERJAAN MULIA, PEKERJAAN MEMBANGGAKAN KARENA LAKI-LAKI TIDAK MAMPU MENGERJAKAN ITU SEMUA.

SO…ALLAH SUDAH MEMULIAKANMU DENGAN PEKERJAAN YANG TIDAK BISA DIKERJAKAN LAKI-LAKI, NAMUN KENAPA ENGKAU MALAH MENINGGALKANNYA ?
SEKALI LAGI KEMBALILAH KE RUMAH ! URUSLAH ANAK-ANAKMU ! ia telah menangis ditangan wanita lain…ia merintih hatinya karena rindu kasih sayang ibunya. Ia kesepian karena jarang didekap ibunya. Bahkan ia menjerit kala yang mencubit atau yang memukul itu bukan tangan ibunya. Karena jika yang mencubit dan memukul itu bukan ibunya secara otomatis cubitan itu hanya menjadi bekas dendam. Sedangkan yang mencubit dan memukul itu ibunya saja, anak masih bisa sakit hati apalagi kalau itu bukan ibunya ? mungkin tidak hanya anak yang dendam dan sakit hati karena telah dicubit dan dipukul orang lain…saya yakin hatimu menjerit ketika anakmu diperlakukan seperti itu tanpa engkau tahu kadar seberapa nyubit dan mukulnya tadi.

KEMBALILAH KE RUMAH ! SELAMATKAN GENERASI KE DEPAN, SELAMATKAN RUMAH TANGGAMU. TUGASMU DIRUMAH ITU SUNGGUH BESAR, NAMUN KENAPA SANGAT MUDAH MENINGGALKANNYA ?

KEMBALILAH KERUMAH ! jika ingin tatanan islam tegak dimuka bumi, jika ingin menjadi garda depan dan benteng serta tiang Negara ini. KARENA AJARAN YANG SEMPURNA TANPA DISAMPAIKAN OLEH YANG BERPEMAHAMAN DEMIKIAN MAKA IA TIDAK AKAN SAMPAI PADA SASARAN PENGAJARAN. YANG ADA ADALAH PENGHANCURAN GENERASI KARENA LEBIH DAHSYATNYA SERANGAN YANG DITUJUKAN UNTUK MENGGESER NILAI-NILAI ISLAM DALAM SISTEM KEHIDUPAN MANUSIA.

DAN ENGKAU WAHAI LAKI-LAKI ! Kembalilah ke posisimu, jadilah Qowwam (pelindung) untuk wanita, isterimu. Jadilah pemimpin ditempat-tempat yang seharusnya engkau memimpin. Ambillah kepemimpinan itu dari tangan yang seharusnya tidak memimpin dengan cara ahsan. Dengan sebuah proses. Karena merubah dengan membalikkan tangan ibarat melepas nyawa dari tubuh dengan cara paksa. Ciptakan lapangan pekerjaan dirumahmu, sehingga isterimu bisa menjalankan pekerjaan itu dari rumah, tanpa meninggalkan anak-anaknya, tanpa meninggalkan kewajibannya. JANGAN ENGKAU RELAKAN ISTERIMU BEKERJA UNTUK ORANG LAIN, DIA..WANITA YAITU ISTERIMU DAN ANAK PEREMPUANMU SERTA IBUMU ITU TERLALU BERHARGA. SEHINGGA  IA TAK LAYAK DISEMBARANG TEMPAT YANG TIDAK TERJAGA. JAGALAH MEREKA. LINDUNGI MEREKA DARI KEBENGISAN KAUM KAPITALIS SEKULER YANG INGIN MEMERAS MEREKA. MENGAMBIL TENAGA DAN KELIHAIANNYA DENGAN HARGA YANG MURAH. CARILAH NAFKAH UNTUK ISTERI, ANAK-ANAKMU DAN IBUMU.

YAKINLAH BAHWA DUNIA INI HANYA SEMENTARA, HANYA TEMPAT UNTUK MENCARI BEKAL. JANGAN MELAMBUNGKAN ANGAN DEMI OBSESI DUNIAWI SEMATA. PIKIRKANLAH AKHERAT. PIKIRKANLAH PERJUANGAN ISLAM. PIKIRKANLAH KEJAYAAN ISLAM. PIKIRKANLAH BAGAIMANA CARANYA DIENULLAH BISA TEGAK DIMUKA BUMI INI. YAKINLAH ! RIZQIMU TAK AKAN LARI PADA ORANG LAIN. TEGUHKAN IMANMU, SEHINGGA ENGKAU MENJADI LAKI-LAKI TEGUH DILINGKUNGAN YANG ASIN PENUH HEDONIS DAN KEMA’SYIYATAN.

Semoga hari ini cerah hatinya, sehingga ketika mencerna tulisan dan pemaparan di atas tidak melonjak emosi dan perasaaannya. Semoga allah memberikan hidayah kepada setiap hati manusia sehingga akan tergerak untuk menuju cahaya Allah dan perintah Allah dan rasulNya semata. DALAM KEPATUHAN KEPADA PERINTAH DAN LARANGAN ALLAH ITU SANGAT INDAH, BAHKAN MEMBABAWA PADA KESEJUKAN HATI. Barakallah….semoga menjadi berkah.

Bumi Allah, sya’ban 1432 H
Dari saudaramu yang terhiris hatinya melihat kenyataan kehidupan dunia yang penuh dengan kekejian iblis, syaithon, bahkan manusia dholim tak bertanggung jawab.
*Imatuzzahra Al Hurul’in*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s