~*-*-* INTAN MUTU MANIKAM,MUTIARA PERMATA,BIADADARI DUNIA DAN BIDADARI AKHERAT adakah yang mau bersamanya ?*-*-*~

Posted: 6 April 2011 in Pernikahan

Istri Cerdik Yang Sholihah

Istri cerdik yang sholihah, Penyejuk mata
Penawar hati, Penajam fikiran
Di rumah ia istri, Di jalanan kawan
Diwaktu kita buntu, dia penunjuk jalan

Pandangan kita diperteguhkan
Menjadikan kita tetap pendirian
Ilmu yang diberi dapat disimpan
Kita lupa dia mengingatkan

Nasehat kita dijadikan pakaian
Silaf kita ia betulkan
Penghibur diwaktu kesunyian
Terasa ramai bila bersamanya

Dia umpama tongkat si buta bila tiada,
Satu kehilangan
Dia ibarat Simpanan ilmu
Smoga kekal untuk diwariskan

Ehem….sepertinya ringan dan mudah bait-bait itu bila diucapkan. Sungguh indah bila dibayangkan. Namun…subhanallah bila langsung
mempraktekkan dalam dunia realita kita sebagai wanita membutuhkan sebuah perjuangan luar biasa. Butuh skil khusus yang harus dipunya oleh seorang pendamping makhluk bernama pria.

Wanita, kenapa ia sangat mulia ? coba renungi bait-bait puisi yang telah saya urai beberapa waktu lalu..

~*~ Bagai Mawar Mekar Dengan Tangkai Berdurinya ~*~

wanita engkau permata yang terukir dalam jiwa
bahasamu indah bagai mutiara pelembut jiwa
sikapmu lembut bagai bayu menyapa rupa
senyummu manis bagai gula penghapus duka
keberadaanmu penghangat jiwa yang lara

wanita, terkadang engkau dihina
wanita, terkadang engkau dicela
wanita, terkadang engkau tak berdaya
wanita, terkadang engkau digoda
wanita, terkadang engkau di sia-sia

namun ketahuilah wahai kaum hawwa
tanpa wanita dunia tak akan bermakna
tak ada rasa dalam duka
tak ada bahagia dalam sengsara
tak ada tawa dalam gulana
tak ada cahaya dalam gelap gulita
tak ada setia dalam taatnya
tak ada keteguhan dalam keyakinannya

percayalah…walau engkau dihina sebenarnya engkau dipuja
percayalah walau engkau lemah namun engkau bermakna
percayalah walau engkau ringkih namun engkau raksasa
percayalah walau engkau patahan tulang namun engkau pencetak generasi perjuangan
percayalah walau engkau pendamping namun engkau penggerak peradaban
percayalah walau tak bisa berkeputusan namun engkau berwewenang akan sebuah pendidikan

wahai saudariku…..
diujung tanganmu ada kejayaan
diujung mulutmu ada peradaban
diujung tangismu ada kehidupan
diujung pikiranmu ada kesuksesan
diujung rasamu ada kedamaian
diujung sedihmu ada ketabahan
diujung senyummu ada asa yang terus meregang

semoga engkau selalu tabah menjalani takdir kehidupan
karena engkau bidadari dunia pembawa kedamaian
semoga engkau selalu ada dalam naungan Arrohman
sehingga engkau bisa menjaga perputaran roda kehidupan
karena kebaikan ada ditangan  setiap perempuan
pendidikan generasi ia yang menentukan
dialah pagar negara, penyangga negara untuk mencapai kejayaannya…*az

Allahu Akbar !!! entah bagaimana saya bisa menulis itu, dan ketika membacanya kembali saya menitikkan air mata. Begitukah memang menjadi seorang wanita ? Sungguh luar biasa. Apalagi mereka yang telah berstatus seorang istri dan ibu dari anak-anak mereka. Sosok itu harus mampu meredam debur ombak kehidupannya sendiri. Sosok itu harus mampu menampung semua keluh kesah suka dan duka anak-anaknya. Sosok itu harus cerdas dan pandai dalam menyelami
dan menyelesaikan masalah suaminya.

MasyaAllah wallahi….Ini tidak mudah wahai ikhwah fillah.Bila engkau masih lajang engkau bisa merasakan bagaimana debur ombakmu. Kemudian engkau bayangkan ketika debur ombak itu meninggi dan
ada ombak lain menerjang dari belakang melalui anak-anak dan suami apakah yang terpikir di pikiran kalian ? Apa yang sedang kalian rasakan…betapa luar biasanya jiwa itu. Betapa luasnya dada-dada itu.

sekali lagi Wallahi !! Ketika Allah menetapkan kita menjadi seorang
wanita maka itu adalah sebuah derajat yang tak terhingga wahai ukhty…jangan engkau menyesalinya….berbanggalah karena tidak tahunya Allah telah menciptakan sosok dari jiwa-jiwa kita ini adalah sosok-sosok permata mutu manikam yang sangat dicari dan bernilai tinggi.

Coba pikirkan…engkau hanya terbuat dari patahan tulang rusuk laki-laki namun tidak tahunya engkau mempunyai fungsi yang lebih penting dari sekedar rusuk yang menjadi pelindung. Walau engkau patahan namun engkau tidak tahunya adalah pencetak generasi perjuangan.

Dimana generasi itu adalah kelangsungan dari kehidupanmu dimasa datang. Ia adalah penerus peradaban manusia hingga Allah menutup kisah hidup manusia. Generasi adalah motor penggerak perjuangan menegakkan kebenaran dan itu semua dari tanganmu wahai ukhty….

Lalu apa kesimpulannya…..sekali mejadi wanita jadilah wanita sebenarnya. Kaffahlah dalam beragama sehingga gelar sholihah itu melekat pada jiwamu yang merona. Cerdiklah dalam segala detak langkah hidupmu. Karena urusanmu itu 24 jam dan selalu menyambung tanpa putusnya.

Jadilah sosok ganda itu….isi ruhiyahmu dengan semua perintah dan mena’ati laranganNya, isi otakmu dengan berbagai wawasan agar engkau tak seperti katak dalam tempurung dalam menjalankan kehidupan. Bekalilah hidupmu dengan skil hidup dan skil kepandaian. Agar engkau bisa menyelesaikan persoalan hidup itu dengan kemandirianmu. Engkau mampu menyelesaikan masalahmu sendiri,
engkau bisa menyelesaikan problematika anak-anakmu dan engkau bisa menjadi penyejuk suamimu. Sungguh ini tidak mudah perlu proses dan perjuangan dari dirimu atas keikhlasanmu.

Karena engkau telah ditetapkan menjadi makhluk yang mulia maka jalaninya dengan keikhlsan dan kekaffahan. Jangan engkau mengeluhkannya karena banyak ladang amal disana yang bisa membuatmu sangat mudah untuk memasuki syurga Allah dari pintu mana saja.

Siapkanlah dirimu wahai ukhty yang akan menuju jalinan kasih bernama pernikahan. Ketahuilah engkau akan menjumpai dunia yang benar-benar baru dimana disana tak luput dari friksi hidup. Belum tentu engkau akan sefaham dengan suamimu, dengan mertuamu atau bahkan dengan keluargamu sendiri. Janganlah engkau hanya membayangkan sebuah kelezatan rumah tangga namun siapkan juga
jiwa dan perasaanmu ketika engkau menemui perbedaan-perbedaan itu. Disinilah dibutuhkan jiwa dan sosok sholihah dan cerdik itu.

Mantapkan pemahamanmu dengan dienullah agar engkau bisa
sabar dan ikhlas menjalaninya, karena sudah thobi’I manusia untuk mengeluh namun manakala engkau membekali diri dengan ilmu dien itu secara mantap dalam dirimu maka engkau akan bisa berlapang dada. Ketahuilah kebahagiaan maghligai rumah tangga itu ada ditanganmu, engkau yang sholihah dan cerdik itulah yang bisa mempertahankannya. Karena semua kedamaian itu muncul dari hatimu yang bersih itu ya ukhty.

Lalu apa sih sebenarnya sholihah itu ? itu adalah gelar untuk wanita bertaqwa…ia hanya menghamba pada Allah Rabb semata, semua hidupnya hanya untuk Allah, segala yang ia perbuat dalam rumah tangganya adalah hanya karena Allah semata. Ikhlas…ikhlas karena Allah semata, bukan karena paksaan dari suaminya. Ia tahu tugasnya sebagai seorang hamba, sebagai seorang istri dan seorang ibu dari anak-anaknya.

Sekali lagi ini bukan gelar yang diberikan suami atas ketaatanmu padanya, namun itu adalah gelar yang diberikan oleh Allah kepadamu
karena ketaqwaanmu dan suamimu adalah orang yang sangat berbahagia atas anugerah kehadiranmu.

Wanita sholihah, Keimanannya sempurna dan akhirnya membuahkan akhlak yang bercahaya dan hatinya pun bertabur penuh cinta. Dan sekali lagi jadilah wanita yang sebenarnya….tak hanya sholihah namun cerdik dan cerdas karena tugas dan keawajibanmu membutuhkan keterampilan itu, tugasmu sangat besar dan sangat luar biasa dibutuhkan pribadi luar biasa juga untuk menyelesaikannya.

Teori menjadi wanita banyak tertulis dalam buku, banyak didiskusikan dalam seminar berilmu,banyak bahasan-bahasan tentangnya. Namun itu semua hanya pendudukung bagimu ya Ukhty , engkau harus belajar sendiri karena karakter yang engkau hadapi tak seperti yang tertuang dalam teks buku. Hidup yang engkau hadapi adalah sebuah pertanyaan sehingga engkau harus mencari jawabannya sendiri. Untuk itu dibutuhkan kecerdasan dan kecerdikan itu.

Nah kecerdasan dan kecerdikan itu harus terbalut dengan kesholihahan karena bila tidak engkau akan terperosok dalam jurang kehancuran. Engkauakan mencaci Rabb semesta alam karena engkau akan merasa tak adil dengan ketetapan yang hadir dalam hidupmu. Dan subhanallah bila kita kembalikan kepada Allah atas urusan kita, kita akan merasakan kebahagiaan atas ketetapan dan ketentuan itu. Kelapangan itu akan membuka pintu kecerdasan dan kecerdikan, membuat kita berpikir lebih lapang dan membuat hati lebih bersih dari niatan2 buruk. Dan akan mengantarkan kita pada kedekatan terhadap Allah yang bisa memberikan status ketaqwaan dan kesholihahan dalam diri kita. Semoga kita mencapainya. Karena sayapun sedang belajar untuk menjalaninya…..kemudahan itu akan datang bersama kesusahan dan penyerahan totalitas pada Allah.

Sekali lagi menjadi Istri sholihah yang cerdik dan cerdas itu jangan hanya sebuah angan2 tapi pikirkan dan bekali dari sekarang. Karena menjadi istri sholihah nan cerdik dan cerdas itu ibarat karang dalam lautan dimana ia sangat teguh berdiri di atas kakinya. Dan ibarat bunga-bunga dalam tamannya yang terus terjaga dari kemaksiyatannya. Semoga syaithan tidak meniupkan buhul-buhulnya untuk mengacaukan semua niatan baik kita. Aminn….

Jadilah penyejuk mata dengan akhlakmu yang mulia
Jadilah penawar hati dikala duka sedang melanda
Jadilah penajam fikiran dikala tersumbatnya pikiran penuh
sesaknya dunia
Jadilah teman hidup ketika di rumah dan jadilah kawan ketika
diperjanan Dimana ketika tersesat di jalan engkau akan selalau menjadi penunjuk jalan

Perteguhkan pandangan orang-orang yang disekelilingmu
Agar mereka tetap dalam komitmennya memegang kebenaran, agar
mereka tak terlena oleh glamour dunia yang memang sangat menggiurkan mereka

Simpanlah ilmu yang telah diberikan siapapun dalam dirimu,agar ketika mereka lupa engkau bisa mengingatkannya

Dengarkan nasehat yang mereka berikan kepadamu, jadikan nasehat itu pakaian keseharianmu, sehingga manakala mereka silaf engkau bisa
membetulkannya. Karena mereka adalah pakaianmu maka jagalah ia agar pakaianmu tak menodaimu.

Isilah hari-hari mereka dengan canda tawamu,walau debur ombakmu begitu meninggi tapi tersenyumlah agar bisa menjadi penawar sehingga
engkau mendapatkan barokahnya dan Allah meringankan semua bebanmu karena engkau telah meringankan beban mereka dengan senyum manismu. Hingga mereka merasa nyaman dengan keramaianmu bersama mereka.

Ketika semua telah engkau ukir dengan kebaikan maka engkau ibarat tongkat si buta yang selalu menunjukkan jalan. Jika engkau pergi maka
mereka akan sangat kehilangan karena ilmu yang telah engkau simpan itu bisa kekal untuk diwariskan kepada generasi barumu…anak-anakmu.
Begitulah manakala sosok wanita telah syumul (sempurna) keimanannya akhlaknya penuh cahaya hatinya penuh cinta sehingga kehadirannya sangat dinantikan jiwa dan kepergiannya sangat tidak diinginkannya.

Bagi mereka yang telah menjadi suami bantulah istrimu mencapai gelar idamannya…gelah Sholihah permata dunia bidadari syurga. Jadikan istrimu KHODIJAH dengan ketaatannya, jadikan istrimu AISYAH dengan kecerdasannya, jadikan ia FATIMAH dengan kecantikan dan kelembutannya jadikan ia NAILA dengan kesetiaannya dan jadikan ia ASIAH dengan kesabarannya. Istrimu adalah tanggung jawabmu wahai akhy…baik buruk istrimu ada di tanganmu.

Bagi mereka yang menjadi istri dan akan mengarunginya….cermati
baik-baik tiap kata terurai…semoga engkau semakin faham dan teguh menjalaninya…sehingga akupun akan semakin semangat untuk menjadikan diriku seperti yang menjadi cita-cita.

Bagi mereka yang sedang mendambakan sosok wanita idamannya….mungkin tulisan ini akan menjadi penerang bagimu, bagaimana engkau memilih seorang istri dan bagaimana kelak memperlakukannya.

Semoga ini barokah dan semua bisa menjalankan porsinya masing-masing dengan keikhlasan sehingga laki-laki sholih akan bertemu dengan
wanita sholihah. Dan wanita-wanita baik-baik adalah untuk laki-laki baik-baik dan wanita-wanita keji hanya untuk laki-laki keji. Mari perbaiki diri sendiri agar mendapatkan pasangan yang sebaik apa yang kebaikan kita perjuangkan. Wallahuallahbishowab…Barokallahulakum…semoga Allah mengumpulkan yang terserak dalam balutan cinta penuh kasihNya sehingga
sakinah mawaddah warahmah diraihnya di dunia…..

~*-*-*~*-*-*~*-*-*~*-*-*~*-*-*~*-*-*~*-*-*~*-*-*~*-*-*~*-*-*~*-*-*~*-*-*

Bumi Allah, 06 Mei 2010
Dariku yg ingin menjadi salah satu dari INTAN MUTU MANIKAM,MUTIARA PERMATA,BIADADARI DUNIA DAN BIDADARI AKHERAT sana ~*-*-*~*-imatuzzahra al hurun’in~*-*-*~*-

Iklan
Komentar
  1. yusuf berkata:

    Wahai kaum hawa
    jadilah penerang dalam kekelaman jiwa
    jadilah penyejuk dalam kepenatan hidup
    jadilah penghangat dalam dinginnya suasana

    Karena engkaulah
    Permadani yang diincar kaum adam
    Sesuatu yang mahal dalam setiap zaman
    Selama engkau masih tetap menjaga kesucian
    dalam kerudung ketundukan dan ketertutupan

    Ingatlah wahai kaum hawa
    Kecantikan sempurna seorang wanita terdapat pada hijaba, ketertutupan auratnya dan sifat malunya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s