Arsip untuk Maret, 2011

Ciri-Ciri Da’wah

Posted: 22 Maret 2011 in Syahsyiyah Islamiyah

Disini akan saya coba untuk mengurai tentang cirri-ciri da’wah. Dimana ciri-ciri ini dapat digunakan untuk mengurai apakah jama’ah Islam yang mengatasnamakan pengusung da’wah penegak kalimatullah di muka bumi memang telah benar dan lurus seperti khithoh da’wah yang dibawanya.

Ciri-ciri tersebut adalah :

  1. <b>Orang-orang yang ada dalam jama’ah tersebut bernuansa ketuhanan.</b>

Dan tidak mungkin bagi seorang yang telah diberi Kitab oleh Allah, serta hikmah dan kenabian, kemudian dia berkata kepada manusia, “Jadilah kamu penyembahku, bukan penyembah Allah”, tetapi (dia berkata), “Jadilah kamu pengabdi-pengabdi Allah, karena kamu mengajarkan Kitab dan karena kamu mempelajarinya” (Ali Imran : 79)

 Orang-orang yang ada dalam jama’ah itu sangat konsisten terhadap konsekuensi dari LAA ILAAHA ILALLAH yaitu mentauhidkan Allah.

 Tauhid meliputi :

  • Beriman pada asma wa sifat Allah

  • Rububiyatullah meliputi

Segala puji bagi Allah Tuhan seluruh alam” (QS 1 : 2)

Sungguh, Tuhanmu (adalah) Allah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas ‘Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat. (Dia ciptakan) matahari, bulan, dan bintang-bintang tunduk kepada perintahNya. Ingatlah ! segala penciptaan dan urusan menjadi hak-Nya. Maha suci Allah, Tuhan seluruh Alam” (QS. 7 : 54)

1. Pengakuan bahwa Allah adalah PENCIPTA

Yang memiliki kerajaan langit dan bumi, tidak mempunyai anak, tidak ada sekutu bagi-Nya dalam kekuasaan (Nya), dan Dia menciptakan segala sesuatu, lalu menetapkan ukuran-ukurannya dengan tepat” (QS. 25 : 2)

2. Pengakuan bahwa Allah adalah PEMBERI REZEQI

Aku tidak menghendaki rezeqi sedikitpun dari mereka dan aku tidak menghendaki agar mereka memberi makan kepada-Ku

Sungguh Allah, Dialah Pemberi rezeqi yang mempunyai kekuatan lagi sangat kokoh.” (QS. 52 : 57-58)

3. Pengakuan bahwa Allah adalah PEMILIK segalanya

Milik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Jika kamu nyatakan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu sembunyikan, niscaya Allah memperhitungkannya (tentang perbuatan itu) bagimu. Dia mengampuni siapa yang Dia kehendaki dan mengazab siapa yang Dia dikehendaki. Allah Mahakuasa atas segala sesuatu” (QS. 2 : 284)

4. Pengakuan bahwa Allah adalah RAJA

Pemilik hari Pembalasan” (QS 1 : 4)

Raja manusia”(QS 114 : 2)

Dialah yang mengutus seorang Rasul kepada kaum yang buta huruf dari kalangan mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka, ayat-ayatNya, menyucikan (jiwa) mereka dan mengajarkan kepada mereka Kitab dan Hikmah (Sunnah), meskipun sebelumnya, mereka benar-benar dalam kesesatan yang nyata. (QS. 62 : 2)

  • Mulkiyatullah

    1. Pengakuan bahwa hanya Allah sebagai PEMIMPIN

    2. Pengakuan hanya Allah sebagai pembuat hukum

    3. Pengakuan hanya Allah sebagai PEMERINTAH

Sungguh, Tuhanmu (adalah) Allah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas ‘Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat. (Dia ciptakan) matahari, bulan, dan bintang-bintang tunduk kepada perintahNya. Ingatlah ! segala penciptaan dan urusan menjadi hak-Nya. Maha suci Allah, Tuhan seluruh Alam” (QS. 7 : 54)

4. Pengakuan hanya Allah YANG DITUJU

Katakanlah (Muhammad), “ sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanya untuk Allah, Tuhan Seluruh Alam” (QS. 6 : 162)

  • Uluhiyah—-> Allahlah ILAH (AL MA’BUD (YANG DIIBADAHI) YANG ABADI)

Sembahan Manusia” (QS. 114 : 3)

Katakanlah (Muhammad), “Wahai orang-orang kafir !. Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu bukan penyembah apa yang aku sembah. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah apa yang aku sembah. Untukmu agamamu dan untukku agamaku” (QS. 1-6)

Wahai manusia sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dan orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertaqwa” (QS 2 : 21)

Sesungguhnya pelindungku adalah Allah yang telah menurunkan Kitab (Al-Qur’an) Dia melindungi orang-orang sholeh” (QS. 7 : 196)

YANG LAYAK DIBERI WALA’ (LOYALITAS)

Sesnggunya penolongmu hanyalah Allah, RasulNya dan orang-orang yang beriman, yang melaksanakan sholat dan menunaikan zakat, seraya tunduk kepada Allah” (QS. 5 : 55)

YANG WAJIB DITAATI

Wahai orang-orang yang beriman ! Ta’atilah Allah dan ta’atilah RAsulNya dan ulil amri (pemegang kekuasaan) diantara kamu. Kemudian, jika kamu berbeda tentang sesuatu, maka kembalikanlah kepada Allah (Al Qur’an) dan Rasul (Sunnahnya), jika kamu beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu, lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya” (QS. 4 : 59)

—-> ulil amri diantara kamu : pemimpin Islam….minkum (diantara kamu) itu menunjukkan golongan kaum muslimin. Bukan pemerintahan diluar dan selain pemerintahan yang menganut system selain Islam.

Dan ingatlah karunia Allah kepadamu dan perjanjianNya yang telah diikatkan kepadamu, ketika kamu mengatakan, “kami mendengar dan kami menaati. Dan bertaqwalah kepada Allah, sungguh Allah mengetahui segala isi hati” (QS. 5 : 7)

YANG HARUS DIBERIKAN OTORITAS KEPADANYA

<b>2. Islam sebelum organisasi</b>

Orang-orang yang ada dalam jama’ah itu mendahulukan Islam (VISI DAN MISI ISLAM) sebelum mendahulukan organisasi/jama’ah mereka.

VISI DAN MISI ISLAM ADALAH TERTEGAKNYA KALIMATULLAH DI MUKA BUMI DENGAN WUJUD DIAKUI DAN DIPAKAINYA SEMUA HUKUM-HUKUM DALAM AL QUR’AN DAN ASSUNNAH SEBAGAI LANDASAN KEHIDUPAN MEREKA.

Maka hadapkanlah wajamu dengan lurus kepada agama (Islam); (sesuai ) fitrah Allah disebabkan Dia telah menciptakan manusia menurut (fitrah) itu. Tidak ada perubahan pada ciptaan Allah. (itulah) agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.

Dengan kembali bertobat kepadaNya dan bertaqwalah kepadaNya serta lasanakanlah sholat dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah.

Yaitu orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Setiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka”. (QS. 30 : 30-32)

Wahai manusia ! sungguh, kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sungguh yang paing mulia diantara kamu di sisi Allah ialah orang yang paing bertaqwa. Sungguh Allah Maha Mengetahui, lagi Maha teliti” (QS. 49 : 13)

Dan berpegangteguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai, dan ingatlah nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliyah) bermusuhan, lalu Allah mempersatukan hatimu, sehingga dengan karunia-Nya kamu menjadi bersaudara, sedangkan (ketika itu) kamu berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari sana. Demikianlah, Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu mendapatkan petunjuk.” (QS. 3 : 103)

——> mengutamakan UKHUWAH ISLAMIYAH BUKAN MENGUTAMAKAN UKHUWAH SESAMA ANGGOTA JAMA’AH DAN LALAI UNTUK BERUKHUWAH DENGAN LAIN JAMA’AH

<b>3. Komprehensif tidak sebagian</b>

Wahai orang-orang yang beriman ! masuklah ke dalam Islam secara keseluruhan, dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah syetan. Sungguh ia telah nyata bagimu” (QS. 2 : 208)

Katakanlah (Muhammad), “Sesungguhnya Tuhanku telah memberiku petunjuk ke jalan yang lurus, agama yang benar, agama Ibrahim yang lurus. Dia (Ibrahim) tidak termasuk orang-orang musyrik.

Katakanlah (Muhammad), “ sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan seluruh alam” (QS. 6 : 161-162)

———>YANG DIATUR, YANG DIURUS ADALAH SELURUH URUSAN UMAT YAITU TAUHIDULLAH, IBADAH, MUAMALAH, POLITIK, HUKUM DLL. LENGKAP TANPA TERPISAHKAN SATU DENGAN YANG LAINNYA. DAN SATU DENGAN YANG LAINNYA TAK TERPISAHKAN KARENA AKUMULASI DARI SATU PAKET DALAM SUMPAH SYAHADAH

<b>4. Modern tidak kuno </b>

Kuno disini adalah kuno dalam artian jahiliyah. Karena Islam adalah penerang kejahiliyahan dan penutup kebodohan maka konsepnya selalu cocok untuk segala zaman. Sehingga bila jama’ah aturannya semua menggunakan hukum Islam, apa yang diadobsi semua dari Al-qur’an dan assunnah maka itu sudah memberi tanda bahwa jama’ah itu sangat modern dan kekinian. Karena telah menyentuh seluruh aspek kehidupan yang sesuai dengan zaman itu.

<b>5. Local dan internasional</b>

Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad), melainkan kepada semua umat manusia sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui” (QS. 34 : 28)

Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam”. (QS. 21 : 107)

—> ISU YANG DIUSUNG TIDAK HANYA PERBAIKAN NEGERI SENDIRI MELAINKAN JUGA PERBAIKAN UNTUK SELURUH SISI BELAHAN BUMI. PERISTIWA DAN URUSAN UMAT MUSLIM DI BELAHAN BUMI LAIN MENJADI URUSAN DALAM JAMA’AH ITU.

<b>6. Ilmiah</b>

Dimana kajian yang ada di dalamnya memberikan pencerahan yang bisa menyadarkan untuk hidup Islami, sehingga akan muncul kesadaran Islami disetiap mengatasi dan menyelesaikan urusan yang sedang dihadapinya.

Dan janganlah kamu mengikuti sesuatu yang tidak kamu ketahui. Karena pendengaran, penglihatan, dan hati nurani, semua itu akan dimintai pertanggungjawabannya” (QS. 17 : 36)

Tidak ada paksaan dalam (menganut) agama (Islam), sesungguhnya telah jelas (perbedaan) antara jalan yang benar dengan jalan yang sesat. Barangsiapa ingkar kepada Thoghut dan beriman kepada Allah, maka sungguh, dia telah berpegang (teguh) pada tali yang sangat kuat yang tidak akan putus, Allah Maha mendengar, Maha Mengetahui.” (QS. 2 : 256)

<b>7. Pandangan islami</b>

Pemikiran yang dibangun dalam gerakan dakwahnya untuk para anggotanya adalah pemikiran Islam, mempunyai idiologi Islam yang akan mempengaruhi pandangan dan persepsinya.

<b>8. Mempunyai sebuah kekebalan islam</b>

Kekebalan disini terbagi menjadi 3 :

– Memahami prinsip Islam —-> adanya konsep wala’ dan baro yg jelas

— Memahami fikroh (Pemikiran) —–> fikroh yg sellu dibawa adalah fikroh Islam dan tak tercampur oleh fikroh sekuler, liberalis maupun sosialis.

– Memahami system —–> system yang diadobsi dan diperjuangkan dan dipertahankan adalah system yang menggunakan konsep Islam

<b>9. Perubahan total bukan tambal sulam<b>

Perubahan yang dilakukan oleh jama’ah tersebut adalah perubahan universal menyeluruh. Yaitu mengubah dari system thoghut menjadi system Islam. Hokum thoghut dirubah menjadi hokum Islam, undang-undang thoghut menjadi undang2 Islam sehingga segala keputusan hidup dalam kehidupan seluruhnya berpedoman pada Al Qur’an dan Assunnah.

—– > merevolusi seluruh aturan kehidupan dari jahiliyah bin thoghut dengan aturan Islam, aturan seluruh aspek dalam perubahannya. Tidak mengganti satu dan mentolerir lainnya. Semua dihapus dan tergantikan dengan ahkamu (hukum) islam

Demikianlah cirri-ciri jama’ah pengusung dakwah Islam, pengemban risalah Rasulullah dan akan menegakkan dienullah dimuka bumi. Tafadhol untuk menilai satu persatu apakah jama’ah-jama’ah yang telah ada dan yang telah kita ikuti sudah memenuhi criteria di atas, jika menemui sebuah keraguan dan kejanggalan saatnya untuk berhijrah ke dalam jama’ah salim kaffah.

Dari mana kita tahu jama’ah itu salim kaffah ? dari cirri-ciri di atas dan kita telusuri sejarah pergerakan Islam, termasuk sejarah pergerakan Islam Indonesia setelah runtuhnya kekhilafahan ustmani. Rupanya ada jama’ah yang benar-benar masih tsiqoh dan istiqomah dalam menjaga khithoh dakwah para ambiya’.

Barakallah…JIKA ADA JALAN SABIL JANGANLAH ENGKAU MENCARI JALAN SUBUL. SIAPA JALAN SUBUL ? DIA YANG MENYEMPAL DARI POKOKNYA.

~*@#$%^&*~~*@#$%^&*~~*@#$%^&*~~*@#$%^&*~~*@#$%^&*~~*@#$%^&*~

Dhuha ini telah selesai kutulis….sebagai penyemangat untuk terus mencari..ada kajian pagi ini…semoga ini bisa jadi sarapan pagi….

Bumi Allah, 13 MAret 2011

Dariku : ~*~Imatuzzahra Al Hurul’in~*~

~*@#$%^&*~~*@#$%^&*~~*@#$%^&*~~*@#$%^&*~~*@#$%^&*~~*@#$%^&*~

Iklan

QS. Al Anfal : 60 :

Dan Siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan Musuh Allah, musuhmu dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya, sedang Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalas dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan)”

Dalam menghadapi kafir Yahudi perlu sebuah strategi, ia tidak bisa instan saja. Namun butuh struktur yag kuat dan terencana. Adapun kekuatan-kekuatan yang harus dibangun dalam tubuh umat Islam adalah sebagai berikut (inilah tiang-tiang itu).

1. Kekuatan Aqidah >> Aqidah adalah pokok dari DIEN ISLAM. Aqidah adalah iman yang 6. Aqidah adalah konsekuensi dari ketauhidan. Aqidah memang harus terhujam dalam, pada diri umat. Karena aqidah adalah pondasi dalam bangunan kehidupan. Kokoh tidaknya sebuah bangunan tergantung pada kualitas pondasinya. Umat harus benar-benar faham apa makna iman yang mereka ucapkan dari syahadah itu sehingga umat bisa tahu konsekuensi realnya dalam kehidupan. Tak hanya sekedar ucapan dan keyakinan saja…melainkan semua amalan harus benar sesuai syahadahnya.

QS. Ali Imran : 103 “Dan berpegang teguhlah kamu semuanya kepada tali (Agama) Allah, dan kamu jangan bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadikan kamu karena nikmat Allah orang-orang yang bersaudara, dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu daripadanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapatkan petunjuk”

Dari ayat ini kita teringat pada sebuah sirah Nabawiyah dimana ketika Rasulullah mempersaudarakan para sahabat pada waktu hijrah ke Madinah. Rasulullah mempersaudarakan mereka dengan sebuah perbedaan materi antara satu dengan yang lainnya, mempersaudarakan mereka dengan sebuah perbedaan tampakan fisik mereka. Namun persaudaraan itu langgeng karena kekuatan keimanan mereka. Kekuatan aqidah mereka menjadikan mereka tak mempermasalahkan siapa yang menjadi saudara mereka.

Karena dengan keimanan yang baik maka akan saling menguatkan satu dengan yang lainnya. Dari kefahaman aqidah itu akan muncul akhlak-akhlak yang diharapkan Islam seperti yang sering ana sebutkan (Al wala wal baro’, ‘A’izzah ‘alal kafirin, ‘Adzilah ‘alal mu’minin, Al Mahabbah, dan Aljihad).

Dari Aqidah ini lah akan muncul ketegasan-ketegasan terhadap semua yang bertentangan dengan syari’at. Dari fahamnya aqidah akan membawa kelurusan kehidupan. Ia akan jelas perbedaan antara yang haq dan yang batil. Karena tali pengikatnya adalah tali yang kuat yaitu “Laa illaaha illallaah”.

Semua konsekuensi hidupnya di dasarkan akan hal sayahadahnya.

QS. Al Baqarah : 256 “Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barang siapa yang ingkar kepada thoghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha mendengar lagi maha mengetahui”

Dan tali buhul yang kuat itu adalah kalimah syahadah “Laa illaaha illallaah Muhammadur Rasulullah”

Dan yang jadi masalah sekarang adalah masih banyak syirik dan khurafat dalam masayarakat. tak hanya syirik besar bahkan syirik kecil malah banyak yang telah memberangus aqidah umat. Hukum-hukum disekeliling kita sangat jauh dari konsekuensi syahadah dan malah mengadopsi hukum-hukum thoghut.

PERTANYAANNYA, BAGAIMANA ISLAM BISA BANGKIT JIKA AQIDAHNYA TAK SEMPURNA ? MEREKA MASIH MENGADOPSI HUKUM-HUKUM THOGHUT ITU ? BUKANKAH HUKUMHUKUM THOGHUT ITU YANG AKAN MEMBERANGUS AQIDAH UMAT ? UMAT MASIH BANYAK YANG MELAKUKAN SYIKRIK DAN KHURAFAT DALAM SETIAP LINI KEHIDUPANNYA. PR YANG SANGAT BESAR BAGI SETIAP UMAT MUSLIM JIKA MENGINGINKAN KEBANGKITAN UMAT SECARA MENYELURUH.

2. KEKUATAN ILMU >> Ilmu adalah mata pedang dimana ia adalah penunjuk jalan. dalam segala hal itu harus tahu ilmunya tidak hanya berkoar namun tak memahami atau melaksanakannya. kelemahan umat saat ini adalah mereka berteriak tanpa mempunyai ilmunya, mereka melakukan amalan tanpa menguasai ilmunya, sehingga ia tidak tahu mana yang haq dan mana yang batil. Yang mengakibatkan hal-hal yang harampun diterjangnya. Dan banyak yang megabaikan hal-hal yang bersifat syubhat.

QS. Al Isro’ : 36 “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semua itu akan dimintai pertanggungjawabannya.”

Ilmu itu adalah milik Allah yang wajib kita pelajari. Semua tertuang dalam dalam Al qur’an dan Al Hadits Rasulullah. Kita bisa mengkajinya disana dengan cara mempelajari semua wahyu Allah melalui perantara Rasulullah dalam hadits-haditsnya. Ayat-ayat qauliyah itu akan berfungsi sebagai pedoman hidup sehingga bisa menjustice segala yang mutlak benar dan salah.

Selain itu juga bisa dengan mempelajarinya melalui ilham secara langsung ayat-ayat kauniyah (yang ada di alam) yang bisa difungsikan sebagai eksperimental dalam kehidupan. Dari eksperimental ini kita akan menemukan kejaiban-keajaiban yang bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan hajat hidup orang banyak.

Kekuatan-kekuatan alam yang terus dipelajari akan menghasilkan banyak energy yang bisa mensejahterakan kehidupan manusia. Seperti ditemukan ilmu kedokteran, ilmu ekonomi, ilmu tentang teknologi, tentang manusia dan kehidupannya serta sekelilingnya. Ilmu alam yang membahas tentang sifat kimia dan fisika yang sangat bermanfaat dalam berbagai bidang. Dan ilmu-ilmu lain.

Sungguh ilmu Allah bagai lautan yang tak kan pernah habis. Sehingga siapa yang mau mencari ilham dari ayat-ayat kauniyah (nyata di alam) maka ia akan bisa mencari sebuah hal yang bisa dipakai sarana kehidupan dan itu bisa menjadi bukti kebenaran atas sebuah eksperimental yang bisa mendukung akan ketauhidan Allah. Sehingga manakala umat muslim mau mempelajarinya secara detail dan bersungguh-sungguh. Wallahi !! ana yakin Islam bisa jaya.

Seperti ILMU KEDOKTERAN, lihatlah ketika ahlinya sudah meninggal (IBNU SYINA) semua ilmu itu dirampas oleh kafir yang akhirnya dipakai untuk aksi ekspansi imperialisme mereka. LIHATLAH MASALAH VAKSINASI. Ditemukan banyak hal yang tidak tahunya vasinasi itu malah bisa membunuh bayi-bayi calon-calon mujahid kita.

VAKSINANSI ITU ADALAH MEMASUKAN PENYAKIT DALAM TUBUH. Dan serumnya bisa diambil dari hewan terutama babi. Sungguh naudzubillah. Baimana itu bisa berkah ? bagaimana itu bisa sehat bila penyakit yang dimasukkan dalam tubuh ? akhirnya proses metabolisme terganggu yang mengakibatkan proses segala kegiatan tubuh dan fungsi organnya tak bisa berjalan dengan normal. Banyak dijumpai setelah vaksinasi malah terjadi pembekakan hormon yang mengakibatkan cairan berlebihan dan ini sudah banyak terjadi. Kulit meradang, menghitam bahkan bisa terjadi radang otak. Bila pusat syaraf sudah tak berfungsi sebagaimana mestinya bagaimana tubuh bisa memetabolisme zat-zat tubuh dengan sempurna ? ini bila ilmu sudah dikelola orang yang salah.

Belum teknologi. Kita sekarang sama sekali telah jauh tertinggal…semua publisitas teknologi dikuasai oleh kafir Yahudi itu. Sehingga kita sendiri merasa kebingungan dengan desas desus yang telah beredar. Inilah jika ilmu itu telah dikuasai kafir yang hampir menyeluruh. apabila ini bisa dikembalikan seperti zaman kejayaan dimana semua ilmu dikuasai oleh umat muslim pastilah Islam akan jaya kembali. Akan bisa memunculkan seperti Ibnu Shina, Al Jabar dll. maka Umat akan bangkit dengan ilmunya. ilmu yang sesuai dengan kaca mata Al Qur’an dan Assunnah.

Dan masih banyak lagi fakta yang sebenarnya perlu diungkap. Namun tak mungkin dijabarkan di bab ini.

3. KEKUATAN PERSAUDARAAN >> Ukhuwah Islamiyah adalah kunci dari sebuah kekuatan besar. dimana ukhuwah adalah kekuatan yang diikat tak hanya sekedar ikatan darah bahkan ia tak mempunyai ikatan darah pun harus bersaudara semata karena Allah di atas manhaj Allah. rasa ukhuwah ini tak hanya dipelihara untuk satu bangsa melainkan berbangsa2 (dengan anggota berbagai jama’ah Islam) yang itu berarti mendunia. seperti yang telah disebut dlm QS. AlHujurat : 13 itu.

Lihatlah umat telah tercampuri rasa ta’ashub (fanatic golongan) dan ashobiyah (membanggakan golongan) yang akhirnya membuat terpecah belah umat Islam. Banyak fakta terlihat bahwa jama’ah-jama’ah Islam yang ada ini tak semuanya bersih menyuarakan Islam. Namun ada beberapa jama’ah yang memang dibentuk oleh Yahudi untuk memecah belah umat. Jama’ah-jama’ah ini ini mempunyai cirri khas yaitu yang suka menjustice saudara semuslimnya itu Kafir, murjiah, mu’tazilah dan lain sebagainya. Jama’ah-jama’ah ini banyak yang sesat pemahamannya. Seperti munculnya Lea Eden, munculnya LDII, munculnya aliran-aliran kepercayaan yang semua itu ditujukan untuk menghancurkan Islam. Munculnya para jabbariyah diantara harokah Islamiyah itu difungsikan untuk mengobrak abrik kekuatan kebangkitan dakwah.

Lembaga-lembaga masyarakat social (LSM-LSM) banyak yang difungsikan untuk itu. Mereka membiayai-membiayai lembaga-lembaga Islam hanya untuk mengukur kekuatan umat ini seberapa. Kemudian setelah mereka petakan kekuatannya mereka memunculkan strategi baru untuk mengaduk-ngaduk umat melalui perang pemahaman tentang keislaman.

Untuk itu sangat perlu sekali kita memahami prinsip ajaran Islam kita sehingga kita tidak terombang-ambing dengan pemahaman yang baru kita dengar. Kita bisa mengatakan pemahaman itu benar atau salah bila kita benar-benar faham dengan apa yang dicantumkan dalam Al Qur’an dan Al Hadits. Dari pemahaman yang sama yang berdasarkan AL Qur’an dan Assunnah itulah akan memunculkan satu opini pengikat persaudaraan.

Jika opini dan persepsi tentang Islam telah berbeda maka itu sangat sulit untuk disatukan. Memang semua harus dikembalikan pada konsep keimanan. Diantara kita harus berlapang dada untuk menerima kebenaran dari jama’ah lain jika itu memang nasnya adalah sangat kuat. Dan jangan berpegang pada pemahaman pribadi yang mungkin hanya didasarkan pada analogi saja, berdasarkan pada pemikiran yang terkadang cenderung hanya berdasar pada azaz manfaat.

Acuan pertama untuk mengikat persaudaraan tentang sebuah faham adalah jelas neracanya adalah Al qur’an dan assunnah. Jangan sampai apa yang meragukan dan kita pertahankan membuat umat kebingungan dan akhirnya umat berpecah belah. Untuk itu satu opini, satu persepsi tentang Islam itu sangat dibutuhkan untuk menyatukan umat. Kita sudah punya bekal satu akidah, itu kekuatan yang sangat cukup untuk mengikat tali ukhuwah di atas manhaj Allah.

QS. Ash Shof : 4 “Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kukuh”.

Ada fakta terbaru untuk ukhuwah tingkat global ketika kita meneriakkan masalah belahan lain maka umat Islam pun berpikir kerdil dengan “uruslah dulu dirimu dan baru urus orang lain” dengan artian urus negaramu sendiri baru urus yang lain. ini sudah menyalahi hakikat ukhuwah Islamiyah yang sebenarnya. rasa kepedulian itu selalu didangkalkan dengan hujah2 seperti itu. akhirnya umat hanya memikirnya dirinya sendiri saja. nasionalisme kebangsaan telah ditancapkan dan itu sangat menghalangi terwujudnya sebuah persatuan bangsa-bangsa. karena sudah dibatasi wilayah dan dasar negara masing2 akhirnya muncullah ashobiyah kebangsaan. Yah…bukan salah bunda mengandung…bagaimana kita tdk mempunyai ashobiyah kebangsaan jika kita dicekoki dr kecil apa itu pancasila dengan bhineka tunggal ikanya yg sudah disalah tafsirkan sedemikian rupa.

4.QUWATUL AMAL (KEKUATAN FINANSIAL)>>sudahkah umat ini terlepas dari kapitalisme Yahudi dan nasrani ? sungguh umat masih terbelenggu dengan semua produk asing itu. Islam tak banyak energi untuk memproduksi sesuatu yang halal. itu kenapa karena hukum perdagangan dan kebijakan semua telah mengarah pada M o U yg disepakati dengan asing. ada yang menjual aset negara demi kepentingan pribadi dan ambisiya. bayangkan saja dengan Indonesia ini wilayahnya paling luas diantara negeri2 negeri muslim lainnya dengan kekayaan yang melimpah…namun apa dikata tetap kita menjadi budak kapitalisme…padahal kita bisa jaya dengan hasil kekayaan sendiri…kemana itu semua kekayaan kalau tidak digadaikan untuk membayar hutang2 yang telah ditilap para ambisius itu ? umat masih suka makan riba dan enggan meninggalkan bank-bank konvensional menuju bank-bank syari’ah. Dan umat enggan untuk menunaikan zakat maupun berinfaq di jalan Allah sebagai biaya jihad.

QS. Al Hujurat : 14 “Sesungguhnya orang-orang yang beriman hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah, mereka itulah orang-orang yang benar”.

Dari ayat di atas kita tahu bahwa orang yang beriman itu adalah orang yang tidka ragu untuk melakukan jihad baik dengan harta dan jiwanya. Keikhlasan kita untuk mewakafkan harta kita untuk sebuah perjuangan itu menjadi kekuatan tersendiri untuk membebaskan umat dari penjajahan Yahudi itu.

Masih banyak orang yang berharta untuk enggan dalam menginfaqkan sebagian hartanya. PADAHAL HAKIKAT HARTA ITU HANYA ADA 3 : APA YANG DIMAKANNYA LALU HABIS, APA YANG DIPAKAI LALU RUSAK, APA YANG DISEDEKAHKAN ADALAH YANG TERSIMPAN DALAM AKHERAT. Hanya ini hakekat harta. Jadi jika ingin hartanya tetap ada maka haruslah bersedekah dalam sebagian hartanya karena itulah yang akan dibawa hingga akherat kelak. Ia yang menemaninya dalam kubur dan membebaskannya dari siksa.

Islam mengajarkan untuk Zuhud dunia. Lalu apakah yang dimaksud zuhud disini ? apakah harus hidup miskin dan terlunta…? Oh tidak ya ikhwah fillah…. ORANG ISLAM HARUS KAYA RAYA, ORANG ISLAM HARUS BORJUIS. DENGAN KEKAYAANNYA AKAN MENGGENTARKAN LAWANNYA…ingat siapa OSAMA BIN LADEN. Ia adalah saudagar besar dan kaya raya ditanah arab. Dengan kekayaannya ia membiayai para mujahidin untuk menghantam kaum kafir durjana itu. Osama bin laden ditakuti karena kekayaannya dan kekuasaannya. Ketika harta itu dikelolanya dengan keislaman maka ia akan menjadi kekuatan besar yang bisa menggentarkan YAHUDI DAN NASHORO itu.

Ibnu Taimiyyah mengatakan tentang zuhud sebagai berikut : ZUHUD ADALAH MENINGGALKAN PERBUATAN YANG TIDAK BERFAEDAH UNTUK AKHERAT. NIKMATILAH HARTA ASAL TIDAK MENGHALANGI JALAN HISABMU DI AKHERAT. ZUHUD ADALAH TIDAK MERASA BANGGA DAN TIDAK MERASA KEHILANGAN DENGAN APA YANG DIBERIKAN. MERASA CUKUP ITULAH ZUHUD ITU.

Harta adalah milik Allah. Maka apa yng telah direzqikan kepadamu nikmatilah dan syukurilah. Dan jangan engkau meratapinya jika diambil oleh yang punya.

QS. Al Hadid : 23 “(Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita dan terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidka menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.

Harta itu bisa untuk membiayai gerakan dakwah beserta akselerasinya. Harta itu untuk biaya jihad melawan zionis yang menjajah berbagai negeri Islam. Karena perdagangan yang baik itu hanya berdagang dengan Allah. Harga syurga itu sebenarnya sangat murah. Ia hanya kita beli dengan keikhlasan dan kesabaran atas keimanan kita untuk melepas apa yang kita miliki. Dan inilah kekuatan itu.

5. KEKUATAN MILITER >> Militer adalah kantong kekuatan penuh. disana ada kebijakan yang bs melakukan sebuah revolusi. dan Islam harus mempunyai itu. namun apa yang terjadi kekuatan militer Indonesia bahkan dunia ? semua telah tunduk dengan kebijakan Amerika dan Yahudi yang telah meberangus Islam. memberangus aktivis-aktivis dakwah. tak ada satupun dukungan dari militer indonesia minimal untuk mendukung kebangkitan umat di Indonesia ini.apalagi dunia…?

Haduh…semua sudah mengekor barat dengan kebijakan PBB yang jelas-jelas produk Yahudi yang pastinya dibuat untuk kepentingan Yahudi. bagaimana dengan GAZA, bagaimna dengan Moro, bagaimana dengan Cesnya, bagaimana dg Iraq, bagaimana dengan Afghanistan, dan bagaimana dengan negeri2negeri muslim lainnya tak ada yang merdeka. bahkan Indonesia ini apakah dipikir telah merdeka…? oh tidak semua sisinya terjajah. dan militer diam saja dengan sami’na wa’atoknya yg tdk jelas mau membela siapa. hati nurani melawan tapi diri apa daya.karena hukumnya telah diktator yg tak memberi wilayah hak untuk warganya walau didengungkannya HAK ASASI MANUSIA namun pada kenyatannya, beragama dan beribadah itu hak paling asasi tapi kenapa ketika berdakwah ditangkapi ? apakah tidak menjilat ludah sendiri…? Naudzubillah…

Sungguh pengetahuan tentang Jihad dikerdilkan. Ia dialihkan menjadi opini sebuah kegiatan kejahatan. Padahal JIHAD ADALAH SEBUAH AMALAN TERTINGGI YANG SANGAT MULIA DISISI ALLAH. Kegiatan jihad dianggap kegiatan terorisme. Itulah jika opini sudah disebar dan umat muslim menelannya mentah-mentah.

KENAPA JIHAD DIKATAKAN USAHA TERORISME DAN PARA MUJAHIDIN DIKATAKAN TERORIS ? INI KARENA UMAT ISLAM JANGAN ADA YANG MEMPUNYAI NIAT BEJIHAD DENGAN BEGITU YAHUDI DAN NASHORO TAK ADA YANG MEMUSUHI. TAK ADA YANG MENGHALANGI NIATNYA UNTUK TERUS MENJAJAH DAN MENGINJAK ISLAM. INI SUNGGUH PENDANGKALAN SEBUAH PEMAHAMAN HAL PRINSIP DALAM ISLAM.

Jihad adalah konsekuensi akhlak dasar dari syahadah yang diucapkan. Setiap muslim wajib mempunyai cita-cita itu karena itu adalah amalan tertinggi. JIHAD ADALAH SEBUAH SOLUSI UNTUK MEMBEBASKAN NEGERI-NEGERI MUSLIM DARI ZIONISME ISRAEL. MAKA INI HARUS DIAMALKAN KARENA INI ADALAH SEBUAH KEKUATAN. HANYA DENGAN KEKUATAN JIHAD YANG BISA MEMBEBASKAN KAPITALISME ZIONISME DI NEGERI_NEGERI ISLAM YANG TERTINDAS ITU.

Masih ingat kisahnya SHOLAHUDIN AL AYYUBI yang terangkum dalam film Saladin maupun film Kindom of Heaven. Itulah kekuatan jihad itu. Jika ia terorganisir dengan baik maka ia akan menjadi manjanik-manjanik penghancur benteng2 YAHUDI dan NASHORO itu. Ia akan mewujudkan kejayaan Islam kembali.

QS. At Taubah : 111”Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan syurga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah, lalu mereka membunuh tau terbunuh. (itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah didalam Taurat, Injil dan Al Qur’an. Dan saiapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah ? maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu dan itulah kemenangan yang besar”

ALLAHU AKBAR !!! Wallahi sungguh jika kelima kekuatan itu dikuasai Islam…insyaAllah kejayaan itu akan didapatkan…namun manakala itu belum…wallahuallam…ikhtiar dakwah dan do’a yang sebanyak-banyaknya menunggu bantuan Allah itu datang.semoga barokah…tetaplah ISTIQAMAH DALAM JALAN DAKWAH….HAYYA BIL JIHAD !!! ALLAHU AKBAR !!!*az

Kualitas manusia tidak ditentukan oleh satu factor saja,namun banyak factor pendukungnya. Dan kualitas itu adalah kita sendiri yang menentukan, bukan orang lain. Bila ada orang lain yang ikut turun serta mengubah diri kita itu sifatnya hanya motivator, namun pelaku perubahan itu adalah diri kita sendiri.

Kualitas manusia diukur dari isi dari hatinya, isi dari jiwanya, isi dari otaknya (yang berbuah pada fikirannya) dan kondisi fisiknya. Inilah sesuatu yang menuju sempurna itu. Karena manusia tak akan mampu mencapai kesempurnaan. Bila ingin memperbaiki kualitas diri maka perbaikilah kualitas hati, jiwa, otak dan fisiknya.

Isilah hati dengan makanannya yaitu berupa makanan penyejuk hati,tilawah dan do’a serta siraman rohani keislaman. Isilah jiwa dengan ketauhidan agar ia tidak berbunyi dan tidak kosong. Agar semangat itu selalu ada dan bergelora dalam jiwa. Selalu optimis dalam menjalani takdir yang telah ditetapkan untuknya.

Isilah otak dengan sebuah wawasan yang mencerahkan, yang tidak melanggar aturan syari’atNya yang jauh dari sekulerisme dan atheisme. Agaria tetap lurus di jalan yang telah ditentukan dan tidak terkotori oleh faham-faham yang lainnya.

Hiasilah fisik dengan berdandan yang sewajarnya tidak dilebihkan dan tidak dikurangkan. Tempatkan segala sesuatu pada tempatnya. Islam tidak melarang umatnya untuk berdandan asal tidak bertasyabuh (meniru kaum kafir).

Sudah selayaknya sebagai aktivis dakwah harus berperfomen yang berkualitas. Harus enak dipandang. Tawadhu’ bukan berarti tidak dandan. Ingat itu ya ikhwah fillah. Karena bagaimanapun orang akan tertarik dengan gaya yang elegan dan berwibawa. Dan disinilah celah kita untuk bisa berdakwah dikalangan manapun. Kita akan dihargai sehingga apa yang kita omongkan itu akan di dengarnya. Entah apa yang akan terjadi jika para aktivis berdandan sekenanya. Mungkin orang akan mendengarkan ucapannya namun dibukanya telinga kanannya dan dibuka pula telinga kirinya alias dicuekin saja. Ini terlepas dari penilaian Allah. Bagaimanapun tampilan luar itu menjadi cermin tampilan dalamnya.

Belajarlah tentang ilmu kepribadian dan cara bersikap sehingga engkau juga dihargai oleh manusia selain itu engkau juga dihargai Allah yang akhirnya akan mendapat kelasmu sendiri.

Islam mengajarkan bahwa setiap mukmin itu harus berakhlak, yaitu akhlakul karimah (akhlak yang mulia) dimana itu bisa diperolehnya dari keimanannya. Barang siapa yang mempunyai keimanan tinggi maka telah menjadi dampak yang mengimbanginya adalah akhlaknya pasti mulia.

Sebuah pribadi dikatakan mempunyai pribadi idaman mana kala ia telah mampu merealisasikan tentang ketauhidan yg telah dipahaminya, yang sesuai dengan Al Qur’an dan Sunnah. Ia memahami tentang Allah sebagai Rabbnya dimana disitu harus mengetahui kerububiyahan , keuluhiyahan, dan kemulkiyahan Allah.

Harus mengetahui siapa dirinya sebenarnya yaitu mempelajari tentang pengenalan manusia (dari mana ia berasal, untuk apa dia  diciptakan,dan kemana akan kembali). Harus mengetahui tentang agamanya yaitu ia harus tahu secara kaffah apa-apa yang telah diajarkan Al Qur’an dan Assunnah mengenai syariat dalam hidup. Kemudian  mematuhi segala laranganNya dan mematuhi semua perintahNya. Inilah pribadi harapan Tuhan itu.

Wahai ikhwah fillah,…sungguh Indah Islam, itu segala sesuatu diaturnya dengan sempurna. Semua segi mempunyai nidzom (aturan) dan itu sangat rinci. Bagaimana Islam mengatur tiap pribadi, bagaimana mengatur pribadi dengan masyarakatnya, bagaimana mengatur urusannya dengan umat yang meliputi politik, ekonomi, sosial, budaya, pendidikan dan yang lainnya. Bahkan Islam juga mengatur  hubungannya dengan Tuhannya serta dengan makhluk lainnya.

Islam itu sudah sesuai dengan fitrah manusia. Untuk itu Islam disebut Way of Live (jalan hidup) karena Al Qur’an pada dasarnya adalah Undang-Undang Dasar kita, nabi Muhammad adalah Qudwah (panutan) kita, Jihad (berjuang) itu adalah jalan menggapainya, dan syahid itulah tujuan utama kehidupan karena kesyahidan adalah kematian berkelas tinggi di hadapan sang Arrohman. Syahid imbalannya adalah syurga langit dan bumi, firdausnya itulah tempat tertinggi. Dimana disana terdapat sungai-sungai yang mengalir dibawahnya dengan bidadari bermata jeli sebagai teman hidupnya.

Untuk itu berhijrahlah ke dalam Islam ini secara kaffah, jangan hanya setengah-setengah agar kita mencapai pribadi idaman itu. Pribadi idaman harapan Tuhan. Tidak ada alasan untuk menolak Islam karena ia telah sesuai dengan fitrah kita sebagai manusia. Ketuhanan yang diajarkan telah sesuai dengan fitrah manusia. Tuhan itu ya hanya satu.tidak beranak dan tidak diperanakkan. Tidak ada yang menciptakan dan ia itulah pencipta sebenar-benarpencipta.

Ia menurunkan syari’atnya melalui Nabi Muhammad Rasulullah. Dan ia adalah sebaik-baik panutan karena Beliau adalah manusia paling terpuji sepanjang zamannya. Hanya Beliau figur dalam hidup ini jangan mengambil figur yang lain agar celupan Ilahi itu tidak luntur dengan celupan yang lain. Hanya Rasulullah yang bisa memcopy secara lengkap ajaran Allah itu. Melalui Jibril yang terus mengajarinya.

Sungguh celaka orang yang tidak mau menerima kebenaran ini. Sungguh celaka orang yang tidak mau menjadi pribadi idaman itu. Karena hanya syaithan sebagai temannya dan neraka Jahannam adalah tempatnya yang kekal untuk selama-lamanya.

Bagaimana mengukur seseorang mempunyai pribadi idaman itu ?
lihatlah akhlaknya. Jika akhlaknya baik maka ia mempunyai pribadi itu. Lalu akhlak yang mana ? ada 5 akhlak dasar seorang muslim yang harus di punyainya yaitu :

1) Al Wala’ (loyalitas)——> ia harus loyal kepada Robbnya, apapun yang diperintahkan dan dilarang ia turuti apapun akibat dan dampaknya. Ia menjauhkan segala kesyirikan dari dirinya. Ia membuang semua Tuhan (Sesembahan ; harta,anak, istri, suami, keluarga,kekuasaan, dan materi lainnya yang sifatnya fana) dari dirinya. Baro’ (anti loyalitas) ——> membuang semua system thoghut yang ada dalam dirinya. Ia tidak mau mengekor pada system thoghut itu. Ia tidak mau membela system thoghut itu. Thoghut adalah musuhnya yang nyata di dunia.

2) Al Mahabbah (Ia mencintai Allah dan Allah mencintainya)                   —– > segala sesuatu hanya didasarkan pada Allah semata, ia tidak mengharapkan balasan apapun dari manusia. Sehingga satu-satunya tujuan itu hanya ridho Allah semata tidak ada yang lainnya. Ia kerjakan semua perintah dan larangan itu adalah karena kesabaran dan keikhlsan karena Allah semata sehingga tangannya adalah tangannya
Allah dan bicaranya adalah suara Allah serta kehendaknya adalah kehendak Allah. Dan inilah orang yang bersih hatinya itu.

3) A’izzah ‘Alal Kafirin (tegas terhadap orang kafir)—– > tidak ada satu alasan pun untuk membuka jalur kerjasama dengan orang kafir dalam masalah agamanya. tidak menjadikan orang kafir sebagai teman dalam hidupnya. Karena padasarnya mereka itu sangat benci dengan orang mukmin dan tak akan terbuka hatinya karena hati orang kafir itu telah dikunci mati oleh Allah untuk menerima kebenaran. Mereka adalah juga munafiq yang hanya berbaik muka didepan orang mukmin, namun menusuk dari jamaah mereka.

4) Adzillah ‘Alal Mu’minin (lemah lembut terhadap orang mukmin) —–>ia selalu ramah didepan saudaranya seiman. Ia selalu peduli terhadap saudaranya seiman. Karena pada dasarnya orang beriman itu adalah satu tubuh manakala dibagian tubuh satu sakit maka ia akan merasakan sakitnya. Begitulah selayaknya seorang beriman berukhuwah.

5) Al Jihad (berjihad di jalan Allah dan tidak takut akan celaan orang-orang yang suka mencela)—–> berbahagialah orang yang asing karena pada dasarnya umat Rasulullah akan terasing dengan kebenarannya. Berjuanglah menegakkan agamamu…jangan takut dicela, jangan takut dihina, jangan takut dicaci, jangan takut disingkirkan. Teriakkan kebenaran adalah kebenaran dan kemungkaran tetaplah kemungkaran karena keduanya telah mempunyai garis batas yang jelas yang tidak bisa di pruraliskan (alias dicapuradukkan). Kebenaranitu jelas dan kebatilan itu jelas. Dan yakinlah bahwa setiap kebenaran pasti ada pendukungnya. Teruslah ber’amar ma’ruf nahi munkar disetiap desah nafas kehidupan ini.

Jika 5 akhlak itu telah ada dalam diri seorang mukmin maka insyaAllah ia mencapai derajat pribadi idaman itu. Sungguh indah hati seorang mukmin itu jika diberi kenikmatan ia bersyukur dan apabila ditimpa musibah ia bersabar dan itulah sebab syetan sangat takut jika berdekatan dengan orang mukmin.

Segores pena tsaqofah islamiyah (pengetahuan Islam) dari -*-*- imatuzzahra -*-*- semoga bisa membuka hati yang rindu akan sebuah kebenaran Islam, yang rindu akan diterapkannya Islam dengan landasan Tauhidullah semata. Semoga hidayah itu segera menghampiri dan terus menaungi kehidupan kita. Teruslah belajar dan hijrahlah ke dalam Islam secara kaffah (menyeluruh)…Ukhty wa Akhy Fillah…Ana Uhibbukum Fillah…semoga ikatan ukhuwah menjadi bibit pemersatu kekuatan Islam ini. Kembalilah pada Allah dan RasulNya.
Wallahuallam Bishowab.*az