5 KEKUATAN KEBANGKITAN ISLAM

Posted: 22 Maret 2011 in Syahsyiyah Islamiyah

QS. Al Anfal : 60 :

Dan Siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan Musuh Allah, musuhmu dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya, sedang Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalas dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan)”

Dalam menghadapi kafir Yahudi perlu sebuah strategi, ia tidak bisa instan saja. Namun butuh struktur yag kuat dan terencana. Adapun kekuatan-kekuatan yang harus dibangun dalam tubuh umat Islam adalah sebagai berikut (inilah tiang-tiang itu).

1. Kekuatan Aqidah >> Aqidah adalah pokok dari DIEN ISLAM. Aqidah adalah iman yang 6. Aqidah adalah konsekuensi dari ketauhidan. Aqidah memang harus terhujam dalam, pada diri umat. Karena aqidah adalah pondasi dalam bangunan kehidupan. Kokoh tidaknya sebuah bangunan tergantung pada kualitas pondasinya. Umat harus benar-benar faham apa makna iman yang mereka ucapkan dari syahadah itu sehingga umat bisa tahu konsekuensi realnya dalam kehidupan. Tak hanya sekedar ucapan dan keyakinan saja…melainkan semua amalan harus benar sesuai syahadahnya.

QS. Ali Imran : 103 “Dan berpegang teguhlah kamu semuanya kepada tali (Agama) Allah, dan kamu jangan bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadikan kamu karena nikmat Allah orang-orang yang bersaudara, dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu daripadanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapatkan petunjuk”

Dari ayat ini kita teringat pada sebuah sirah Nabawiyah dimana ketika Rasulullah mempersaudarakan para sahabat pada waktu hijrah ke Madinah. Rasulullah mempersaudarakan mereka dengan sebuah perbedaan materi antara satu dengan yang lainnya, mempersaudarakan mereka dengan sebuah perbedaan tampakan fisik mereka. Namun persaudaraan itu langgeng karena kekuatan keimanan mereka. Kekuatan aqidah mereka menjadikan mereka tak mempermasalahkan siapa yang menjadi saudara mereka.

Karena dengan keimanan yang baik maka akan saling menguatkan satu dengan yang lainnya. Dari kefahaman aqidah itu akan muncul akhlak-akhlak yang diharapkan Islam seperti yang sering ana sebutkan (Al wala wal baro’, ‘A’izzah ‘alal kafirin, ‘Adzilah ‘alal mu’minin, Al Mahabbah, dan Aljihad).

Dari Aqidah ini lah akan muncul ketegasan-ketegasan terhadap semua yang bertentangan dengan syari’at. Dari fahamnya aqidah akan membawa kelurusan kehidupan. Ia akan jelas perbedaan antara yang haq dan yang batil. Karena tali pengikatnya adalah tali yang kuat yaitu “Laa illaaha illallaah”.

Semua konsekuensi hidupnya di dasarkan akan hal sayahadahnya.

QS. Al Baqarah : 256 “Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barang siapa yang ingkar kepada thoghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha mendengar lagi maha mengetahui”

Dan tali buhul yang kuat itu adalah kalimah syahadah “Laa illaaha illallaah Muhammadur Rasulullah”

Dan yang jadi masalah sekarang adalah masih banyak syirik dan khurafat dalam masayarakat. tak hanya syirik besar bahkan syirik kecil malah banyak yang telah memberangus aqidah umat. Hukum-hukum disekeliling kita sangat jauh dari konsekuensi syahadah dan malah mengadopsi hukum-hukum thoghut.

PERTANYAANNYA, BAGAIMANA ISLAM BISA BANGKIT JIKA AQIDAHNYA TAK SEMPURNA ? MEREKA MASIH MENGADOPSI HUKUM-HUKUM THOGHUT ITU ? BUKANKAH HUKUMHUKUM THOGHUT ITU YANG AKAN MEMBERANGUS AQIDAH UMAT ? UMAT MASIH BANYAK YANG MELAKUKAN SYIKRIK DAN KHURAFAT DALAM SETIAP LINI KEHIDUPANNYA. PR YANG SANGAT BESAR BAGI SETIAP UMAT MUSLIM JIKA MENGINGINKAN KEBANGKITAN UMAT SECARA MENYELURUH.

2. KEKUATAN ILMU >> Ilmu adalah mata pedang dimana ia adalah penunjuk jalan. dalam segala hal itu harus tahu ilmunya tidak hanya berkoar namun tak memahami atau melaksanakannya. kelemahan umat saat ini adalah mereka berteriak tanpa mempunyai ilmunya, mereka melakukan amalan tanpa menguasai ilmunya, sehingga ia tidak tahu mana yang haq dan mana yang batil. Yang mengakibatkan hal-hal yang harampun diterjangnya. Dan banyak yang megabaikan hal-hal yang bersifat syubhat.

QS. Al Isro’ : 36 “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semua itu akan dimintai pertanggungjawabannya.”

Ilmu itu adalah milik Allah yang wajib kita pelajari. Semua tertuang dalam dalam Al qur’an dan Al Hadits Rasulullah. Kita bisa mengkajinya disana dengan cara mempelajari semua wahyu Allah melalui perantara Rasulullah dalam hadits-haditsnya. Ayat-ayat qauliyah itu akan berfungsi sebagai pedoman hidup sehingga bisa menjustice segala yang mutlak benar dan salah.

Selain itu juga bisa dengan mempelajarinya melalui ilham secara langsung ayat-ayat kauniyah (yang ada di alam) yang bisa difungsikan sebagai eksperimental dalam kehidupan. Dari eksperimental ini kita akan menemukan kejaiban-keajaiban yang bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan hajat hidup orang banyak.

Kekuatan-kekuatan alam yang terus dipelajari akan menghasilkan banyak energy yang bisa mensejahterakan kehidupan manusia. Seperti ditemukan ilmu kedokteran, ilmu ekonomi, ilmu tentang teknologi, tentang manusia dan kehidupannya serta sekelilingnya. Ilmu alam yang membahas tentang sifat kimia dan fisika yang sangat bermanfaat dalam berbagai bidang. Dan ilmu-ilmu lain.

Sungguh ilmu Allah bagai lautan yang tak kan pernah habis. Sehingga siapa yang mau mencari ilham dari ayat-ayat kauniyah (nyata di alam) maka ia akan bisa mencari sebuah hal yang bisa dipakai sarana kehidupan dan itu bisa menjadi bukti kebenaran atas sebuah eksperimental yang bisa mendukung akan ketauhidan Allah. Sehingga manakala umat muslim mau mempelajarinya secara detail dan bersungguh-sungguh. Wallahi !! ana yakin Islam bisa jaya.

Seperti ILMU KEDOKTERAN, lihatlah ketika ahlinya sudah meninggal (IBNU SYINA) semua ilmu itu dirampas oleh kafir yang akhirnya dipakai untuk aksi ekspansi imperialisme mereka. LIHATLAH MASALAH VAKSINASI. Ditemukan banyak hal yang tidak tahunya vasinasi itu malah bisa membunuh bayi-bayi calon-calon mujahid kita.

VAKSINANSI ITU ADALAH MEMASUKAN PENYAKIT DALAM TUBUH. Dan serumnya bisa diambil dari hewan terutama babi. Sungguh naudzubillah. Baimana itu bisa berkah ? bagaimana itu bisa sehat bila penyakit yang dimasukkan dalam tubuh ? akhirnya proses metabolisme terganggu yang mengakibatkan proses segala kegiatan tubuh dan fungsi organnya tak bisa berjalan dengan normal. Banyak dijumpai setelah vaksinasi malah terjadi pembekakan hormon yang mengakibatkan cairan berlebihan dan ini sudah banyak terjadi. Kulit meradang, menghitam bahkan bisa terjadi radang otak. Bila pusat syaraf sudah tak berfungsi sebagaimana mestinya bagaimana tubuh bisa memetabolisme zat-zat tubuh dengan sempurna ? ini bila ilmu sudah dikelola orang yang salah.

Belum teknologi. Kita sekarang sama sekali telah jauh tertinggal…semua publisitas teknologi dikuasai oleh kafir Yahudi itu. Sehingga kita sendiri merasa kebingungan dengan desas desus yang telah beredar. Inilah jika ilmu itu telah dikuasai kafir yang hampir menyeluruh. apabila ini bisa dikembalikan seperti zaman kejayaan dimana semua ilmu dikuasai oleh umat muslim pastilah Islam akan jaya kembali. Akan bisa memunculkan seperti Ibnu Shina, Al Jabar dll. maka Umat akan bangkit dengan ilmunya. ilmu yang sesuai dengan kaca mata Al Qur’an dan Assunnah.

Dan masih banyak lagi fakta yang sebenarnya perlu diungkap. Namun tak mungkin dijabarkan di bab ini.

3. KEKUATAN PERSAUDARAAN >> Ukhuwah Islamiyah adalah kunci dari sebuah kekuatan besar. dimana ukhuwah adalah kekuatan yang diikat tak hanya sekedar ikatan darah bahkan ia tak mempunyai ikatan darah pun harus bersaudara semata karena Allah di atas manhaj Allah. rasa ukhuwah ini tak hanya dipelihara untuk satu bangsa melainkan berbangsa2 (dengan anggota berbagai jama’ah Islam) yang itu berarti mendunia. seperti yang telah disebut dlm QS. AlHujurat : 13 itu.

Lihatlah umat telah tercampuri rasa ta’ashub (fanatic golongan) dan ashobiyah (membanggakan golongan) yang akhirnya membuat terpecah belah umat Islam. Banyak fakta terlihat bahwa jama’ah-jama’ah Islam yang ada ini tak semuanya bersih menyuarakan Islam. Namun ada beberapa jama’ah yang memang dibentuk oleh Yahudi untuk memecah belah umat. Jama’ah-jama’ah ini ini mempunyai cirri khas yaitu yang suka menjustice saudara semuslimnya itu Kafir, murjiah, mu’tazilah dan lain sebagainya. Jama’ah-jama’ah ini banyak yang sesat pemahamannya. Seperti munculnya Lea Eden, munculnya LDII, munculnya aliran-aliran kepercayaan yang semua itu ditujukan untuk menghancurkan Islam. Munculnya para jabbariyah diantara harokah Islamiyah itu difungsikan untuk mengobrak abrik kekuatan kebangkitan dakwah.

Lembaga-lembaga masyarakat social (LSM-LSM) banyak yang difungsikan untuk itu. Mereka membiayai-membiayai lembaga-lembaga Islam hanya untuk mengukur kekuatan umat ini seberapa. Kemudian setelah mereka petakan kekuatannya mereka memunculkan strategi baru untuk mengaduk-ngaduk umat melalui perang pemahaman tentang keislaman.

Untuk itu sangat perlu sekali kita memahami prinsip ajaran Islam kita sehingga kita tidak terombang-ambing dengan pemahaman yang baru kita dengar. Kita bisa mengatakan pemahaman itu benar atau salah bila kita benar-benar faham dengan apa yang dicantumkan dalam Al Qur’an dan Al Hadits. Dari pemahaman yang sama yang berdasarkan AL Qur’an dan Assunnah itulah akan memunculkan satu opini pengikat persaudaraan.

Jika opini dan persepsi tentang Islam telah berbeda maka itu sangat sulit untuk disatukan. Memang semua harus dikembalikan pada konsep keimanan. Diantara kita harus berlapang dada untuk menerima kebenaran dari jama’ah lain jika itu memang nasnya adalah sangat kuat. Dan jangan berpegang pada pemahaman pribadi yang mungkin hanya didasarkan pada analogi saja, berdasarkan pada pemikiran yang terkadang cenderung hanya berdasar pada azaz manfaat.

Acuan pertama untuk mengikat persaudaraan tentang sebuah faham adalah jelas neracanya adalah Al qur’an dan assunnah. Jangan sampai apa yang meragukan dan kita pertahankan membuat umat kebingungan dan akhirnya umat berpecah belah. Untuk itu satu opini, satu persepsi tentang Islam itu sangat dibutuhkan untuk menyatukan umat. Kita sudah punya bekal satu akidah, itu kekuatan yang sangat cukup untuk mengikat tali ukhuwah di atas manhaj Allah.

QS. Ash Shof : 4 “Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kukuh”.

Ada fakta terbaru untuk ukhuwah tingkat global ketika kita meneriakkan masalah belahan lain maka umat Islam pun berpikir kerdil dengan “uruslah dulu dirimu dan baru urus orang lain” dengan artian urus negaramu sendiri baru urus yang lain. ini sudah menyalahi hakikat ukhuwah Islamiyah yang sebenarnya. rasa kepedulian itu selalu didangkalkan dengan hujah2 seperti itu. akhirnya umat hanya memikirnya dirinya sendiri saja. nasionalisme kebangsaan telah ditancapkan dan itu sangat menghalangi terwujudnya sebuah persatuan bangsa-bangsa. karena sudah dibatasi wilayah dan dasar negara masing2 akhirnya muncullah ashobiyah kebangsaan. Yah…bukan salah bunda mengandung…bagaimana kita tdk mempunyai ashobiyah kebangsaan jika kita dicekoki dr kecil apa itu pancasila dengan bhineka tunggal ikanya yg sudah disalah tafsirkan sedemikian rupa.

4.QUWATUL AMAL (KEKUATAN FINANSIAL)>>sudahkah umat ini terlepas dari kapitalisme Yahudi dan nasrani ? sungguh umat masih terbelenggu dengan semua produk asing itu. Islam tak banyak energi untuk memproduksi sesuatu yang halal. itu kenapa karena hukum perdagangan dan kebijakan semua telah mengarah pada M o U yg disepakati dengan asing. ada yang menjual aset negara demi kepentingan pribadi dan ambisiya. bayangkan saja dengan Indonesia ini wilayahnya paling luas diantara negeri2 negeri muslim lainnya dengan kekayaan yang melimpah…namun apa dikata tetap kita menjadi budak kapitalisme…padahal kita bisa jaya dengan hasil kekayaan sendiri…kemana itu semua kekayaan kalau tidak digadaikan untuk membayar hutang2 yang telah ditilap para ambisius itu ? umat masih suka makan riba dan enggan meninggalkan bank-bank konvensional menuju bank-bank syari’ah. Dan umat enggan untuk menunaikan zakat maupun berinfaq di jalan Allah sebagai biaya jihad.

QS. Al Hujurat : 14 “Sesungguhnya orang-orang yang beriman hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah, mereka itulah orang-orang yang benar”.

Dari ayat di atas kita tahu bahwa orang yang beriman itu adalah orang yang tidka ragu untuk melakukan jihad baik dengan harta dan jiwanya. Keikhlasan kita untuk mewakafkan harta kita untuk sebuah perjuangan itu menjadi kekuatan tersendiri untuk membebaskan umat dari penjajahan Yahudi itu.

Masih banyak orang yang berharta untuk enggan dalam menginfaqkan sebagian hartanya. PADAHAL HAKIKAT HARTA ITU HANYA ADA 3 : APA YANG DIMAKANNYA LALU HABIS, APA YANG DIPAKAI LALU RUSAK, APA YANG DISEDEKAHKAN ADALAH YANG TERSIMPAN DALAM AKHERAT. Hanya ini hakekat harta. Jadi jika ingin hartanya tetap ada maka haruslah bersedekah dalam sebagian hartanya karena itulah yang akan dibawa hingga akherat kelak. Ia yang menemaninya dalam kubur dan membebaskannya dari siksa.

Islam mengajarkan untuk Zuhud dunia. Lalu apakah yang dimaksud zuhud disini ? apakah harus hidup miskin dan terlunta…? Oh tidak ya ikhwah fillah…. ORANG ISLAM HARUS KAYA RAYA, ORANG ISLAM HARUS BORJUIS. DENGAN KEKAYAANNYA AKAN MENGGENTARKAN LAWANNYA…ingat siapa OSAMA BIN LADEN. Ia adalah saudagar besar dan kaya raya ditanah arab. Dengan kekayaannya ia membiayai para mujahidin untuk menghantam kaum kafir durjana itu. Osama bin laden ditakuti karena kekayaannya dan kekuasaannya. Ketika harta itu dikelolanya dengan keislaman maka ia akan menjadi kekuatan besar yang bisa menggentarkan YAHUDI DAN NASHORO itu.

Ibnu Taimiyyah mengatakan tentang zuhud sebagai berikut : ZUHUD ADALAH MENINGGALKAN PERBUATAN YANG TIDAK BERFAEDAH UNTUK AKHERAT. NIKMATILAH HARTA ASAL TIDAK MENGHALANGI JALAN HISABMU DI AKHERAT. ZUHUD ADALAH TIDAK MERASA BANGGA DAN TIDAK MERASA KEHILANGAN DENGAN APA YANG DIBERIKAN. MERASA CUKUP ITULAH ZUHUD ITU.

Harta adalah milik Allah. Maka apa yng telah direzqikan kepadamu nikmatilah dan syukurilah. Dan jangan engkau meratapinya jika diambil oleh yang punya.

QS. Al Hadid : 23 “(Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita dan terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidka menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.

Harta itu bisa untuk membiayai gerakan dakwah beserta akselerasinya. Harta itu untuk biaya jihad melawan zionis yang menjajah berbagai negeri Islam. Karena perdagangan yang baik itu hanya berdagang dengan Allah. Harga syurga itu sebenarnya sangat murah. Ia hanya kita beli dengan keikhlasan dan kesabaran atas keimanan kita untuk melepas apa yang kita miliki. Dan inilah kekuatan itu.

5. KEKUATAN MILITER >> Militer adalah kantong kekuatan penuh. disana ada kebijakan yang bs melakukan sebuah revolusi. dan Islam harus mempunyai itu. namun apa yang terjadi kekuatan militer Indonesia bahkan dunia ? semua telah tunduk dengan kebijakan Amerika dan Yahudi yang telah meberangus Islam. memberangus aktivis-aktivis dakwah. tak ada satupun dukungan dari militer indonesia minimal untuk mendukung kebangkitan umat di Indonesia ini.apalagi dunia…?

Haduh…semua sudah mengekor barat dengan kebijakan PBB yang jelas-jelas produk Yahudi yang pastinya dibuat untuk kepentingan Yahudi. bagaimana dengan GAZA, bagaimna dengan Moro, bagaimana dengan Cesnya, bagaimana dg Iraq, bagaimana dengan Afghanistan, dan bagaimana dengan negeri2negeri muslim lainnya tak ada yang merdeka. bahkan Indonesia ini apakah dipikir telah merdeka…? oh tidak semua sisinya terjajah. dan militer diam saja dengan sami’na wa’atoknya yg tdk jelas mau membela siapa. hati nurani melawan tapi diri apa daya.karena hukumnya telah diktator yg tak memberi wilayah hak untuk warganya walau didengungkannya HAK ASASI MANUSIA namun pada kenyatannya, beragama dan beribadah itu hak paling asasi tapi kenapa ketika berdakwah ditangkapi ? apakah tidak menjilat ludah sendiri…? Naudzubillah…

Sungguh pengetahuan tentang Jihad dikerdilkan. Ia dialihkan menjadi opini sebuah kegiatan kejahatan. Padahal JIHAD ADALAH SEBUAH AMALAN TERTINGGI YANG SANGAT MULIA DISISI ALLAH. Kegiatan jihad dianggap kegiatan terorisme. Itulah jika opini sudah disebar dan umat muslim menelannya mentah-mentah.

KENAPA JIHAD DIKATAKAN USAHA TERORISME DAN PARA MUJAHIDIN DIKATAKAN TERORIS ? INI KARENA UMAT ISLAM JANGAN ADA YANG MEMPUNYAI NIAT BEJIHAD DENGAN BEGITU YAHUDI DAN NASHORO TAK ADA YANG MEMUSUHI. TAK ADA YANG MENGHALANGI NIATNYA UNTUK TERUS MENJAJAH DAN MENGINJAK ISLAM. INI SUNGGUH PENDANGKALAN SEBUAH PEMAHAMAN HAL PRINSIP DALAM ISLAM.

Jihad adalah konsekuensi akhlak dasar dari syahadah yang diucapkan. Setiap muslim wajib mempunyai cita-cita itu karena itu adalah amalan tertinggi. JIHAD ADALAH SEBUAH SOLUSI UNTUK MEMBEBASKAN NEGERI-NEGERI MUSLIM DARI ZIONISME ISRAEL. MAKA INI HARUS DIAMALKAN KARENA INI ADALAH SEBUAH KEKUATAN. HANYA DENGAN KEKUATAN JIHAD YANG BISA MEMBEBASKAN KAPITALISME ZIONISME DI NEGERI_NEGERI ISLAM YANG TERTINDAS ITU.

Masih ingat kisahnya SHOLAHUDIN AL AYYUBI yang terangkum dalam film Saladin maupun film Kindom of Heaven. Itulah kekuatan jihad itu. Jika ia terorganisir dengan baik maka ia akan menjadi manjanik-manjanik penghancur benteng2 YAHUDI dan NASHORO itu. Ia akan mewujudkan kejayaan Islam kembali.

QS. At Taubah : 111”Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan syurga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah, lalu mereka membunuh tau terbunuh. (itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah didalam Taurat, Injil dan Al Qur’an. Dan saiapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah ? maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu dan itulah kemenangan yang besar”

ALLAHU AKBAR !!! Wallahi sungguh jika kelima kekuatan itu dikuasai Islam…insyaAllah kejayaan itu akan didapatkan…namun manakala itu belum…wallahuallam…ikhtiar dakwah dan do’a yang sebanyak-banyaknya menunggu bantuan Allah itu datang.semoga barokah…tetaplah ISTIQAMAH DALAM JALAN DAKWAH….HAYYA BIL JIHAD !!! ALLAHU AKBAR !!!*az

Iklan
Komentar
  1. REALITANYA SEMUA ORANG MENYERUKAN UNTUK BERSATU TETAPI MEREKA TIDAK MEMFOKUSKAN PADA PETUNJUK ALLAH (QS. 3:103)

    http://achehkarbala.blogspot.com/2011/06/realitanya-semua-orang-menyerukan-untuk.html

  2. Soewoto M. berkata:

    Betul Akhi, Istilah Teroris di Afganistan dan di kawasan konflik internasional (khususnya yang berkaitan dengan Amrik) itukan ditiupkan oleh antek-antek Yahudi laknatullah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s