-*-* Pertemuan Pasti Ada Akhirnya…………… *-*-

Posted: 25 Mei 2010 in Diary

Awan bergelayut disini,ketika kutulis note ini. Angin kencang menderu bagai badai yang memburu. Atap rumah seakan terbang diterpa angin yang sangat kencang.

dengan pelan kutorehkan sebuah dentang kehidupan, yang terus bertalu, berirama penuh syahdu. Nasyid Unic itu mengiringi…dan ketika telah selesai berdendang menyayi…hanya titik air mata yang membasahi pipi….

PERTEMUAN

Ketika dirimu menjadi sinar
Setitis cahaya menyinari haluan
Adakalanya langkah tersasar
Tersungkur dilembah kegelapan

Bagaikan mendengar bisikan rindu
Mengandung kalimat,menyapa keinsafan
Kehadiranmu,menyentuh qolbu
Menyalakan obor pengharapan

Ketika ku kealpaan,kau bisikkan
Bicara keinsafan,kau beri kekuatan
Ketika aku diuji dengan dukaan
Saat kukehilangan keyakinan
Kau nyalakan harapan
Saat ku meragukan keagungan Tuhan
Betapa rahmatNya mengatasi segala

Menitis air mataku keharuan
Kepada sebuah pertemuan
Kehadiranmu,mendamaikan
Hati yang dahulu keresahan
Cinta yang semakin kesamaan
Kau kilang cahaya kebahagiaan
Tulus keikhlasan,menjadi ikatan
Dengan restu kasih, Oh Tuhan…

Titis air mata
Penyubur cinta, kan rindu berbunga
Agar tak pernah layu
Damainya hati, yang dulu resah keliru

Cintaku takkan pernah pudar, diuji dukaan
Mengharum dalam harapan
Moga kan kesampean, kepada Tuhan
Lantaran diriku,hamba kerdil dan hina (UNIC)

Ya….. pertemuan dengan seseorang yang bisa membawa kita menjadi lebih baik itu bagaikan menemukan mutiara dalam lautan. seseorang itu bisa memompa ruhiyah kita, bisa memperbaiki sikap dan emosi kita, bisa menyalakan obor semangat dalam diri kita hingga kita mencapai puncak ghiroh dan akhirnya bisa tegak dalam menjalani hidup ini.

Namun ketika akhirnya harus melepasnya….apakah kita sanggup menahan getir perpisahan itu….? Aku sangat tahu semua pasti ada akhirnya….Aku sangat tahu semua hanya titipan Allah semata kepada kita…dan tugas kita merawat dan memelihara dengan baik apa yang telah dititipkannya kepda kita…namun ketika semua itu tumbuh subur dengan baiknya….berbunga dengan mekarnya…dan tak disangka akhirnya diputuskan untuk pergi begitu saja…sanggupkah kita menanggungnya….

Padahal ia sangat menopang hidupmu…ketika engkau jatuh tersungkur, ia menegakkanmu perlahan dan akhirnya engkau bisa melihat kehidupan dengan jernih kembali bahwa semua yang engkau hadapi adalah ujian….kemudian ia menumbuhkan semangat dalam dirimu…walau tak banyak yang ia sampaikan namun ketika kepedulian dan perhatian, serta kasih sayang bahkan cinta tulusnya diberikan untukmu dan kemudian engkau bisa tegar menjalani apa yang menjadi takdirmu…apakah engkau snaggup menerimannya….?

Rupanya satu paragraf itu lebih baik ditujukan padaku….bukan kepada kalian karena aku yang merasakannya sekarang. ketika aku tersungkur dan tak mampu lagi bangkit Allah mengirimkan seorang sahabat untukku….walau terkadang hanya membisu namun perhatian,kasih sayang,empati,bahkan cinta tulus itu ia berikan padaku…satu demi satu kekalutan terurai, satu demi satu asa itu melaju dengan penuh perkasa hingga akhirnya asa itu berbuah dengan manisnya.

Kehidupan tertata rapi kembali. Misi dan visi terjalani begitu rapi. semua sungguh membahagiakan hati. kehadirannya sangat menentramkan hati.

Namun sebuah simpul menjadi ujian kami dan itu sangat sulit untuk diurai…hari demi hari terjalani dengan penuh pahit dan nyeri dihati…hingga terbacalah olehku sebuah pesan pendek di HP ku ini….

“aku tak bermaksud memutus silaturahim.mungkin ini keputusan pahit.smg engkau senang,bahagia,sehat, lbh fokus dalam berdakwah u keluarga maupun teman2. maafkan salahku,begitu pula salahmu telah kumaafkan sblm engkau pinta.biarlah kisah itu membekas dlm hidupku.tolong jika engkau mencintainya dg tulus,jgnlah menggangguku lg. smg do’a2 yg baik kmrn dikabulkan Alloh.Maafkan aku..”

Sungguh bagai belati menusuk dalam hati….aku tak tahu apa yg sebenarnya terjadi..namun  ketika aku berhasil sedikit mengurai simpul itu dan akhirnya bisa memancarkan sedikit cahaya…kenapa malah terjadi sebuah keputusan seperti itu….sungguh luar biasa tersayatnya hati ini….bergetar tangan ini tak sanggup untuk memegang benda yang tertulis sebuah kata….dada itu langsung sesak tak terkira….air matapun bercucuran entah kemana….

Oh Allah….selalu Engkau mengambil titipan itu pada waktu aku merasakan kedamaiannya…dan kenapa ketika rezqimu yang satu ini Engkau juga mengambil pada waktu aku sedang merasakan kedamaian yang sedang mekar2nya..? sungguh terkadang aku tak mengerti tentang hidup ini. beginilah selalu kisah hidupku…..begitu pilu dan menusuk qalbu…dan ini sudah kesekian dlm hidupku….memang di dunia tak ada yang abadi….

Aku tahu hanya Allah sandaran hidup, aku sangat faham hanya Allah tempat mengadu, aku sangat mengerti Allah muara segala cerita kehidupan…namun aku  juga manusia biasa yang butuh teman untuk bercerita,butuh teman untuk menguatkan. jika ada sebuah ungkapan mengatakan “Seseorang yang hanya mengharap perhatian,cinta dan kasih sayang adalah ibarat hamparan lautan.sedangkan seseorang yang hanya ingin mencurahkan perhatiannya adalah ibarat arus sungai yang tak henti mengalirkan sumber mata air menuju samudera” dan mungkin aku adalah lautan itu walau aku juga sering menjadi arus sungai di kala waktu.

Dan seorang sahabat mengirim pesan pendek untukku “jika ia boleh mengetahui masa pasangmu, maka izinkan ia mengetahui masa surutmu”….dan  mungkin inilah masa surutku itu wahai sahabatku…..sungguh sesuatu yang belum bisa kuterima karena aku belum siap untuk dilepasnya….ujian itu masih meroket dengan segala dentumannya…namun akhirnya ia pergi begitu saja….padahal aku sangat mengharapkan kehadirannya….

Ia ibarat satu diantara tiang pokok yang menyangga rumah, bisa bayangkan jika satu tiang pokok itu tak ada apa yang terjadi pada rumah itu…? Namun…ku berusaha berbaik sangka pada Allah yang Maha Mencinta…ia menguji cintaku padanya….menguji keikhlasanku untuk menerima keputusannya….menguji kesabaranku untuk menjalani takdir ini semua…karena dikala halilintar itu menyambar Allah megirimkan hujan begitu derasnya….Allah memberikan kabar bahwa aku menang dalam menulis karya tulis di Jeany Dive dan Sahabat, aku menjadi juara 1-nya….sungguh sesuatu yang terkadang sulit untuk dicerna…..

Sungguh….Fabiayyi ‘aala irabbikuma tukadzibaann… “nikmat mana lagi yang engkau sekutukan ?” dan sungguh….Fainna mangal ‘usri yusroo, inna mangal ‘usri yusroo “sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan,sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan”….begitulah yang sedang kujalani. setiap kesulitan pasti ada kemudahan…dan ini yang selalu tergaung dalam hati. sehingga masih bisa tegar hingga saat ini. Sekali lagi aku  hanya manusia biasa…semua perlu proses untuk mengikhlaskan apa yang telah ditetapkanNya.

Dan apa yang menurut kita baik belum tentu baik bagi Allah dan apa yang menurut kita buruk belum tentu buruk bagi Allah. Mungkin inilah ketetapan itu….dan aku akan berusaha mencari dimana sebenarnya letak keburukannya dan letak kebaikannya semoga aku segera menemukannya sehingga aku bisa ikhlas melepasnya.

Sungguh sebuah lara jika bertemu tak ada sapa tak ada kata…hanya rasa yang berbicara….sampai kapan hal ini nampak di depan mata…padahal jiwa terus bercerita, hati kecil berpetuah penuh bijaksana,”sudahlah..bila jodoh tak akan kemana, bila cinta tak akan menghianatinya,bersabarlah…keikhlasan itu tak usah diulang-ulang lagi karena ikhlas itu hanya sekali bila diulang itu sudah jadi penyakit hati”…dan akhirnya hanya terdiam…

Persahabatan adalah kepompong merubah ulat menjadi kupu-kupu….maka bila tak terjadi itu, persahabatan itu hanya semu….dan ketahuilah apa yang telah kusampaikan kepadamu itu akan kuukir hingga akhir hayatku…aku tak akan melupakannya bahkan aku akan menyiraminya….karena ketika itu semua karena Allah semata aku berharap akan dikumpulkannya kembali di akherat sana…semoga itu dikabulkan olehNya.

Dan kusampaikan kepada yang telah pergi..aku tak akan menghapus fhoto maupun namamu di daftar list my best friendku, aku tak akan menghapus semua tulisanmu, dan aku tak akan menghapus kontakmu. Semoga Allah masih meberikan kesempatan untuk bertemu sehingga aku akan menceritakannya kembali untukmu. Karena ketahuilah seorang sahabat adalah ia yang mengetahui nyanyian hatimu dan akan menyanyikannya kembali untukmu. semoga kita adalah seorang sahabat itu. walau belum bertentang mata semoga petuah itu bisa menjadi pengikat jiwa…semoga engkau baik-baik saja dan semoga engkau bahagia dengan mendapatkan apa yang engkau dambakan di dunia hingga akherat sana. Amiinnn….

Kepada to All my best friend : walau engkau tak hadir dihadapanku namun kabar dan kehadiranmu di dunia maya ini sangat berarti bagiku karena ketahuilah engkau sangat berharga bagiku….semoga Allah selalu menyampaikan getar rindu dan cinta dariku untuk kalian sehingga itu bisa pengikat tali ukhuwah kita. teruslah menjalin cinta diantara manusia dengan porsinya masing-masing karena itu penyubur ghiroh untuk terus memperjuangkan Dien Allah SWT di dunia…semoga Allah meridhoi semua ini…dan mengabulkan do’a2 yang telah kita lantunkan selama ini.

“Ya Allah , engkau telah mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta kepada-Mu, telah berjumpa dalam taat pada-Mu, telah bersatu dalam dakwah kepada-Mu, telah terpadu dalam membela syari’at-Mu, kokohkanlah Ya Allah ikatannya. Kekalkanlah cintanya. Tunjukilah jalan-jalannya. Penuhilah hati ini dengan nur-nur cahaya-Mu yang tiada pernah pudar. Lapangkanlah dada kami dengan limpahan keimanan kepada-Mu. Nyalakan hati kami dengan bermakrifat kepada-Mu. Matikanlah ia dalam syahid di jalan-Mu. Sesungguhnya engkau sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong. Ya Allah..Amin…Sampaikanlah kesejahteraan ya Allah pada junjungan kami Muhammad, keluarga dan sahabat-sahabatnya dan limpahkanlah kepada mereka keselamatan. Amiinn ya rabbal ‘Alamin….

dan untuk yang telah meninggalkan…kemarin setelah engkau memutuskan keputusan itu tak sengaja ku mendengar sebuah group musik melantunkan lagu ini…sungguh aku terharu..kenapa lagu itu benar2 kurasakan saat itu…

Tetaplah Bertahan -suara merdu dari WALI-

Tak pernah ku sangka Tak pernah ku duga
Kita kan berjumpa Dan telah bersama
Disiang malam aku Memikirkan kamu
Siang malam kamu Terfikirkan aku

Kita menyatu…
Jangan marah bila ku tak datang bila
Ku tak pulang bukan ku tak sayang
Kumohon kau jangan marah karena
Akan datang waktu ku tak pulang waktu
Ku tak datang.

Kini tiba saatnya kupergi
Kumohon jangan tangisi walau perih
Suatu saat nanti untukmu disini
Ku akan kembali…

Cobalah tetap bertahan Untukku
Dan coba terus bertahan menantiku
Sampai hari nanti sampai ku kembali

…..Ya aku akan bertahan…hingga engkau kembali….. semoga aku tetap bisa tegar menjalani takdirku….semoga ketika engkau menemukanku kembali aku telah menjadi kupu-kupu itu…bila tak di dunia semoga engkau menemukanku di syurgaNya kelak…semoga aku satu diantara bidadari yang bermata jeli itu…”hurun’in”…semoga nama itu membawaku menuju syurga itu…Aminn…baik-baik disana semoga Allah selalu melimpahkan hidayah itu untukmu…dan semoga engkau dijaganya…walau harus menitikkan air mata melepasmu namun ini sudah ketentuannya…mau tidak mau harus menerima dengan lapang dada….kutitipkan rindu pada bayu semoga ia menyampaikannya padamu…jadilah yang terbaik dalam setiap langkah hidupmu….orang baik itu tidak selalu mendapatkan yang terbaik namun ia selalu menjadi yang terbaik apa yang hadir dalam hidupnya…terimakasih telah menjadi penopang hidupku, terikasih telah mengorbankan apa yang ada padamu untukku…terimakasih semuanya…Semoga Allah membalasnya melebihi apa yang engkau minta…….Aminnn…

sekali lagi memang benar…Pertemuan itu akan ada akhirnya karena tak ada yang abadi di dunia….dan itu butuh keimanan yang kuat untuk menrima sebuah ketentuan Allah yang terkadang kita tak siap menerimanya….*-catatan menyapa senja -*-*- imatuzzara-*-*-

Komentar
  1. umfaristi mengatakan:

    hmm… nggak ngerti. mengapa harus begitu? persahabatan, putus? ….

  2. umfaristi mengatakan:

    surprise…ada jawaban!
    hehehe… setelah sekian lama mondar-mandir di blog ini. sepi, tuan rumahnya nggak tahu kemana😉

    m… tentang persahabatan yang harus putus … karena sebab syar’i?? apa pula ini? hehe..bisa, jika terjadinya persahabatan (mungkin) tidak syar’i … hehehe…

    bentar ya bu, sepertinya ada tulisan baru.. saya baca-baca dulu.. misi…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s