Arsip untuk Agustus, 2011

Bismillahirrahmanirrahim….

17 Ramadhan 1432 telah mengawali usia Indonesia, yaitu usia 66 th tepat di tanggal 17 Agustus 2011 kemarin. Sebuah usia yang bukan usia muda lagi jika diidentikkan dengan usia manusia. Melainkan sebuah usia yang seharusnya matang dalam membuat kebijakan-kebijakan dalam roda kehidupan negaranya.

Satu hal yang perlu diperhatikan adalah, benarkah sebuah usia menjamin kelayakan dalam penilaian atas kebijakan-kebijakan yang dibuat. Sepertinya jika itu yang menjadi ukuran, maka penilaian itu tidak fair. Kenapa demikian ? bijak dalam membuat keputusan dan menjalankan sebuah misi itu tergantung pada kualitas personalnya. Jika itu yang dibicarakan adalah sekup Negara, maka kita bicara personal dari instansi pemerintahan dan instansi wakil rakyat yang menjadi basis penggerak roda perjuangan kesejahteraan sebuah Negara.

BANYAK KASUS MELILIT

Sejak merdeka Indonesia telah dirundung konflik. Baik konflik secara internasional maupun di internal Negara. Kita mulai dari room royen. Hingga muncul kasus Negara Islam Indonesia (NII) yang masih menjadi bayang-bayang kekuasaan hingga sekarang. Kasus Bandung lautan api. Surabaya berdarah. Hingga puncak konflik di era soekarno adalah kasus Meletusnya G 30 S PKI. Peristiwa berdarah yang memunculkan persatuan umat islam dibawah bendera Partai Persatuan Pembangunan.

Sebuah bendera yang menyatukan kaum jihadi,politik dan sipil Islam yang ingin menekan partai bernama PKI. Kemunculan partai ini memang sebuah jalan untuk penyatuan umat islam waktu itu. Namun pernahkah kita tahu, bahwa pemunculan partai itu merupakan cara untuk memobilitas para penggerak Islam. Dengan harapan pemerintah dan belanda mudah untuk mengawasi akselerasi,mengawasi pergerakan umat islam yang semakin gencar. Ketika sudah terkumpul akhirnya dimunculkanlah Partai Golongan Karya. Partai Golongan Karya sebagai partai tandingan untuk memecah kembali kekuatan umat Islam.

Siapa yang bermain ? banyak pihak yang bermain dengan kepentingan masing-masing. Dimulai dari ambisi pribadi, kekuasaan dan akhirnya dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang mempunyai kepentingan lebih besar di Negara Indonesia. Yaitu untuk menguasai kekayaan Indonesia dan meraup untung sebanyak-banyaknya. Siapa mereka ? mereka adalah sisa-sisa freemasonry Belanda yang berlindung di bawah LSM-LSM asing dan praktisi-praktisi social yang menawarkan diri, dengan kata ingin membantu Indonesia.

Faham-faham kapitalis mereka masukkan. Sehingga menjadi kepentingan yang lebih komplek yaitu penguasaan sebuah wilayah. Penguasaan wilayah ini berhubungan dengan kekalahan para freemasonry dikala Kekholifahan usmani memimpin. Runtuhnya kekholifahan usmani dengan politik adu domba menjadikan para musuh Islam itu menerapkan di berbagai Negara yang pernah dikuasai kekholifahan Usmani. Yaitu Negara-negara arab dan Negara Asia tenggara yang salah satunya adalah Indonesia.

Politik-politik adu domba yang dimainkan akhirnya memunculkan sebuah stigmasi kotor di wajah umat Islam, umat pendiri kemerdekaan dan pejuang kemerdekaan. Munculnya Komando Jihad (KOMJI) di Lampung, Kasus Tanjung priok, Gerakan Aceh Merdeka, Ambon dan poso, Timur Timur yang akhirnya lepas dari Indonesia.

Kasus munculnya aliran-aliran yang dibiayai secara sistematis dengan tujuan untuk memecah persatuan umat Islam Indonesia. Bertujuan untuk mendangkalkan pemahaman aqidah umat islam. Bertujuan untuk memecah kekuatan umat islam dan ketidak percayaan umat islam terhadap pemimpin-pemimpin islam yang bisa ditsiqohi (dipercayai).

Para kaum berkepentingan ini memunculkan NII KW 9 sebagai jarkon untuk mengumpulkan mantan-mantan NII. Mereka busukkan gerakan NII melalui NII KW 9 yang sekarang masih eksis di Ma’had Al Zatun. Munculnya LDII di berbagai daerah dengan pengkafiran orang-orang yang tidak masuk ke dalam jama’ah ini. Jaringan Islam Liberal (JIL) yang menjadi musuh umat Islam yang aktif dalam gerakan. Ahmadiyah yang terus digembar gemborkan. Dan masih banyak sekte-sekte yang termasuk sekte thoriqot. Yang paling terkenal adalah thoriqot naqsobandiyah. Sebuah aliran dan jama’ah ini adalah jama’ah bikinan yang dipakai untuk merusak kebangkitan umat islam di Indonesia. Mirip seperti didirikannya jama’ah pergerakan yang dipakai untuk melmahkan kekuasaan kekholifahan usmani dengan tujuan para jama’ah ini saling mengkafirkan, saling menghujat. Misalnya, dipakainya jama’ah wahabi untuk merusak jama’ah-jama’ah yang pemahaman tauhidnya lemah. Dimunculkannya kaum sufi untuk menghancurkan jama’ah yang mengkolaborasikan antara agama,politik,jihad. Kemudian dibenturkan dengan para kapitalis yang merupakan sutradara dari ini semua.

Kemudian muncullah kasus permintaan referendum dimana-mana. Seperti di timor leste, aceh, papua. Semua ini ada campur tangan asing yang ingin mengeruk kekayaan Indonesia dan mencabik-cabik kekuatan Islam. Mereka tanamkan ketidak puasan, mereka tiupkan friksi, mereka tiupkan ketidak percayaan. Kasus blok cepu, kasus Newmont, kasus Freeport, kasus namru, dana moneter semua adalah masalah yang melilit dan sangat susah untuk terlepas.

Kasus kebijakan-kebijakan yang hanya berorientasi pada kepentingan pribadi,partai dan golongan mereka sendiri. Sehingga menyebabkan tujuan utama dari misi mereka memimpin dan duduk di kursi wakil rakyat tak bisa dilaksanakan sesuai dengan tuntutannya.

Permainan politik busuk yang saling mencari kambing hitam, menumbalkan mereka lakukan dengan segala kesadaran. Sehingga tak ada bedanya dengan hukum rimba yang berlaku pada hewan. Mari kita ingat kasus penculikan para aktivis pergerakan, baik dari mahasiswa maupun dari masyarakat. Kaum intelektual dibungkam, disiksa, diintimidasi dan dipenjarakan. Kasus penangkapan aktivis jihadi yang seperti menangkap hewan perburuan. Kasus pembongkaran korupsi century, BI, Gayus Tambunan, dan yang terbaru adalah Nazarudin dengan partainya democrat. Semua berujung seperti senetron telivisi yang memerlukan donator periklanan dan berakhir tragis maupun tak ada ujung penyelesaian dan akhirnya hilang tanpa bekas.

Dan masih banyak lagi.

DIMANA WAJAH DAN KEKUATAN NEGARA ?

Melihat seluruh kasus yang melilit di atas, seakan Negara tidak mempunyai power untuk menyelesaikannya. Negara tergadaikan dengan tergadaikannya hokum yang dipermainkan oleh personal pemimpin pemerintahan dan wakil rakyatnya. Permainan ini dilakukan demi meluluskan ambisi personal, partai dan golongan yang berkuasa. Kemudian ditunggangi alias dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang mempunyai kepentingan lebih besar.

De-radikalisasi

Deradikalisasi adalah sebuah senjata yang sedang diterapkan pemerintah untuk menekan kaum jihadi. Isu teorisme mereka sebar secara luas dengan menggandeng peran intelejen internasional untuk menguatkan kekokohan kepemimpinan mereka. Penggandengan ini kemudian dikaitkan dengan sandiwara besar dalam penuntasan balas dendam terhadap Al Qaida yang berhasil meruntuhkan symbol raksasa Amerika.WTC. Mereka dengungkan perang dengan terorisme, padahal mereka sendiri biang kerok dari teorisme itu dan umat islam bagai bola pimpong yang asyik mereka mainkan seenaknya saja.

Jama’ah-jama’ah islam mereka susupi dengan orang-orang yang mau dibayar, agar jama’ah-jama’ah tersebut tidak melawan system yang dibuat manusia. System bernama demokrasi kapitalis liberalis. System kotor yang menghalalkan segala cara, yang jauh dari prinsip keadilan dan prinsip hak asasi manusia. Jauh dari kefitrahan manusia bahkan kebutuhan dasar manusia sering tertumbalkan demi ambisi hukum rimba. MEREKA TANAMKAN BAHWA UMAT ISLAM YANG MENJALANKAN SYARI’ATNYA ADALAH PEMBANGKANG PEMERINTAHAN, PERONGRONG KEKUASAAN. MEREKA MELAWAN ALLAH DENGAN MEMPERTAHANKAN SEBUAH SYSTEM DAN KITAB UNDANG-UNDANG YANG DIREKAYASA DAN DIADOBSI DARI KITAB PARA PEMBANTAI DI MASA KEKUASAAN MONGOL. KEKUASAAN GENGGIS KHAN. KEKUASAAN TAR-TAR YANG BIADAB.

Ketika sebuah Negara ditukar dengan dolar untuk membungkam para penegak keadilan maka ditaruk dimana wajah Indonesia ? dimana kekuatan degara yang berdaulat, yang sudah merdeka ? benarkah rakyatnya telah terlindungi dari kepentingan-kepentingan asing ? ada Negara dan tidak ada Negara sepertinya tidak memberikan banyak pengaruh, karena konflik demi konflik, problem demi problem, bahkan hukum rimba tetap berlaku dalam Negara berdaulat. Lalu apa bedanya ketika masih terjajah dulu ? rakyat masih merintih…mereka biarkan wanita menjadi janda karena suami mereka tangkapi, mereka penjarakan dan mereka eksekusi. Anak-anak terlantar karena tidak punya ayah yang bisa menafkahi. Semua ini dilakukan hanya demi ambisi eksistensi kekuasaan. Kekuasaan tak bermartabat di hadapan alloh maupun dihadapan manusia. Yang kaya semakin mereka kayakan, yang miskin semakin mereka miskinkan bahkan semakin mereka tindas. Rakyat menjadi tumbal-tumbal kekuasaan tak bertmartabat.

Korupsi

Indonesia menempati 10 besar dalam kasus korupsi dunia. Naudzubillahimindzalik. Dan ini adalah tanda sebuah Negara akan menuju kehancurannya. Saya sangat tergelitik dengan ucapan Adiyaksa Daud yang membahas tentang apa sebab-sebab keruntuhan Negara. Dan rupanya Indonesia telah mempunyai sebab itu. Yaitu diantaranya : Rakyat tidak percaya pada pemimpinnya, Pemimpin memimpin dengan kemauannya sendiri, dan merebaknya korupsi di Negara itu. Sungguh ngeri mendengar penjelasan itu.

Kemudian sebuah pernyataan Permadi di sebuah diskusi Jakarta Lawyer Club menyebutkan, “mereka yang terjerat hukum dalam masalah korupsi itu telah mengalami hukum dagang. Para tertuduh itu, menyelamatkan diri ke luar negeri, merupakan satu trik untuk tidak ditumbalkan oleh kekuasaan yang menikmati uang yang telah dibagi-bagikan. Jika mereka mau pulang, maka telah terjadi deal-deal politik antara kekuasaan, partai politik dengan mereka.

Namun apa yang terjadi ? kekuasaan dan partai tak pernah tepati janji deal-deal yang mereka tawarkan pada tumbal kekuasaan itu. Sehingga ada cap koruptor pada mereka yang ditumbalkan. Kita lihat Gayus Tambunan ketika deal-deal politiknya dilanggar. Gayus marah ! namun karena ia berlawanan dengan kekuasaan iapun mendekam dalam penjara dan akhirnya ia, seorang pengusaha yang menjadi tumbal dan pijakan politik belaka.

Dan saya yakin kepulangan Nazarudin ke Indonesia karena telah terjadi deal-deal politik terhadap kekuasaan dan partai politiknya.” Wallahi !! politik busuk yang sedang kita dengar, kita lihat di media yang menjadi corong para penguasa.

Dan semua dana itu berhubungan dengan para wakil rakyat yang duduk di gedung megah bernama DPR/MPR. Dan akhirnya Nazarudin pun terdiam seribu bahasa karena telah dibungkan dengan ancaman dan intimidasi.

Yang menjadi pertanyaan adalah, BEGINIKAH WAJAH NEGARA YANG TELAH BERUSIA 66 TAHUN ITU ? BEGINIKAH WUJUD NEGARA BERDAULAT ? kenapa Indonesia tetap seperti bayi yang perlu dimandikan, dirawat dan dididik ? apakah Indonesia merupakan bayi yang lahir secara premature sehingga ia selalu bermasalah di organ-organ tubuhnya ? APAKAH INDONESIA TELAH LUPA, BAHWA KEMERDEKAAN ITU MERUPAKAN RAHMAT DARI ALLAH ? SEHINGGA MEREKA PUN LUPA BAHWA INDONESIA INI HARUS DIMANDIKAN, DIDIDIK, DIBESARKAN DENGAN CARA ALLAH DAN MENURUT PERINTAH ALLAH ?
Mari kita semua bermuhasabah diri, bahwa kita telah jauh dari apa yang Allah perintahkan dan apa yang Allah larang. Itulah kenapa kita tidak pernah menemukan sebuah solusi untuk menyelesaikan masalah-masalah besar di Negara ini. Dosa-dosa besar bahkan kemusyrikan telah kita lakukan. Sadarkah kita wahai saudaraku….?

Apakah kita hanya akan berkutat pada sebuah system yang dibuat manusia sebagai tandingan system Allah ? yang hanya mendatangkan kerugian, kemunafikan dan kehancuran hidup atas keberlangsungan Negara kita ?
Dulu kita merdeka juga di tanggal 17 Ramadhon. Ini pertanda apa ? 17 Ramadhon adalah tanggal turunnya Al Qur’an. Ini sebuah sinyal bahwa Negara kita, Negara Indonesia ini harus diatur dengan al Qur’an. Dan di tahun ini kita kembali diperingatkan oleh Allah dengan memperingati kemerdekaan Negara, memperingati pengakuan kedaulatan Negara di tanggal yang sama yaitu bertepatan dengan 17 Ramadhon, sebuah tanggal diturunkannya Al Qur’an.

Jadi…KEMBALILAH KEPADA AL-QUR’AN AGAR SELESAI SEMUA PERMASALAHAN. ALLAHU AKBAR !!!

Wallahu’alam bishowab.

Bismillahirrahmanirrahim…..
“Hendaklah kamu tetap dirumahmu dan janganlah kamu berhias dan (bertingkah laku) seperti orang jahiliyah dahulu, dan laksanakanlah sholat, tunaikan zakat, dan ta’atilah Allah dan RasulNya. Sesungguhnya Allah bermaksud menghilangkan dosa darimu, wahai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya” (QS. Al Ahzab : 33)

Ikhwah fillah….seperti yang telah saya bahas sebelumnya tentang MATERI AKHLAK. BAHWA AKHLAK ITU ADALAH BUAH DARI IMAN ( http://www.facebook.com/profile.php?id=1302554183) mempunyai keterkaitan yang sangat erat dengan materi ini. Dan sekali lagi saya tidak mempunyai tujuan buruk sedikitpun, tidak ada tujuan untuk memojokkan, menyindir menggurui, atau menyerang. Satu saja tujuan saya adalah menghimbau dan menyampaikan hal yang seharusnya dikembalikan pada koridor syara’ (Islam). Dan sekali lagi saya berlindung kepada Allah dari syaithon yang terkutuk dan kejahatan hawa nafsu saya. Amin.

Semoga Allah member i keluangan waktu untuk membacanya dan mencernanya dengan kehanifan, kearifan diri dan kelapangan dada. Aminnn…
Saudaraku…..Yahudi dan Nasrani akan selalu tidak ridho dengan umat Islam yang mempertahankan system yang diberikan Allah dalam kehidupan di dunia ini (QS. Al Baqoroh : 120). Mereka akan selalu merongrong kedaulatan tegaknya system Allah. Karena mereka memang pembangkang yang nyata dalam ranah kehidupan.

Dari berbagai aspek kehidupan mereka menyerang system ini. Mereka melancarkan PERANG PEMIKIRAN (GHOZWUL FIKRI) dalam berbagai bentuk. Mulai dengan ISTILAH, PENGGESERAN NILAI DIEN MENJADI NILAI JAHILIYAH, MERUBAH NAS AL QUR’AN DAN SUNNAH, BAHKAN MENGGANTI SISTEM ALLAH DENGAN SISTEM KUFFUR YANG MEREKA RANCANG DENGAN NAFSU MEREKA SENDIRI.

Orang Yahudi dan Nasrani telah mengetahui bahwa BASIS PEMBINAAN UMAT ADALAH RUMAH MEREKA, IBU MEREKA, WANITA_WANITA MUSLIMAH ADALAH BENTENG DARI KEPEMIMPINAN ISLAM

DARI WANITA YANG KUAT MAKA AKAN LAHIR ANAK YANG KUAT, DARI WANITA BERIMAN AKAN LAHIR ANAK YANG BERIMAN, DARI WANITA YANG TEGUH AKAN LAHIR ANAK YANG TEGUH, DARI WANITA BERAKHLAK AKAN LAHIR ANAK BERAKHLAK, DARI WANITA BERJIWA PEMIMPIN AKAN LAHIR ANAK-ANAK YANG SIAP MENGGANTIKAN ESTAFET KEPEMIMPINAN SEBELUMNYA, DAN DARI WANITA YANG SHOLIHAH AKAN LAHIR ANAK-ANAK YANG SHOLIH PULA.
WANITA ITU ADALAH ASET UMAT. Itulah kenapa yahudi dan nasrani ingin merebutnya dan menjadikan wanita sebagai alat penghancur kekuatan dakwah dan kepemimpinan islam. Mereka telah menangkap akar dari sebab bisa kokohnya benteng islam. Yaitu wanita sholihah akan melahirkan anak-anak yang sholih yang siap mewakafkan harta,jiwa dan raganya untuk jihad fisabilillah di jalan Allah.

Akar inilah yang mereka selalu berusaha untuk merusaknya. Ibarat membunuh pohon maka akan mereka cabut akarnya.

***
Saudaraku….mari kita diam dan merenung sejenak, sambil mengikuti kalimat demi kalimat yang saya sampaikan.

Mungkin kita tidak pernah berpikir sedalam kalimat-kalimat saya di atas. Terutama bagi kaumku sendiri, para wanita.
Mari kita kupas satu persatu.

Yang pertama –WANITA HARUS DIRUMAH, NAMUN DIDENGUNGKAN ITU PENINDASAN UNTUK WANITA. ITU MEMBATASI HAK WANITA UNTUK BERGERAK, BERKEMBANG DAN MENDEDIKASIKAN DIRINYA, DAN ITU ADALAH PERAMPASAN HAK TERDHOLIM YANG DILAKUKAN LAKI-LAKI DAN AGAMA.
NAUDZUBILLAH…sungguh ! sebuah pembodohan nyata-nyata yang ditujukan kepada para wanita.

Islam sudah mengatur KENAPA WANITA HARUS DIRUMAH ?
JAWABNYA ADALAH KARENA WANITA ADALAH MADRASAH UNTUK ANAK-ANAKNYA. WANITA TEMPAT KEDAMAIAN SUAMINYA. WANITA PENCIPTA KEDAMAIAN DALAM RUMAH. BUKAN UNTUK MENCIPTAKAN KEDAMAIAN ORANG LAIN DI LUAR RUMAHNYA.

Islam demikian mengatur dengan sempurnanya.

MADRASAH UNTUK ANAK-ANAKNYA. Ibu adalah tempat sekolah anak-anaknya. Ibu yang wajib membesarkannya dengan tangannya sendiri, ibu yang wajib mendidiknya dengan didikannya sendiri. Dengan didikan yang diperintahkan oleh Allah. Yang menanamkan pada anaknya untuk selalu beriman kepada Allah, tidak menyekutukan allah dengan apapun, menggunakan hukum-hukum allah, berbuat baik kepada orang lain, rela dan ikhlas untuk mewakafkan jiwa, harta dan fisiknya untuk Allah dan Rasulnya semata. Bukan untuk orang tuanya maupaun manusia lain.

NAMUN APA YANG KITA LIHAT DILAPANGAN ? KETIKA OPINI DAN ISU FEMINISME DAN GENDERITAS DIGULIRKAN ?

PARA WANITA MEMBERONTAK, INGIN TERLEPAS DARI TUGAS DAN KEWAJIBANNYA DIRUMAH. IA INGIN SEPERTI LAKI-LAKI YANG BEBAS MENIKMATI DUNIA LUAR DAN PENGAPLIKASIAN DEDIKASI DIRINYA.
LALU YANG TERJADI APA ? PARA IBU MENINGGALKAN ANAK-ANAKNYA DIRUMAH, DENGAN ORANG TAK JELAS PEMAHAMAN ISLAMNYA, TAK JELAS POLA PIKIRNYA, TAK JELAS PENDIDIKANNYA, TAK JELAS AKHLAKNYA. BERUNTUNG JIKA MENDAPATKAN PEMBANTU YANG JELAS AKAN ITU SEMUA. NAMUN APA YANG TERJADI ? HAMPIR SEMUA PEMBANTU TAK JELAS AKAN ITU SEMUA.

NAMUN KENAPA PARA IBU SANGAT PERCAYA MENYERAHKAN KEPADA WANITA LAIN BERNAMA PENGASUH DAN PEMBANTU RUMAH TANGGA, KEPADA IBU DAN IBU MERTUA MEREKA, ATAU SANAK SAUDARA MEREKA DEMI SEBUAH DEDIKASI DAN UANG ?

Dan tragisnya adalah… yang tercetak dari tangan-tangan mereka adalah anak yang tidak sesuai dengan keinginan mereka. Contoh kecil saja, mereka sering mengeluh, “gimana lagi…sama neneknya dikasih permen. Dan kalau dilarang neneknya bilang, ya kasianlah masak lihat temannya makan permen dia hanya ngeliatin saja. Ah ya gimana lagi masak sama ibu mertua melawan.”

Oh Rabb….siapa yang salah di awal mulanya. Jika sang anak tadi dia didik sendiri, dia rawat sendiri. Pastilah tetep akan dilarang tidak boleh makan permen. Sehingga sang ibu tadi tidak akan mengeluh seperti itu lagi. Ia tak akan mendengar lagi anaknya merintih karena sakit gigi. Ia akan lebih enjoy karena gigi anak-anaknya sehat.

“gimana lagi, dirumah neneknya tontonannya kayak githu. Dan neneknya mengatakan ah biar saja nanti kalau besar kan tahu sendiri, masak sama ibu sendiri mau melawan”

Ya karim…siapa yang salah diawal mulanya. Jika sang anak tadi bersama ibunya sendiri, pastilah ia tidak akan menonton, tontonan jahiliyah yang bisa merusak pemikiran dan akhlaknya kelak. Karena ibunya telah faham bahwa itu semua adalah dosa dan harus dihindarkan dari sentuhan, pandangan sang anak.
Sang ibu sibuk bekerja berangkat pagi pulang sore bahkan malam. Ia berangkat anaknya masih tidur, atau sedang berangkat sekolah. Dan ketika ia pulang anaknya telah tidur. Sedangkan interaksi seharian adalah bersama teman-temannya yang tidak jelas pola pikirnya, tidak jelas akhlaknya, tidak jelas diennya. Seharian sang anak bersama pembantu, yang tidak mengetahui apa seharusnya yang didikkan untuk anak majikannya. Mungkin malah hanya di hidupkan televise, kemudian ia sibuk menyelesaikan urusan rumah tangga.

INILAH YANG DIHARAPKAN YAHUDI DAN NASRANI UNTUK MENGGESER NILAI-NILAI RUH ISLAM KEDALAM KESESATAN DAN KEJAHILIYAHAN.
MEREKA INGIN MENJAUHKAN ANAK-ANAK DARI IBUNYA. MEREKA INGIN MENCETAK ANAK YANG TIDAK MEMPUNYAI IKATAN HATI DAN IAKATAN DIDIKAN. ANAK-ANAK DICIPTAKAN UNTUK MEMBANGKANG KEPADA IBUNYA SENDIRI MELALUI DIDIKAN-DIDIKAN TELEVISI, DIDIKAN PEMBANTU DAN MENANAMKAN KEBENCIAN DI HATI ANAK PADA IBUNYA KARENA IA MERASA TAK DIOPENI MAUPUN DISAYANG OLEH IBUNYA. SEHINGGA ANAK-ANAK LEBIH SUKA MELAMPIASKAN RINDU HATINYA KEPADA TEMAN-TEMANNYA YANG TAK JELAS, KEPADA PEMBANTU YANG TAK JELAS ATAU BAHKAN KEPADA SANAK SAUDARA KITA YANG TIDAK JELAS POLA PIKIRNYA.

UNTUK URUSAN KESELAMATAN MUNGKIN IYA, SANAK SAUDARA SEBAGAI TEMPAT YANG AMAN UNTUK MENITIPKAN ANAK. NAMUN APAKAH KITA BISA MENJAMIN IMAN ANAK TERSELAMATKAN ? PENDIDIKAN ANAK TERSELAMATKAN ? AKHLAK ANAK TERSELAMATKAN ? MISI DAN VISI ANAK TERSELAMATKAN ? SUNGGUH SAYA SENDIRI TAK BISA MENJAMIN ITU SEMUA, KARENA BANYAK DIANTARA SAUDARA BAHKAN ORANG TUA KITA SENDIRI TAK FAHAM DENGAN KONSEP ISLAM YANG DETAIL DAN MENYELURUH INI. PEMAHAMAN MEREKA HANYA SETENGAH-SETENGAH SEHINGGA MENJADIKAN MANUSIA YANG SETENGAH-SETENGAH PULA DALAM MENJALANKAN KONSEP ISLAM. BAHKAN KITA SENDIRI MENGAKUI BAHWA ISLAM SECARA MENYELURUH YANG KITA DAPATKAN BUKAN DARI ORANG TUA KITA. LALU….APAKAH KITA AKAN MENJADIKAN PENGALAMAN BURUK ITU UNTUK ANAK-ANAK KITA ?

Saya yakin semua ibu ingin mendapatkan anaknya lebih baik dari orang tuanya. Baik pola pikir keislamannya, pendidikannya, akhlaknya dan semua yang mencakup aspek kehidupan didunia dan di akherat nanti.

KEMUDIAN BAGAIMANA DENGAN PENYERAHAN KEPADA GURU ?

Kita banyak mendapati sekolah-sekolah yang tidak bisa maksimal dalam mengajarkan islam kepada murid-muridnya. Mereka terbentur oleh juklak yang diberikan pemerintah yang noatabene pemerintah Indonesia bukan penganut islam yang utuh bahkan membangkang pada aturan syari’at islam. Mending bila masih menemukan sebuah sekolah yang mau teguh kepada ajaran islam murni. Parahnya jika seorang ibu memasukkan anak-anaknya ke sekolah bertaraf internasional dengan system pendidikan sekuler. Anaknyanya pun kelak berfaham sekuler.

Selain itu banyak orang tua yang masih berobsesi dengan sebuah gelar dan jabatan anaknya. Cita-cita orang tua banyak yang tidak mengarah kepada akherat dan hanya sekedar duniawi. Sehingga mereka alergi dengan sekolah bernama pesantren (ma’had) yang nyata-nyata di dalamnya menanamkan islam secara utuh.

Alas annya, ke depan bila sekolah dipesantren akan sulit mendapatkan pekerjaan. Itu adalah alas an nisbi yang belum terbuktikan. Jika ada yang memang tidak mendapatkan pekerjaan, karena itu salah individunya yang tidak mau berusaha. Sedangkan Allah itu pemberi rizqi dan tak akan membiarkan satupun makhluknya untuk tidak mendapatkan rezeqi.

SEKALI LAGI ORANG TUA TELAH DIJAUHKAN OLEH YAHUDI DAN NASRANI DENGAN DINGIANG-NGIANGKAN DENGAN OBSESI-OBSESI DUNIAWI BELAKA. SEHINGGA PARA ORANG TUA SECARA TIDAK LANGSUNG AKAN MENJAUHKAN ANAK-ANAKNYA DARI PEMAHAMAN ISLAM YANG SEBENARNYA. SEHINGGA TERCETAK SEBUAH GENERASI YANG HANYA MEMIKIRKAN DUNIA DAN TIDAK MEMPUNYAI KEINGINAN, TIDAK MEMPUNYAI SEMANGAT UNTUK MEMPERJUANGKAN AGAMA ALLAH TEGAK DIMUKA BUMI INI. INI YANG MENJADI MISI DAN VISI ATAS FEMINISME DAN JENDERITAS DIGULIRKAN DIKALANGAN WANITA.

Lalu apa lagi kaitannya dengan judul saya di atas ? RUSAKNYA PERGAULAN DAMPAK DARI FEMINISME DAN JENDERITAS

Dari isu feminisme dan genderitas, wanita keluar beramai-ramai dari rumahnya. Meninggalkan kewajibannya untuk mengurus rumah dan menyerahkannya pada orang lain. Mereka beramai-ramai mengaplikasikan dedikasi yang mereka anggap bisa mengangkat derajat mereka dimata khalayak umum. Tempat-tempat strategis dalam pekerjaan mereka rebut dari tangan-tangan laki-laki. Dan akhirnya banyak laki-laki yang dipimpin oleh para wanita. Dan ini semua telah menyalahi koridor Islam. Tatanan nilai telah bergeser jauh dari aturan islam dan prinsip islam yang telah Allah tetapkan untuk manusia. Banyak manusia pembangkang atas firman-firman Allah dan sabda rasulullah.

Banyak para wanita beramai-ramai merias diri dengan berbagai pakaian yang tidak syar’i. merias wajahnya dengan berbagai make up dan mengubah bentuk ciptaan Allah. Memakai pakaian membentuk lekuk tubuhnya bahkan ada yang setengah telanjang yang mengakibatkan mata hijau laki-laki nanar. Hati gelisah dan jantung berdegub. Jika iman laki-laki tidak tebal dengan benteng-bentengnya mungkin wanita itu sudah diperlakukan sesuai fitrah nafsunya. Karena itu manusiawi, laki-laki akan cepat tergiur dengan kemolekan seorang wanita.

Padahal di dalam kaidah islam wanita disuruh untuk dirumah dan keluar dengan menggunakan jilbab. (QS. Al Ahzab : 59 dan An Nur : 31)

(insyaAllah akan dibahas tentang konsep jilbab yang benar)

KETIKA SATU LARANGAN UNTUK TIDAK KELUAR RUMAH BERSAMA MUHRIMNYA SUDAH DILANGGAR, SECARA OTOMATIS AKAN MERUSAK TATA PERGAULAN. AKAN MEMPERSULIT NAS AL QUR’AN TENTANG MENUNDUKKAN PANDANGAN (QS. Annur : 30-31) DITERAPKAN SECARA BENAR. APALAGI YANG DIPANDANG DAN DIGAULINYA TIDAK MENUTUP AURAT SECARA BENAR BAHKAN BANYAK YANG SETENGAH TELANJANG.

Pergaulan semakin rusak karena interaksi yang tidak terbatasi. Bagaimana bisa menjaga hati jika setiap hari berinteraksi dan bertemu ? bagaimana bisa menjaga hati jika setiap hari menatapnya ? PADAHAL ITU SEMUA TIDAK HALAL BAGINYA ? PASTILAH SYAITHON MENYELUSUP KEDALAM PIKIRAN DAN HATI KEDUA JENIS MANUSIA INI.

Perbincangan yang semakin hangat, candaan yang membuat hati semakin damai, makan bersama yang semakin nikmat dan itu semua dilakukan secara berkholwat (berdua) atau berikhtilat (bersama-sama, cambur baur) mau tidak mau akan menggeser hatinya kepada yang layak ditempatinya. Akan menggeser hal-hal yang halal menjadi syubhat bahkan haram maupun dibenci oleh Allah.

Ini sebab kenapa banyak perceramaian dalam rumah tangga. Seperti yang telah saya bahas sebelumnya. Bahwa kecemburuan wanita (isteri) di zaman sekarang itu bukan tanpa dasar atau tanpa alasan. Kenapa demikian ? banyak isteri yang menjumpai suaminya berjalan bersama dengan wanita lain. Dan itu tidak halal untuk laki-laki itu maupun untuk wanita itu. Banyak isteri yang menjumpai suaminya makan bersama dengan wanita lain, padahal isteri menantinya dirumah dengan segala menu masakan yang ia masak di rumah.

Banyak isteri yang menjumpai suami mereka bercanda-canda ria dengan teman-teman (wanita) kerjanya. Apakah ini akan dikatakan cemburu buta ? SAYA SANGAT YAKIN ITU BUKAN CEMBURU BUTA, BAHKAN ITU ADALAH SEBUAH RASA CINTA DAN SAYANG KEPADA SUAMINYA AGAR SUAMINYA TIDAK TERJEBAK PADA HAL BEJAT DAN BURUK BERNAMA MENDEKATI ZINA DAN PERZINAHAN. SEORANG ISTERI KHAWATIR SUAMINYA TERJEBAK PADA PERSELINGKUHAN YANG HANYA BERDAMPAK BURUK DAN MALU DIHADAPAN MANUSIA BAHKAN ALLAH SANGAT MURKA. ISTERI INGIN SUAMI TERBEBAS DARI HAL-HAL RUMIT DALAM HIDUPNYA. KARENA SEGALA SESUATU BILA MELANGGAR ATURAN ALLAH ITU AKAN BERDAMPAK BURUK BAHKAN BISA MENGHANCURKAN MANUSIA. KARENA ALLAH TELAH MENGATUR SEMUANYA DEMI SEBUAH HARMONI HUBUNGAN MANUSIA SATU DENGAN YANG LAINNYA.
WAHAI KAUMKU, KAUM WANITA ! MAUKAH ENGKAU MENJADI PENGHANCUR RUMAH TANGGA ORANG ? MAUKAH ENGKAU MENJADI PENGHANCUR GENERASI MENDATANG ? SAYA YAKIN ENGKAU AKAN MENGGELENGKAN KEPALA DAN MENGUCAPKAN ISTIGHFAR. UNTUK ITU …. KEMBALILAH KE RUMAHMU ! TAATI ATURAN AGAMAMU, SERUAN RABBMU DAN SUNNAH-SUNNAH RASULMU.

Sungguh isu feminisme dan jenderitas itu hanya merusak kehidupan tatanan islam. Merusak pergaulan islam sehingga akan berdampak merusak tatanan keluarga islam yang dibangun oleh umat islam. Merusak generasi-generasi masa depan. Karena itu semua telah dilepaskan dari genggaman tangan wanita. Selain itu juga ingin menciptakan pergeseran nilai pemberi nafkah dalam keluarga. Para yahudi dan nasrani ingin agar laki-laki tak mendapatkan pekerjaan. Tak mendapatkan kepemimpinan sehingga ia tidak bisa menyumbang, tak bisa berinfaq, tak bisa mewakafkan hartanya untuk jihad fisabilillah. Agar laki-laki tak bisa memimpin dan menggerakkan kaumnya untuk melawan kafirin, agar tidak ada transfer ilmu antara pemimpin laki-laki dan bawahannya. Sehingga tak ada kekuatan yang bisa merongrong yahudi dan nasrani. Karena umat islam lemah, telah tercabik-cabik. Dan jadi rebutan bagai daging yang direbutkan anjing-anjing yang liar.

Kembalilah…kembalilah ke posisimu semula ! KE RUMAHMU ! itu tempat yang layak untukmu, tempat yang memuliakanmu. WALLAHI ! TAK AKAN TURUN DERAJATMU WALAU ENGKAU DIRUMAH. TAK AKAN TURUN KUALITAS DIRIMU WALAU ENGKAU DI RUMAH. TAK AKAN HINA DIRIMU WALAU ENGKAU DI RUMAH. AMBILLAH PERANMU YANG SESUNGGUHNYA. AMBILLAH TUGAS PENDIDIKAN ITU DARI TANGAN YANG TAK LAYAK KEPADA TANGANMU. ISILAH KANTONG-KANTONG GURU ITU SEHINGGA TERCETAK GENERASI HANDAL DARI TANGAN-TANGANMU. KARENA TUGASMU BUKAN UNTUK MENCARI UANG MELAINKAN MENDIDIK ANAK DAN MENGURUS RUMAH DAN SUAMI SERTA ANAK-ANAKMU. DAN ITU PEKERJAAN MULIA, PEKERJAAN MEMBANGGAKAN KARENA LAKI-LAKI TIDAK MAMPU MENGERJAKAN ITU SEMUA.

SO…ALLAH SUDAH MEMULIAKANMU DENGAN PEKERJAAN YANG TIDAK BISA DIKERJAKAN LAKI-LAKI, NAMUN KENAPA ENGKAU MALAH MENINGGALKANNYA ?
SEKALI LAGI KEMBALILAH KE RUMAH ! URUSLAH ANAK-ANAKMU ! ia telah menangis ditangan wanita lain…ia merintih hatinya karena rindu kasih sayang ibunya. Ia kesepian karena jarang didekap ibunya. Bahkan ia menjerit kala yang mencubit atau yang memukul itu bukan tangan ibunya. Karena jika yang mencubit dan memukul itu bukan ibunya secara otomatis cubitan itu hanya menjadi bekas dendam. Sedangkan yang mencubit dan memukul itu ibunya saja, anak masih bisa sakit hati apalagi kalau itu bukan ibunya ? mungkin tidak hanya anak yang dendam dan sakit hati karena telah dicubit dan dipukul orang lain…saya yakin hatimu menjerit ketika anakmu diperlakukan seperti itu tanpa engkau tahu kadar seberapa nyubit dan mukulnya tadi.

KEMBALILAH KE RUMAH ! SELAMATKAN GENERASI KE DEPAN, SELAMATKAN RUMAH TANGGAMU. TUGASMU DIRUMAH ITU SUNGGUH BESAR, NAMUN KENAPA SANGAT MUDAH MENINGGALKANNYA ?

KEMBALILAH KERUMAH ! jika ingin tatanan islam tegak dimuka bumi, jika ingin menjadi garda depan dan benteng serta tiang Negara ini. KARENA AJARAN YANG SEMPURNA TANPA DISAMPAIKAN OLEH YANG BERPEMAHAMAN DEMIKIAN MAKA IA TIDAK AKAN SAMPAI PADA SASARAN PENGAJARAN. YANG ADA ADALAH PENGHANCURAN GENERASI KARENA LEBIH DAHSYATNYA SERANGAN YANG DITUJUKAN UNTUK MENGGESER NILAI-NILAI ISLAM DALAM SISTEM KEHIDUPAN MANUSIA.

DAN ENGKAU WAHAI LAKI-LAKI ! Kembalilah ke posisimu, jadilah Qowwam (pelindung) untuk wanita, isterimu. Jadilah pemimpin ditempat-tempat yang seharusnya engkau memimpin. Ambillah kepemimpinan itu dari tangan yang seharusnya tidak memimpin dengan cara ahsan. Dengan sebuah proses. Karena merubah dengan membalikkan tangan ibarat melepas nyawa dari tubuh dengan cara paksa. Ciptakan lapangan pekerjaan dirumahmu, sehingga isterimu bisa menjalankan pekerjaan itu dari rumah, tanpa meninggalkan anak-anaknya, tanpa meninggalkan kewajibannya. JANGAN ENGKAU RELAKAN ISTERIMU BEKERJA UNTUK ORANG LAIN, DIA..WANITA YAITU ISTERIMU DAN ANAK PEREMPUANMU SERTA IBUMU ITU TERLALU BERHARGA. SEHINGGA IA TAK LAYAK DISEMBARANG TEMPAT YANG TIDAK TERJAGA. JAGALAH MEREKA. LINDUNGI MEREKA DARI KEBENGISAN KAUM KAPITALIS SEKULER YANG INGIN MEMERAS MEREKA. MENGAMBIL TENAGA DAN KELIHAIANNYA DENGAN HARGA YANG MURAH. CARILAH NAFKAH UNTUK ISTERI, ANAK-ANAKMU DAN IBUMU.

YAKINLAH BAHWA DUNIA INI HANYA SEMENTARA, HANYA TEMPAT UNTUK MENCARI BEKAL. JANGAN MELAMBUNGKAN ANGAN DEMI OBSESI DUNIAWI SEMATA. PIKIRKANLAH AKHERAT. PIKIRKANLAH PERJUANGAN ISLAM. PIKIRKANLAH KEJAYAAN ISLAM. PIKIRKANLAH BAGAIMANA CARANYA DIENULLAH BISA TEGAK DIMUKA BUMI INI. YAKINLAH ! RIZQIMU TAK AKAN LARI PADA ORANG LAIN. TEGUHKAN IMANMU, SEHINGGA ENGKAU MENJADI LAKI-LAKI TEGUH DILINGKUNGAN YANG ASIN PENUH HEDONIS DAN KEMA’SYIYATAN.

Semoga hari ini cerah hatinya, sehingga ketika mencerna tulisan dan pemaparan di atas tidak melonjak emosi dan perasaaannya. Semoga allah memberikan hidayah kepada setiap hati manusia sehingga akan tergerak untuk menuju cahaya Allah dan perintah Allah dan rasulNya semata. DALAM KEPATUHAN KEPADA PERINTAH DAN LARANGAN ALLAH ITU SANGAT INDAH, BAHKAN MEMBABAWA PADA KESEJUKAN HATI. Barakallah….semoga menjadi berkah.

Bumi Allah, sya’ban 1432 H
Dari saudaramu yang terhiris hatinya melihat kenyataan kehidupan dunia yang penuh dengan kekejian iblis, syaithon, bahkan manusia dholim tak bertanggung jawab.
*Imatuzzahra Al Hurul’in*

Bismillahirrahmanirrahim…..

“Hendaklah kamu tetap dirumahmu dan janganlah kamu berhias dan (bertingkah laku) seperti orang jahiliyah dahulu, dan laksanakanlah sholat, tunaikan zakat, dan ta’atilah Allah dan RasulNya. Sesungguhnya Allah bermaksud menghilangkan dosa darimu, wahai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya” (QS. Al Ahzab : 33)

Ikhwah fillah….seperti yang telah saya bahas sebelumnya tentang MATERI AKHLAK. BAHWA AKHLAK ITU ADALAH BUAH DARI IMAN ( http://www.facebook.com/profile.php?id=1302554183) mempunyai keterkaitan yang sangat erat dengan materi ini. Dan sekali lagi saya tidak mempunyai tujuan buruk sedikitpun, tidak ada tujuan untuk memojokkan, menyindir menggurui, atau menyerang. Satu saja tujuan saya adalah menghimbau dan menyampaikan hal yang seharusnya dikembalikan pada koridor syara’ (Islam). Dan sekali lagi saya berlindung kepada Allah dari syaithon yang terkutuk dan kejahatan hawa nafsu saya. Amin.

Semoga Allah member i keluangan waktu untuk membacanya dan mencernanya dengan kehanifan, kearifan diri dan kelapangan dada. Aminnn…
Saudaraku…..Yahudi dan Nasrani akan selalu tidak ridho dengan umat Islam yang mempertahankan system yang diberikan Allah dalam kehidupan di dunia ini (QS. Al Baqoroh : 120). Mereka akan selalu merongrong kedaulatan tegaknya system Allah. Karena mereka memang pembangkang yang nyata dalam ranah kehidupan.

Dari berbagai aspek kehidupan mereka menyerang system ini. Mereka melancarkan PERANG PEMIKIRAN (GHOZWUL FIKRI) dalam berbagai bentuk. Mulai dengan ISTILAH, PENGGESERAN NILAI DIEN MENJADI NILAI JAHILIYAH, MERUBAH NAS AL QUR’AN DAN SUNNAH, BAHKAN MENGGANTI SISTEM ALLAH DENGAN SISTEM KUFFUR YANG MEREKA RANCANG DENGAN NAFSU MEREKA SENDIRI.

Orang Yahudi dan Nasrani telah mengetahui bahwa BASIS PEMBINAAN UMAT ADALAH RUMAH MEREKA, IBU MEREKA, WANITA_WANITA MUSLIMAH ADALAH BENTENG DARI KEPEMIMPINAN ISLAM

DARI WANITA YANG KUAT MAKA AKAN LAHIR ANAK YANG KUAT, DARI WANITA BERIMAN AKAN LAHIR ANAK YANG BERIMAN, DARI WANITA YANG TEGUH AKAN LAHIR ANAK YANG TEGUH, DARI WANITA BERAKHLAK AKAN LAHIR ANAK BERAKHLAK, DARI WANITA BERJIWA PEMIMPIN AKAN LAHIR ANAK-ANAK YANG SIAP MENGGANTIKAN ESTAFET KEPEMIMPINAN SEBELUMNYA, DAN DARI WANITA YANG SHOLIHAH AKAN LAHIR ANAK-ANAK YANG SHOLIH PULA.
WANITA ITU ADALAH ASET UMAT. Itulah kenapa yahudi dan nasrani ingin merebutnya dan menjadikan wanita sebagai alat penghancur kekuatan dakwah dan kepemimpinan islam. Mereka telah menangkap akar dari sebab bisa kokohnya benteng islam. Yaitu wanita sholihah akan melahirkan anak-anak yang sholih yang siap mewakafkan harta,jiwa dan raganya untuk jihad fisabilillah di jalan Allah.

Akar inilah yang mereka selalu berusaha untuk merusaknya. Ibarat membunuh pohon maka akan mereka cabut akarnya.

***
Saudaraku….mari kita diam dan merenung sejenak, sambil mengikuti kalimat demi kalimat yang saya sampaikan.

Mungkin kita tidak pernah berpikir sedalam kalimat-kalimat saya di atas. Terutama bagi kaumku sendiri, para wanita.
Mari kita kupas satu persatu.

Yang pertama –WANITA HARUS DIRUMAH, NAMUN DIDENGUNGKAN ITU PENINDASAN UNTUK WANITA. ITU MEMBATASI HAK WANITA UNTUK BERGERAK, BERKEMBANG DAN MENDEDIKASIKAN DIRINYA, DAN ITU ADALAH PERAMPASAN HAK TERDHOLIM YANG DILAKUKAN LAKI-LAKI DAN AGAMA.
NAUDZUBILLAH…sungguh ! sebuah pembodohan nyata-nyata yang ditujukan kepada para wanita.

Islam sudah mengatur KENAPA WANITA HARUS DIRUMAH ?
JAWABNYA ADALAH KARENA WANITA ADALAH MADRASAH UNTUK ANAK-ANAKNYA. WANITA TEMPAT KEDAMAIAN SUAMINYA. WANITA PENCIPTA KEDAMAIAN DALAM RUMAH. BUKAN UNTUK MENCIPTAKAN KEDAMAIAN ORANG LAIN DI LUAR RUMAHNYA.

Islam demikian mengatur dengan sempurnanya.

MADRASAH UNTUK ANAK-ANAKNYA. Ibu adalah tempat sekolah anak-anaknya. Ibu yang wajib membesarkannya dengan tangannya sendiri, ibu yang wajib mendidiknya dengan didikannya sendiri. Dengan didikan yang diperintahkan oleh Allah. Yang menanamkan pada anaknya untuk selalu beriman kepada Allah, tidak menyekutukan allah dengan apapun, menggunakan hukum-hukum allah, berbuat baik kepada orang lain, rela dan ikhlas untuk mewakafkan jiwa, harta dan fisiknya untuk Allah dan Rasulnya semata. Bukan untuk orang tuanya maupaun manusia lain.

NAMUN APA YANG KITA LIHAT DILAPANGAN ? KETIKA OPINI DAN ISU FEMINISME DAN GENDERITAS DIGULIRKAN ?

PARA WANITA MEMBERONTAK, INGIN TERLEPAS DARI TUGAS DAN KEWAJIBANNYA DIRUMAH. IA INGIN SEPERTI LAKI-LAKI YANG BEBAS MENIKMATI DUNIA LUAR DAN PENGAPLIKASIAN DEDIKASI DIRINYA.
LALU YANG TERJADI APA ? PARA IBU MENINGGALKAN ANAK-ANAKNYA DIRUMAH, DENGAN ORANG TAK JELAS PEMAHAMAN ISLAMNYA, TAK JELAS POLA PIKIRNYA, TAK JELAS PENDIDIKANNYA, TAK JELAS AKHLAKNYA. BERUNTUNG JIKA MENDAPATKAN PEMBANTU YANG JELAS AKAN ITU SEMUA. NAMUN APA YANG TERJADI ? HAMPIR SEMUA PEMBANTU TAK JELAS AKAN ITU SEMUA.

NAMUN KENAPA PARA IBU SANGAT PERCAYA MENYERAHKAN KEPADA WANITA LAIN BERNAMA PENGASUH DAN PEMBANTU RUMAH TANGGA, KEPADA IBU DAN IBU MERTUA MEREKA, ATAU SANAK SAUDARA MEREKA DEMI SEBUAH DEDIKASI DAN UANG ?

Dan tragisnya adalah… yang tercetak dari tangan-tangan mereka adalah anak yang tidak sesuai dengan keinginan mereka. Contoh kecil saja, mereka sering mengeluh, “gimana lagi…sama neneknya dikasih permen. Dan kalau dilarang neneknya bilang, ya kasianlah masak lihat temannya makan permen dia hanya ngeliatin saja. Ah ya gimana lagi masak sama ibu mertua melawan.”

Oh Rabb….siapa yang salah di awal mulanya. Jika sang anak tadi dia didik sendiri, dia rawat sendiri. Pastilah tetep akan dilarang tidak boleh makan permen. Sehingga sang ibu tadi tidak akan mengeluh seperti itu lagi. Ia tak akan mendengar lagi anaknya merintih karena sakit gigi. Ia akan lebih enjoy karena gigi anak-anaknya sehat.

“gimana lagi, dirumah neneknya tontonannya kayak githu. Dan neneknya mengatakan ah biar saja nanti kalau besar kan tahu sendiri, masak sama ibu sendiri mau melawan”

Ya karim…siapa yang salah diawal mulanya. Jika sang anak tadi bersama ibunya sendiri, pastilah ia tidak akan menonton, tontonan jahiliyah yang bisa merusak pemikiran dan akhlaknya kelak. Karena ibunya telah faham bahwa itu semua adalah dosa dan harus dihindarkan dari sentuhan, pandangan sang anak.
Sang ibu sibuk bekerja berangkat pagi pulang sore bahkan malam. Ia berangkat anaknya masih tidur, atau sedang berangkat sekolah. Dan ketika ia pulang anaknya telah tidur. Sedangkan interaksi seharian adalah bersama teman-temannya yang tidak jelas pola pikirnya, tidak jelas akhlaknya, tidak jelas diennya. Seharian sang anak bersama pembantu, yang tidak mengetahui apa seharusnya yang didikkan untuk anak majikannya. Mungkin malah hanya di hidupkan televise, kemudian ia sibuk menyelesaikan urusan rumah tangga.

INILAH YANG DIHARAPKAN YAHUDI DAN NASRANI UNTUK MENGGESER NILAI-NILAI RUH ISLAM KEDALAM KESESATAN DAN KEJAHILIYAHAN.
MEREKA INGIN MENJAUHKAN ANAK-ANAK DARI IBUNYA. MEREKA INGIN MENCETAK ANAK YANG TIDAK MEMPUNYAI IKATAN HATI DAN IAKATAN DIDIKAN. ANAK-ANAK DICIPTAKAN UNTUK MEMBANGKANG KEPADA IBUNYA SENDIRI MELALUI DIDIKAN-DIDIKAN TELEVISI, DIDIKAN PEMBANTU DAN MENANAMKAN KEBENCIAN DI HATI ANAK PADA IBUNYA KARENA IA MERASA TAK DIOPENI MAUPUN DISAYANG OLEH IBUNYA. SEHINGGA ANAK-ANAK LEBIH SUKA MELAMPIASKAN RINDU HATINYA KEPADA TEMAN-TEMANNYA YANG TAK JELAS, KEPADA PEMBANTU YANG TAK JELAS ATAU BAHKAN KEPADA SANAK SAUDARA KITA YANG TIDAK JELAS POLA PIKIRNYA.

UNTUK URUSAN KESELAMATAN MUNGKIN IYA, SANAK SAUDARA SEBAGAI TEMPAT YANG AMAN UNTUK MENITIPKAN ANAK. NAMUN APAKAH KITA BISA MENJAMIN IMAN ANAK TERSELAMATKAN ? PENDIDIKAN ANAK TERSELAMATKAN ? AKHLAK ANAK TERSELAMATKAN ? MISI DAN VISI ANAK TERSELAMATKAN ? SUNGGUH SAYA SENDIRI TAK BISA MENJAMIN ITU SEMUA, KARENA BANYAK DIANTARA SAUDARA BAHKAN ORANG TUA KITA SENDIRI TAK FAHAM DENGAN KONSEP ISLAM YANG DETAIL DAN MENYELURUH INI. PEMAHAMAN MEREKA HANYA SETENGAH-SETENGAH SEHINGGA MENJADIKAN MANUSIA YANG SETENGAH-SETENGAH PULA DALAM MENJALANKAN KONSEP ISLAM. BAHKAN KITA SENDIRI MENGAKUI BAHWA ISLAM SECARA MENYELURUH YANG KITA DAPATKAN BUKAN DARI ORANG TUA KITA. LALU….APAKAH KITA AKAN MENJADIKAN PENGALAMAN BURUK ITU UNTUK ANAK-ANAK KITA ?

Saya yakin semua ibu ingin mendapatkan anaknya lebih baik dari orang tuanya. Baik pola pikir keislamannya, pendidikannya, akhlaknya dan semua yang mencakup aspek kehidupan didunia dan di akherat nanti.

KEMUDIAN BAGAIMANA DENGAN PENYERAHAN KEPADA GURU ?

Kita banyak mendapati sekolah-sekolah yang tidak bisa maksimal dalam mengajarkan islam kepada murid-muridnya. Mereka terbentur oleh juklak yang diberikan pemerintah yang noatabene pemerintah Indonesia bukan penganut islam yang utuh bahkan membangkang pada aturan syari’at islam. Mending bila masih menemukan sebuah sekolah yang mau teguh kepada ajaran islam murni. Parahnya jika seorang ibu memasukkan anak-anaknya ke sekolah bertaraf internasional dengan system pendidikan sekuler. Anaknyanya pun kelak berfaham sekuler.

Selain itu banyak orang tua yang masih berobsesi dengan sebuah gelar dan jabatan anaknya. Cita-cita orang tua banyak yang tidak mengarah kepada akherat dan hanya sekedar duniawi. Sehingga mereka alergi dengan sekolah bernama pesantren (ma’had) yang nyata-nyata di dalamnya menanamkan islam secara utuh.

Alas annya, ke depan bila sekolah dipesantren akan sulit mendapatkan pekerjaan. Itu adalah alas an nisbi yang belum terbuktikan. Jika ada yang memang tidak mendapatkan pekerjaan, karena itu salah individunya yang tidak mau berusaha. Sedangkan Allah itu pemberi rizqi dan tak akan membiarkan satupun makhluknya untuk tidak mendapatkan rezeqi.

SEKALI LAGI ORANG TUA TELAH DIJAUHKAN OLEH YAHUDI DAN NASRANI DENGAN DINGIANG-NGIANGKAN DENGAN OBSESI-OBSESI DUNIAWI BELAKA. SEHINGGA PARA ORANG TUA SECARA TIDAK LANGSUNG AKAN MENJAUHKAN ANAK-ANAKNYA DARI PEMAHAMAN ISLAM YANG SEBENARNYA. SEHINGGA TERCETAK SEBUAH GENERASI YANG HANYA MEMIKIRKAN DUNIA DAN TIDAK MEMPUNYAI KEINGINAN, TIDAK MEMPUNYAI SEMANGAT UNTUK MEMPERJUANGKAN AGAMA ALLAH TEGAK DIMUKA BUMI INI. INI YANG MENJADI MISI DAN VISI ATAS FEMINISME DAN JENDERITAS DIGULIRKAN DIKALANGAN WANITA.

Lalu apa lagi kaitannya dengan judul saya di atas ? RUSAKNYA PERGAULAN  DAMPAK DARI FEMINISME DAN JENDERITAS

Dari isu feminisme dan genderitas, wanita keluar beramai-ramai dari rumahnya. Meninggalkan kewajibannya untuk mengurus rumah dan menyerahkannya pada orang lain. Mereka beramai-ramai mengaplikasikan dedikasi yang mereka anggap bisa mengangkat derajat mereka dimata khalayak umum. Tempat-tempat strategis dalam pekerjaan mereka rebut dari tangan-tangan laki-laki. Dan akhirnya banyak laki-laki yang dipimpin oleh para wanita. Dan ini semua telah menyalahi koridor Islam. Tatanan nilai telah bergeser jauh dari aturan islam dan prinsip islam yang telah Allah tetapkan untuk manusia. Banyak manusia pembangkang atas firman-firman Allah dan sabda rasulullah.

Banyak para wanita beramai-ramai merias diri dengan berbagai pakaian yang tidak syar’i. merias wajahnya dengan berbagai make up dan mengubah bentuk ciptaan Allah. Memakai pakaian membentuk lekuk tubuhnya bahkan ada yang setengah telanjang yang mengakibatkan mata hijau laki-laki nanar. Hati gelisah dan jantung berdegub. Jika iman laki-laki tidak tebal dengan benteng-bentengnya mungkin wanita itu sudah diperlakukan sesuai fitrah nafsunya. Karena itu manusiawi, laki-laki akan cepat tergiur dengan kemolekan seorang wanita.

Padahal di dalam kaidah islam wanita disuruh untuk dirumah dan keluar dengan menggunakan jilbab. (QS. Al Ahzab : 59 dan An Nur : 31)

(insyaAllah akan dibahas tentang konsep jilbab yang benar)

KETIKA SATU LARANGAN UNTUK TIDAK KELUAR RUMAH BERSAMA MUHRIMNYA SUDAH DILANGGAR, SECARA OTOMATIS AKAN MERUSAK TATA PERGAULAN. AKAN MEMPERSULIT NAS AL QUR’AN TENTANG MENUNDUKKAN PANDANGAN (QS. Annur  : 30-31) DITERAPKAN SECARA BENAR. APALAGI YANG DIPANDANG DAN DIGAULINYA TIDAK MENUTUP AURAT SECARA BENAR BAHKAN BANYAK YANG SETENGAH TELANJANG.

Pergaulan semakin rusak karena interaksi yang tidak terbatasi. Bagaimana bisa menjaga hati jika setiap hari berinteraksi dan bertemu ? bagaimana bisa menjaga hati jika setiap hari menatapnya ? PADAHAL ITU SEMUA TIDAK HALAL BAGINYA ? PASTILAH SYAITHON MENYELUSUP KEDALAM PIKIRAN DAN HATI KEDUA JENIS MANUSIA INI.

Perbincangan yang semakin hangat, candaan yang membuat hati semakin damai, makan bersama yang semakin nikmat dan itu semua dilakukan secara berkholwat (berdua) atau berikhtilat (bersama-sama, cambur baur) mau tidak mau akan menggeser hatinya kepada yang layak ditempatinya. Akan menggeser hal-hal yang halal menjadi syubhat bahkan haram maupun dibenci oleh Allah.

Ini sebab kenapa banyak perceramaian dalam rumah tangga. Seperti yang telah saya bahas sebelumnya. Bahwa kecemburuan wanita (isteri) di zaman sekarang itu bukan tanpa dasar atau tanpa alasan. Kenapa demikian ? banyak isteri yang menjumpai suaminya berjalan bersama dengan wanita lain. Dan itu tidak halal untuk laki-laki itu maupun untuk wanita itu. Banyak isteri yang menjumpai suaminya makan bersama dengan wanita lain, padahal isteri menantinya dirumah dengan segala menu masakan yang ia masak di rumah.

Banyak isteri yang menjumpai suami mereka bercanda-canda ria dengan teman-teman (wanita) kerjanya. Apakah ini akan dikatakan cemburu buta ? SAYA SANGAT YAKIN ITU BUKAN CEMBURU BUTA, BAHKAN ITU ADALAH SEBUAH RASA CINTA DAN SAYANG KEPADA SUAMINYA AGAR SUAMINYA TIDAK TERJEBAK PADA HAL BEJAT DAN BURUK BERNAMA MENDEKATI ZINA DAN PERZINAHAN. SEORANG ISTERI KHAWATIR SUAMINYA TERJEBAK PADA PERSELINGKUHAN YANG HANYA BERDAMPAK BURUK DAN MALU DIHADAPAN MANUSIA BAHKAN ALLAH SANGAT MURKA. ISTERI INGIN SUAMI TERBEBAS DARI HAL-HAL RUMIT DALAM HIDUPNYA. KARENA SEGALA SESUATU BILA MELANGGAR ATURAN ALLAH ITU AKAN BERDAMPAK BURUK BAHKAN BISA MENGHANCURKAN MANUSIA. KARENA ALLAH TELAH MENGATUR SEMUANYA DEMI SEBUAH HARMONI HUBUNGAN MANUSIA SATU DENGAN YANG LAINNYA.
WAHAI KAUMKU, KAUM WANITA ! MAUKAH ENGKAU MENJADI PENGHANCUR RUMAH TANGGA ORANG ? MAUKAH ENGKAU MENJADI PENGHANCUR GENERASI MENDATANG ? SAYA YAKIN ENGKAU AKAN MENGGELENGKAN KEPALA DAN MENGUCAPKAN ISTIGHFAR. UNTUK ITU …. KEMBALILAH KE RUMAHMU ! TAATI ATURAN AGAMAMU, SERUAN RABBMU DAN SUNNAH-SUNNAH RASULMU.

Sungguh isu feminisme dan jenderitas itu hanya merusak kehidupan tatanan islam. Merusak pergaulan islam sehingga akan berdampak merusak tatanan keluarga islam yang dibangun oleh umat islam. Merusak generasi-generasi masa depan. Karena itu semua telah dilepaskan dari genggaman tangan wanita. Selain itu juga ingin menciptakan pergeseran nilai pemberi nafkah dalam keluarga. Para yahudi dan nasrani ingin agar laki-laki tak mendapatkan pekerjaan. Tak mendapatkan kepemimpinan sehingga ia tidak bisa menyumbang, tak bisa berinfaq, tak bisa mewakafkan hartanya untuk jihad fisabilillah. Agar laki-laki tak bisa memimpin dan menggerakkan kaumnya untuk melawan kafirin, agar tidak ada transfer ilmu antara pemimpin laki-laki dan bawahannya. Sehingga tak ada kekuatan yang bisa merongrong yahudi dan nasrani. Karena umat islam lemah, telah tercabik-cabik. Dan jadi rebutan bagai daging yang direbutkan anjing-anjing yang liar.

Kembalilah…kembalilah ke posisimu semula ! KE RUMAHMU ! itu tempat yang layak untukmu, tempat yang memuliakanmu. WALLAHI ! TAK AKAN TURUN DERAJATMU WALAU ENGKAU DIRUMAH. TAK AKAN TURUN KUALITAS DIRIMU WALAU ENGKAU DI RUMAH. TAK AKAN HINA DIRIMU WALAU ENGKAU DI RUMAH. AMBILLAH PERANMU YANG SESUNGGUHNYA. AMBILLAH TUGAS PENDIDIKAN ITU DARI TANGAN YANG TAK LAYAK KEPADA TANGANMU. ISILAH KANTONG-KANTONG GURU ITU SEHINGGA TERCETAK GENERASI HANDAL DARI TANGAN-TANGANMU. KARENA TUGASMU BUKAN UNTUK MENCARI UANG MELAINKAN MENDIDIK ANAK DAN MENGURUS RUMAH DAN SUAMI SERTA ANAK-ANAKMU. DAN ITU PEKERJAAN MULIA, PEKERJAAN MEMBANGGAKAN KARENA LAKI-LAKI TIDAK MAMPU MENGERJAKAN ITU SEMUA.

SO…ALLAH SUDAH MEMULIAKANMU DENGAN PEKERJAAN YANG TIDAK BISA DIKERJAKAN LAKI-LAKI, NAMUN KENAPA ENGKAU MALAH MENINGGALKANNYA ?
SEKALI LAGI KEMBALILAH KE RUMAH ! URUSLAH ANAK-ANAKMU ! ia telah menangis ditangan wanita lain…ia merintih hatinya karena rindu kasih sayang ibunya. Ia kesepian karena jarang didekap ibunya. Bahkan ia menjerit kala yang mencubit atau yang memukul itu bukan tangan ibunya. Karena jika yang mencubit dan memukul itu bukan ibunya secara otomatis cubitan itu hanya menjadi bekas dendam. Sedangkan yang mencubit dan memukul itu ibunya saja, anak masih bisa sakit hati apalagi kalau itu bukan ibunya ? mungkin tidak hanya anak yang dendam dan sakit hati karena telah dicubit dan dipukul orang lain…saya yakin hatimu menjerit ketika anakmu diperlakukan seperti itu tanpa engkau tahu kadar seberapa nyubit dan mukulnya tadi.

KEMBALILAH KE RUMAH ! SELAMATKAN GENERASI KE DEPAN, SELAMATKAN RUMAH TANGGAMU. TUGASMU DIRUMAH ITU SUNGGUH BESAR, NAMUN KENAPA SANGAT MUDAH MENINGGALKANNYA ?

KEMBALILAH KERUMAH ! jika ingin tatanan islam tegak dimuka bumi, jika ingin menjadi garda depan dan benteng serta tiang Negara ini. KARENA AJARAN YANG SEMPURNA TANPA DISAMPAIKAN OLEH YANG BERPEMAHAMAN DEMIKIAN MAKA IA TIDAK AKAN SAMPAI PADA SASARAN PENGAJARAN. YANG ADA ADALAH PENGHANCURAN GENERASI KARENA LEBIH DAHSYATNYA SERANGAN YANG DITUJUKAN UNTUK MENGGESER NILAI-NILAI ISLAM DALAM SISTEM KEHIDUPAN MANUSIA.

DAN ENGKAU WAHAI LAKI-LAKI ! Kembalilah ke posisimu, jadilah Qowwam (pelindung) untuk wanita, isterimu. Jadilah pemimpin ditempat-tempat yang seharusnya engkau memimpin. Ambillah kepemimpinan itu dari tangan yang seharusnya tidak memimpin dengan cara ahsan. Dengan sebuah proses. Karena merubah dengan membalikkan tangan ibarat melepas nyawa dari tubuh dengan cara paksa. Ciptakan lapangan pekerjaan dirumahmu, sehingga isterimu bisa menjalankan pekerjaan itu dari rumah, tanpa meninggalkan anak-anaknya, tanpa meninggalkan kewajibannya. JANGAN ENGKAU RELAKAN ISTERIMU BEKERJA UNTUK ORANG LAIN, DIA..WANITA YAITU ISTERIMU DAN ANAK PEREMPUANMU SERTA IBUMU ITU TERLALU BERHARGA. SEHINGGA  IA TAK LAYAK DISEMBARANG TEMPAT YANG TIDAK TERJAGA. JAGALAH MEREKA. LINDUNGI MEREKA DARI KEBENGISAN KAUM KAPITALIS SEKULER YANG INGIN MEMERAS MEREKA. MENGAMBIL TENAGA DAN KELIHAIANNYA DENGAN HARGA YANG MURAH. CARILAH NAFKAH UNTUK ISTERI, ANAK-ANAKMU DAN IBUMU.

YAKINLAH BAHWA DUNIA INI HANYA SEMENTARA, HANYA TEMPAT UNTUK MENCARI BEKAL. JANGAN MELAMBUNGKAN ANGAN DEMI OBSESI DUNIAWI SEMATA. PIKIRKANLAH AKHERAT. PIKIRKANLAH PERJUANGAN ISLAM. PIKIRKANLAH KEJAYAAN ISLAM. PIKIRKANLAH BAGAIMANA CARANYA DIENULLAH BISA TEGAK DIMUKA BUMI INI. YAKINLAH ! RIZQIMU TAK AKAN LARI PADA ORANG LAIN. TEGUHKAN IMANMU, SEHINGGA ENGKAU MENJADI LAKI-LAKI TEGUH DILINGKUNGAN YANG ASIN PENUH HEDONIS DAN KEMA’SYIYATAN.

Semoga hari ini cerah hatinya, sehingga ketika mencerna tulisan dan pemaparan di atas tidak melonjak emosi dan perasaaannya. Semoga allah memberikan hidayah kepada setiap hati manusia sehingga akan tergerak untuk menuju cahaya Allah dan perintah Allah dan rasulNya semata. DALAM KEPATUHAN KEPADA PERINTAH DAN LARANGAN ALLAH ITU SANGAT INDAH, BAHKAN MEMBABAWA PADA KESEJUKAN HATI. Barakallah….semoga menjadi berkah.

Bumi Allah, sya’ban 1432 H
Dari saudaramu yang terhiris hatinya melihat kenyataan kehidupan dunia yang penuh dengan kekejian iblis, syaithon, bahkan manusia dholim tak bertanggung jawab.
*Imatuzzahra Al Hurul’in*