-*-*- CINTA ITU PASTI BERLABUH -*-*-

Posted: 25 Mei 2010 in Pernikahan

Cinta sebuah kata yang tak akan habis bila dirangkai dalam bahasa. Kata cinta menyambungkan segalanya menjadi sesuatu yang indah bila dirasa. Namun manakala ia tidak pada tempatnya akan membuahkan gundah gulana. Kata cinta membuat orang selalu bercita-cita, menebar asa setiap detik waktu yang mengiringinya, menghembus nafas setiap desah dada sehingga memompa jantung untuk terus bekerja. Cinta adalah kata yang sangat bermakna, ia hanya milik Allah semata yang tak bisa manusia mengaturnya. Manusia hanya bisa merasakannya dan keimanannyalah yang bisa mengendalikannya.

Ketika mata saling bertatap. Berusaha mengurai apa dan siapa dibalik sosok yang tertangkap oleh hati, maka desir lembut mulai tumbuh dalam telisik dada. Kadang tak harus bertentang mata, namun sosok yang terbayang bisa menumbuhkan rasa cinta. Banyak factor perantara sebagai penumbuh benih-benih cinta.
Hampir 20 tahunan hidup dalam kancah pergerakan. Dengan lingkungan yang penuh ghiroh perjuangan. Ruhiyah membumbung dengan idealitas yang terus dibina dan diarahkan akhirnya membentuk sebuah diri pengemban dakwah yang tangguh untuk dipersiapkan menjadi jundi-jundi perjuangan. Arrijal itu telah matang dengan tsaqofah yang terus ditanamkan. Doktrin-doktrin pergerakan semakin mengakar untuk mewujudkan perubahan.
Hingga suatu hari sebuah konsolidasi terjadi dalam sebuah pergerakan. Disinilah komunikasi antar akahwat dan ikhwan itu mulai terjalin. Ketsiqohan terhadap amanah membuat mereka selalu getol untuk berdakwah dan berkomunikasi.

Hingga akhirnya ada sebuah denyut yang mereka tidak sadari.
Tidak bisa dinaifkan, sebuah generasi pergerakan tetaplah sosok manusia biasa yang bisa tertular akan virus cinta. Karena ini merupakan fitrah manusia. Yang setiap orang membutuhkanna. Ia butuh untuk disayang, diperhatikan, dipedulikan dan dicintai sepenuh hati. Namun apakah itu harus bertebaran tanpa sebuah aturan pasti…? Tidak..Allah telah mengatur sebuah pergaulan dalam Islam antara laki-laki dan perempuan. Ada batas-batas siapa yang mereka pergauli sehingga tidak menabrak sebuah wilayah yang bukan haknya.

Seorang laki-laki dan wanita hanya boleh bergaul bebas dengan muhrimnya. Ia bisa bersama,bergandeng tangan,bahkan bermesraan. Itu tidak dilarang asal dengan muhrimnya dan suaminya yang telah ditetapkan kepadanya. Namun Allah dan RasulNya sangat melarang seorang laki-laki dan perempuan bergaul bebas tanpa batas terhadap lain muhrimnya. Seperti pacaran, pergi bergerombol tanpa arah, tanpa tujuan , dan tanpa aturan..itu sangat dilarang.

Namun…apakah Islam melarang kepada umatnya untuk Jatuh cinta..? oh sungguh Allah telah mempunyai aturan sempurna tentang hal ini. Jika seseorang mulai merasakan cinta maka segera balutlah dengan aturan yang menghalalkannya. Yaitu sebuah pernikahan.

Bila diantara kalian telah merasakan cinta terhadap lain jenisnya, ungkapkan dan bila cocok segera pinanglah agar segera halal cinta kalian. Bila laki-laki maka nyatakan pada orang tuannya agar orang tuannya atau walinya yang menyampaikan kepada anak perempuannya. Jika engkau perempuan yang merasakan cinta terhadap laki-laki maka suruhlah orang tuamu, Pembina ngajimu, atau siapa yang engkau percaya untuk menyampaikan pada laki-laki itu. Dan bila telah menemukan titik temu segeralah menjalankan proses khitbah. Bila diterima segeralah berta’aruf dengan cara yang baik-bak dan hindari kemaksiyatan. Carilah seorang teman untuk menemani masa ta’aruf kalian..karena bila hanya berdua maka yang ketiga adalah syetan. Bila telah sesuai dengan apa yang diinginkan segeralah rajut dengan sebuah ikatan bernama ijab qobul pernikahan. Ini sebuah janji diatara dua insan dihadapan Tuhan. Ini awal dari ½ dien itu.

Ketahuilah bahwa setengah dien itu bukan Ijab qobulnya melainkan perjalanan pernikahan itu sendiri. Kenapa disebut ½ Dien karena dalam mengarunginya penuh onak dan duri, penuh gelombang tinggi dan penuh dengan batu-batu terjal. Pernikahan itu keputusan final untuk itu pikirkanlah dengan matang. Pernikahan itu tidak seindah dalam bayangan, pernikahan itu tidak semudah yang tertulis dalam konsep pernikahan, pernikahan itu tak semudah yang kita baca dalam buku pernikahan dan tidak semudah yang ada dalam diskusi ilmiah pekanan. Dan pernikahan itu tidak semudah yang kita rencanakan.

Ketahuilah pernikahan itu adalah penyatuan dua sifat yang sangat berbeda. Penyatuan dua keluarga yang sangat berbeda latar belakang dan pendidikannya, penyatuan dua masyrakat yang sangat prural kebudayannnya. Bahkan bisa penyatuan dua Negara bila calon mempelainya berasal dari dua Negara yang berbeda. Dan ini pastinya lebih rumit lagi.

Untuk itu jangan terkecoh oleh pesona, jangan terkecoh oleh rupa, jangan terkecoh oleh harta, jangan terkecoh oleh pemikirannya. Karena itu semua tidak bisa menjadi dasar kelanggengann rumahtangga. Kelanggengan rumah tangga itu hanya ditakar dari keimanan keduanya. Karena dari keimanan akan menumbuhkan yang bernama akhlakul karimah dimana akhlak ini sangat sesuai dengan fitrah manusia. Sehingga bila diantara kedua mempunyai keimanan yang baik maka keduanya tak akan berselisih secara nyata. Karena akhlak kesehariannya selalu menyenangkan, mendamaikan dan menenangkan jiwa. Sedangkan jiwanya selalu penuh rasa cinta.Jadi Rasulullah berpesan dalam memilih pasangan itu memang sebuah wasiat manjur yang harus dijalankan. Bahwa dalam memilih seorang istri itu ada empat perkara, yaitu pilihlah rupanya, pilihlah keturunannya, pilihlah hartanya dan yang bisa menyelamatkan engkau adalah pilihlah agamanya.

Jadi kunci ini sebenarnya Rasulullah telah memberikannya. Jika engkau telah mendapati seorang wanita yang baik agamanya maka segera khitbahlah dia, karena dia itu permata dunia yang Rasulullah menyebutnya dialah wanita sholihah itu. Jangan sampai engkau menyesalinya hanya lantaran engkau menemukan wanita lain yang cantik rupanya, baik keturunannya dan wanita kaya. Jangan sampai engkau berpaling dari wanita beriman tadi hanya karena 3 faktor yang hanya membawa kefanaan dan ketidak bahagiaan rumah tangga. Ketahuilah rupa itu bisa berubah sesuai masanya, harta itu bisa habis sesuai ketentuan rezeqinya, dan keturunan itu tidak membawa kebaikan selain engkau dibanggakan manusia. Hanya keimananlah yang bisa memancarkan kemuliaan dimanapun ia berada. Ia akan terlihat indah ketika engkau memandangnya, engkau akan terhnayut dengan senyum tulusnya, dan engkau akan nyaman dengan kesetiaannya dan pengorbanan yang tidak mengharapkan balasan apa-apa kecuali balasan Allah semata. Maka carilah wanita beriman itu, karena dialah permata dunia yang akan membuat iri bidadari syurga.

Dan untukmu wahai wanita janganlah engkau salah menetapkan keputusanmu. Jangan sampai ketampanan, kekayaan dan keturnan itu meluluhkan hatimu. Ia tak akanmembahagiakanmu ukhty…kecuali sementara saja dan sifatnya hanya fana. Dan hanya keimanan itu yang akan sampai di akherat sana.

Ada 15 petunjuk dalam memilih suami….

1) Beragama Islam 2)Taat beragama dan baik akhlaknya 3)Menjauhi kemaksiyatan 4)Kuat semangat jihadnya 5)Dari keluarga yang sholih 6)Taat kepada orang tuannya 7)Mandiri dalam ekonomi 8)Kualitas dirinya setaraf atau lebih baik 9) Dapat memimpin 10)Bertanggung jawab 11) Bersifat adil 12)Berperilaku halus 13) Tidak kikir 14)Tidak lemah syahwat 15)Senang berketurunan dan subur.

Wahai ikhwan wa akhwati fillah….yakinlah cinta yang berdebar dalam dada pasti akan berlabuh pada tempatnya. Yakinlah pada keputusan Allah bahwa yang diberikan itu adalah terbaik bagimu siapapun itu. Karena Allah yang Maha tahu segalanya akan segala keperluanmu. Namun itu bukan berarti pasrah. Berikhitiarlah untuk menemukan labuhan cintamu. Bila sudah menemukan nyatakan pada yang telah engkau cintai. Tak terhalang bagi seorang wanita menyatakan cinta pada seorang laki-laki, karena Ibunda Khodijahlah yang melamar laki-laki terbaik zaman ini..Rasulullah Muhammad Saw. namun carilah perantara agar terganggu hubungan laki-laki dan wanita dan jika ia menolaknya engkau tak akan dibuat kecewa. Jangan takut untuk dit olak karena Allah masih menyiapkan banyak pilihan untukmu. Dan tugas mulah untuk mencari siapa jodoh dalam hidupmu itu. Bersabar dan berdo’alah semoga engkau segera menemukan pendamping hdiupmu. Yang sholih dan sholihah yang bisa membawamu pada keridho’an dan semangat juang untuk menegakkan agamamu.

“Dan Kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kalian serta orang-orang yang layak untuk menikah dari hamba sahaya laki-laki dan hamba sahaya perempuan yang kalian miliki” (QS. Annur : 32)

“Rasulullah saw besabda : “wahai generasi muda, barangsiapa diantara kalian telah mampu serta berkeiginan untuk menikah, maka hendaklah ia menikah. Karena sesungguhnya pernikahan itu dapat menundukkan pandangan mata dan memelihara kemaluan” (Muttafaq ‘Alaih)

“Menikahlah dengan wanita yang penuh cinta dan yang banyak melahirkan keturunan. Karena sesungguhnya aku merasa bangga dengan banyaknya jumlah kalian diantara para nabi pada hari kiamat kelak” (HR. Ahmad dan Ibnu Hibban)

Baiklah…mungkin ini sedikit goresan tinta -*-*-Imatuzzahra-*-*- mari kita berdo’a bersama kepada Allah agar diberi teman yang baik dalam hidup kita “Allahumma yasir lii jaliisan sholihan” Ya Allah mudahkanlah bagiku untuk mendapatkan teman yang sholih. Teman yang sholih itu teman yang kata2nya bermanfaat, ucapannya berhikmah, member kesejukan, membuka kesadaran, mempertajam pikiran,melembutkan hati,menguatkan keimanan. Aminn…semoga kita selalu dikelilingi teman yang sholih itu.*az

Komentar
  1. Arif mengatakan:

    subuhanallah…mantap… mohon izin tuk d posting pada blog aq..

  2. hadianirahmi mengatakan:

    subhanallah,,waah baguss bangett,,
    sangat inspiratif.. 🙂

  3. MasDar @l-Mumtaz mengatakan:

    semoga berbekas, dan menjadi keluarga yang SAMARAHNA (Sakinah, Mawaddah, Warahmah dan Amanah)…Ana banget tuh, kenal sehari jatuh cinta, ta’aruf sebulan, sebulan kemudian aku ditantang keluarganya, kuterima tantangan itu, keluarganya teryakinkan dengan sosokku, ku ajukan ama keluarganya tuk nikahinya, sebulan kemudian kusampaikan maksud hasrat hati, “bolehkah putri Anda ku nikahi 17 Ramadhan? kini diusia pernikahan kami yang baru berusia 7 tahun, Allah menganugerahi kami 3 Bidadari terbaik yang Allah pilihkan untuk kami. Kami product pernikahan dini. ketika aq menikahinya, istriku berusia 17 tahun dan saya 24 tahun…Indahnya menikah di jalan da’wah…:)

    • barokallahu lakum…. saya ikut bahagia mendengar cerita antum ya akhy 🙂 begitulah Allah menciptakan segala sesuatunya…sungguh sempurna dan tak ada alasan manusia untuk mengkufurinya. dan syukron jiddan atas do’anya….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s