CARA DAHSYAT JADI PENULIS HEBAT

Posted: 2 Desember 2009 in Artikel

Malam mulai larut. Angin dingin tak luput untuk menyapa kulit-kulitku. Dingin, pertanda aku harus memulai untuk menorehkan seluruh pikiranku. Seperti malam-malam sebelumnya aku selalu menulis dan menulis. Disela-sela aku menjadi sosok ibu dan istri, aku harus pandai membagi waktu. Dan jam seginilah waktu yang tepat untuk terus berkarya. Walau sedikit kesempatan namun terkadang aku bisa menghasilkan beberapa artikel dan naskah. Cukup membahagiakan atas semua potensiku. Bagaimanapun aku harus mensyukurinya. Walau aku sudah jadi istri dari seorang laki-laki dan menjadi ibu dari anak-anakku, aku masih bisa tetap berkarya dan tidak merubah kebiasaanku yang suka membaca dan menulis.

Karyaku memang sudah banyak, Namun semua itu hanya tersimpan di laptopku. Dua karyaku di tolak sebuah penerbit. Satu novel dan satu kumpulan cerpen. Untuk novel, katanya monoton. Untuk kumpulan cerpen, katanya sudah banyak yang bercerita seperti itu. Cerpen,opini, serta artikel ilmiah dan artikel islam yang sering ku buat. Ya, walaupun begitu ada beberapa cerpenku yang telah dimuat oleh media masa, diantaranya Mawar Telah Bertangkai (Sobat Muda dan Harian Analisa), Lilin (Harian Analisa), Dialog Hati di malam Lebaran (Harian Analisa), Menjemput Bidadari Syurga (dalam kumpulan cerpen Artefak Laboratorium Sastra Medan) dan satu opini berjudul Buku dan Kertas Bungkus (Harian Analisa).

Hmm…begitulah awal perjuangan ingin jadi orang besar. Aku hanya mendesah ketika menerima kembali copian naskahku yang dikembalikan Pak Pos kerumahku. Yah…rugi memang, aku sudah membuatnya selama enam bulan dengan jarang tidur malam. Kemudian mengeprint-nya. Pastilah ini bukan biaya yang sedikit karena aku tak punya printer sendiri. Aku harus ke rental untuk mengetik dan mengeprint-nya. Semua pasti bisa membayangkan sudah berapa cost yang ku keluarkan untuk membiayai naskahku yang setebal 200 halaman untuk satu buku. Dan belum buku lainnya yang jumlah halamannya juga hampir sama.

Subhanallah belum lagi untuk biaya foto copi dan pengiriman lewat pos. Yang jelas semua butuh cost yang lumayan. Belum lagi ketika pengasuh rubrik cerpen Harian Analisa mengeluh karena cerpenku tak muat di kolom mereka dan akhirnya terkumpul saja di email pengasuh itu. Namun…betul juga seperti yang di bilang Pak Bob Hasan yang suka pakai celana pendek itu. Jangan berharap jika tak ingin kecewa. Ya..ketika mengirim naskah aku terlalu pede dan akhirnya aku kecewa. Dan ketika tahu dari istilah dari Bob Hasan itu akhirnya aku nyantai aja. Diterima atau tidak diterima oleh sebuah penerbit atau media aku tetep menulis.

Kadang aku tersenyum karena aku seperti kelelawar yang menggunakan malamnya untuk mencari makan. Seperti aku dimalam yang larut aku berusaha mencari secuil ide untuk meraih cita-cita besarku. Menjadi penulis. Penulis handal dan professional. Kreatif, inovatif dan selalu produktif. Tak mudah untuk mewujudkan keinginan besar itu. Disetiap malam aku harus menyediakan waktu untuk terus menulis. Terus kukirim ke media lokal tanpa aku lelah atau putus asa. Selalu aku mencari link agar bisa menerbitkan karyaku.

Aku punya rencana untuk menerbitkan sendiri namun dana dari mana. Kata kawan-kawan yang mempunyai profesi penulis dia dulu mengawali karirnya dengan menerbikan buku sendiri. Memang ada satu tekad untuk mengarah kesana dan sekarang aku rajin menabung untuk mengumpulkan modal itu. Dan semoga tercapai.

Pastilah ada harapan dan ketika waktunya nanti pastilah Allah akan mengabulkan. Itulah yang terus kutanam dalam hati dan pikiranku agar aku tak lemah sehingga aku terus menghasilkan karya disetiap malam-malamku. Hmm….seperti yang ditulis Jonru dalam bukunya “Cara Dahsyat Menjadi Penulis Hebat”. Betul juga yang dibilang Jonru bahwa semua berawal dari dalam diri kita masing-masing. Pola pikir dan positif thinking menjadi modal utama. Kekuatan atas keyakinan bahwa kesuksesan pasti berproses harus kuat dalam diri kita jika kita ingin meraih impian kita. Bila ada yang penasaran gimana resepnya Jonru untuk mewujudkan penulis-penulis sukses Anda bisa klik http://www.penulishebat.com . disana lebih lengkap dan Anda lebih puas untuk meraup ilmu tentang kepenulisan.

Memang harus terus mencari cara bagaimana bisa meraih mimpi menjadi penulis hebat. Setiap buka internet aku pasti mencari update-an tulisan tentang bagaimana cara menulis yang baik. Banyak sudah trik yang sudah ku download dari internet. Ada satu lagi yang tak pernah kulupa jika aku browsing, aku selalu mencari info lomba tentang kepenulisan. Sapa tahu aku bisa menyalurkan profesi baruku ini. Namun ya begitulah satupun belum pernah menang dalam lomba. Apalagi lomba LMPCI Annida. Ketika SMU dulu pernah ngirim dan satupun tak ada yang muncul sebagai juara. Pernah juga mengirim Novel untuk lomba sebuah penerbit di Jakarta namun juga tak ada kabarnya. He…he….kaciaaannnnn😦

Perjuanganku tak cukup disitu. Banyak trik yang kucoba. Untuk memenuhi obsesi besarku, agar karya dan ideku bisa menyebar di masyarakat, aku menyempatkan diri membuat sebuah blog. Walau sudah lama kurancang akhirnya juga baru saja blogku ku louncing pada teman-teman. Ya…untuk tombo ati agar karyaku tak surut. Aku tetap bisa kreatif dan peka akan hal-hal baru. Karena tanpa menulis dan membaca aku terasa bodoh. Otakku menggumpal dan betek terus bawaannya. Sepertinya keinginan ini tak bisa dibendung lagi. Sebenarnya bukan penulis hebatnya yang didambakan namun merubah pemikiran masyarakat lewat tulisan yang jadi cita-cita (walah itumah klo tidak jadi penulis hebat juga kagak bisa non…wakakak…). Ya begitulah kira-kira.

Karena aku pernah mengirim naskah ke sebuah penerbit akhirnya aku secara otomatis menjadi anggota facebook mereka. Akhirnya ada hikmahnya juga aku bertemu dengan penulis-penulis yang sudah mempunyai banyak karya. Akupun sering serring untuk menggali informasi. Dan satu kalimat yang sangat ku ingat dari Salim A Fillah “Jangan menyerah. Ada seorang cerpenis karyanya dimuat yang ke 500”. Gubrak, jadi aku ini belum ada apa-apanya. Tidak tahunya jadi penulis memang penuh perjuangan. Belum tentu tulisan ini dikatakan bagus oleh teman bisa langsung muat di penerbit. Bagus oleh sesama penulis belum tentu bagus oleh editor penerbit. Begitulah…

Ups ! usaha terus berjalan. Satu lagi yang akhirnya bisa menjadi tombo ati juga. Aku sekarang menjadi redaktur bulletin Jum’at dan aku diberi kesempatan untuk menjadi salah satu penulisnya. Wah sungguh luarbiasa bagiku. Hebat ! akhirnya aku bisa mempengaruhi pemikiran seseorang dengan tulisanku. Walau hanya sebuah bulletin namun jika dicetak 1000 ekseplar saja berarti sudah 1000 orang yang membaca. Jika 500 orang saja yang mengerjakan kebaikan yang kutulis dalam bulletin berarti aku sudah dapat 5000 kebaikan dan jika 500 orang tersebut menularkan lagi berapa ribu lagi kebaikan akan ku dapat karena kebaikan dihitung 10 kali lipat pahala. Pastilah lebih besar dari nilai honor 100.000 dari setiap tulisan.

Ya ok-lah bagaimanapun aku ingin seperti yang punya Toha Putra “Abu Al Ghifari” yang omsetnya sudah milyaran rupiah dari tulisan,penerbitan, honor dan entah darimana lagi. Yang jelas penghasilan milyaran dan sukses merubah pemikiran orang itu didapatnya dari kepenulisan yang digelutinya. Tidak hanya seperti Abu Al Ghifari aku juga ingin seperti Habiburrahman El Shirazy, Gola Gong, Asma Nadia, Jonru, Handrea Hirata, O Sholikhin dan penulis-penulis hebat lain. Dimana karya-karya mereka telah ditangan para pembaca, bahkan ada yang difilm-kan. Sudah berapakah omset mereka ? tak terbayangkan lagi. Duduk manis saja uang sudah mengalir sendiri. Sebenarnya materi adalah obsesi terakhir ,yang jelas satu keinginan ketika menjadi penulis adalah merubah dunia. Merubah pola pikir seseorang menjadi pola pikir yang baik. Religius, sehat dan dinamis. Karena tulisan sangat besar pengaruhnya untuk mempengaruhi kualitas sumber daya manusia. Manusia tak sekolah pun masih bisa pandai asal dia suka membaca. Apalagi mau menuangkan apa yang dibacanya dengan menuliskannya kembali. Wawasannya bisa melangit bahkan bisa melebihi gurunya yang sedang mengajar. Dan satu hal lagi yang menyenangkan menjadi penulis, akan menjadi manusia yang cerdas karena dia akan selalu membaca dan menghidupkan setiap titik-titik sel otaknya. Kebiasaan untuk terus berfikir membuat kehidupan ini lebih menyenangkan dan lebih dinamis. Tidak membosankan karena terus ada perkembangan dan perubahan.

Namun…kapankah semua cita-cita besar ini akan terwujud ? yang jelas kita terutama aku harus bersabar dan menjalani setiap detik hidup ini dengan terus berusaha. Pesan seorang pengusaha Bob Hasan jangan berharap agar kau tak kecewa akan selalu ku kenang. Aku tak akan berharap namun aku tetap berusaha melakukan yang terbaik. Dan aku yakin jika menjadi penulis hebat dan tenar di Indonesia itu baik bagiku pastilah gelar itu akan mendampingi hidupku. So, jangan putus asa terus berkarya agar dikenang oleh dunia.

Kisah Lucu Yang Selalu Ada Di Hatiku

Jadi Ingat ketika masa SMU. Rupanya sinyal untuk jadi penulis sudah ada sejak kala itu. Entah kenapa aku sering dipuji oleh guru Bahasa Indonesia. Tidak tahunya karena aku paling pandai bikin cerpen dan membuat tulisan. Aku mampu membuat cerpen ketika jam belajar Bahasa Indonesia dan bisa selesai jam itu juga. Lalu tulisan ilmiahku pasti susah diakhiri sehingga sangat panjangnya. Pembina ekskul karya ilmiah sangat dekat denganku karena aku selalu produktif mebuat karya ilmiah. Setiap lomba aku pasti ikut. Dan satupun tak ada yang menang….wakakaka…🙂. Ada lagi, aku juga pendiri ekskul Jurnalistik di sekolahku. Pembinanya dari sekolah lain dan akhirnya aku sangat dekat dengan Bapak Pembina. Pak Ali Mahsun namanya. Aku sudah mengangggapnya sebagai Ayah. Dari ikatan itu aku banyak dapat masukan tentang tulisan future kubuat. Karena Ayah Ali sangat berpatok pada 5W+1H aku malah bingung bagaimana bikinnya. Trus akhirnya Ayah Ali memasukkanku menjadi anggota PWI dan dimasukkan pada sebuah wartawan majalah propinsi. Namun akhirnya ayah Ali dan kami semua tertipu. Tidak tahunya wartawan yang mendirikan majalah itu adalah wartawan omprengan…wakaka…🙂 dan akhirnya aku dan teman-teman keluar dari PWI. Walau akhirnya hanya aku yang keluar dari PWI dan kawan-kawanku masuk lagi karena mereka sekolah di sebuah kampus Jurnalistik di Surabaya. Cerita lucu meniti karir sebagai penulis. Hi…hi…gak papa buat hiburan kita semua. Begitulah jalan hidup ini, tak semudah yang dibayangkan, tak semudah seperti yang ditulis orang, semua perlu belajar dan usaha disetiap jengkal kehidupan. Toh akhirnya ekskul yang kurintis akhirnya besar dan jadi ekskul favorit. Walau aku tak menikatinya tapi aku puas dengan apa yang telah kurintis karena aku yakin aku menjadi bagian dari keberhasilan seorang penulis alumni jurnalistik sekolahku. Walau aku tak sehebat dia namun aku bahagia karena aku sudah membuat wadah yang bisa mencetak penulis-penulis hebat kelak. He…he…jadi ingat tanamlah pohon walau besok kiamat. Artinya kita harus menciptakan sebuah kreasi yang bisa bermanfaat walau tak sempat mengunduhnya namun itu sudah menjadi modal amal yang luar
iasa.

Cara Gampang Menulis Ala Trik Imatuzzahra

Yang jelas jangan berpatok pada sebuah teori yang sangat rumit. Bukan berarti itu semua tak perlu bahkan sangat perlu-begitulah yang disitir Jonru dalam ebook-nya (unduh gratis http://www.penulishebat.com . Namun ketika kita sangat saklek dengan teori ujungnya kita sulit untuk mengeksplor pikiran kita. Kita buntu dibuatnya. Seperti membuat kerangka karangan. Bagiku itu sangat membunuh ide kreatifku. Ketika itu benar-benar kubuat satu hurufpun akhirnya aku tak bisa menorehkannya karena sangat banyak apa yang terletup dalam pikiranku dan akhirnya harus mencocok-cocokkan dengan batas bagian-bagaian yang belum tentu aku nanti alurnya sampai disitu. Untuk enjoy-nya mengalir ajalah….biar keluar idenya sehingga diakhir ketika membacanya lagi baru tahu ini bagus untuk dipakai atau tidak.

Untuk konsep sederhananya mungkin begini . Cobalah gali apa yang Anda suka. Keudian perdalam tentang apa yang Anda sukai. Lalu bacalah sebanyak-banyaknya tentang kesukaan Anda itu. Misalkan Anda suka cerpen. Bacalah semua cerpen yang Anda suka. Dari situ Anda akan mendapatkan sebuah cara bagaimana menuangkan sebuah cerita nyata menjadi sebuah tulisan bernama cerpen, novel atau tulisan lainnya. Setelah itu coba amati kehidupan sekitar. Misalkan ada ibu tiri yang baik hati kepada anak tirinya. Kemudian anak tirinya sangat jahat terhadapnya. Ini bagiku cerita yang sangat menarik karena dalam masyarakat sudah teropini yang jahat itu adalah ibu tiri kepada anak tiri. Sedangkan yang didepan mata kita ini yang jahat adalah anak tiri kepada ibu tirinya. Bukankah ini cerita menarik yang patut kita angkat ke permukaan? agar masyarakat tidak selalu beropini bahwa ibu tiri itu pasti jahat. Pada kenyatannya banyak kok ibu tiri yang baik. Betul gak ? (Ho oh . Siip).

Yang kedua focus pada hal-hal terbatas. tidak usah berpikir yang rumit. Tidak usah memikirkan teori yang njlimet. Jika Anda mampu menulis sesuai keinginan dan kemampuan Anda, ya lakukan sajalah. Tak usah mikirin komentar orang dulu, yang penting mulai saja dan kerjakan. Salah benar tulisan itu relatif kok. Bahkan pernah aku mebaca bahwa tulisan benar itu ketika pembacanya mengerti. Ya sudah, jika pebaca tulisan kita sudah ngerti berarti itu benar. Jadi gampang kan ?

Yang ketiga cari pengakuan dari masyarakat. seringlah menulis dan berikan pada orang lain untuk dibacanya. Kirim saja kepada media masa atau penerbit entah diterima atau tidak pasti dikomentari. Dari komentar itulah kita bisa intropeksi. Dan satu lagi jika pandai internet posting karya-karya itu kesebuah blog pribadi atau jejaring lainnya. Sekarang banyak yang bisa menampung karya kita tanpa harus mealui mediacetak. Media elektronik banyak yang gratis bagi yang kreatif apalagi di dunia maya. Kitapun bisa mempublikasikannya. Saat ini ada blog gratis, facebook,twitter atau website jika punya uang untuk mendaftar ke sebuah server.

OK ! Jika kurang jelas silahkan unduh semua informasi dari http://www.penulishebat.com . Dalam situs ini ada ebook CARA DAHSYAT MENJADI PENULIS HEBAT. . Didalamnya tidak diterangkan tentang jlimetnya teori penulisan. Namun ebook ini berisi bensin pembakar semangat kita untuk menulis. Sedikit cuplikan paragraph-paragraph yang paling berkesan tentang definisi orang hebat dan beberapa paragraph lainnya.

“Orang hebat adalah orang yang mampu mengembangkan dirinya dan memiliki prestasi sesuai dengan kelebihan yang ia miliki dan apa yang ia peroleh dibagikan kepada orang lain”(Jamil Azzaini,training Sukses Mulia dari Kubik Leadership).

Dibalik sosok penulis yang telah menghasilkan ratusan buku, buku best seller, tulisannya sering memenangkan lomba atau mendapat penghargaan nasional dan internasional, pasti tersimpan sosok pribadi yang tangguh, disiplin, percaya diri dan optimis dala meraih suskses.

Inilah konsep penulis hebat yang dimaksud dalam buku ini. Dimana didasarkan pada hal-hal yang bersifat soft skil seperti rasa percaya diri, motivasi,optimisme dan semangat luar biasa untuk meraih predikat sebagai penulis sukses. Bila seseorang sudah mempunyai kualifikasi seperti ini maka insya Allah akan sangat mudah meraih apa yang diinginkannya.

Masih penasaran silahkan dibuka dalam http://www.penulishebat.com dan dapatkan trik agar tulisan bisa diterima media atau penerbit . Yang pasti Anda akan mendapatkan sesuatu yang luar biasa. Apalagi dengan memiliki ebook CARA DAHSYAT UNTUK ENJADI PENULIS HEBAT hanya dengan Rp. 49.500. Penawaran yang fantastis bukan ? Ya hanya dengan 49.500 anda sudah memulai untuk mempersiapkan diri menjadi penulis hebat. Bagaimanapun kesuksesan harus dengan usaha dan pengorbanan dan pengorbanan mengeluarkan uang segitu tak seberapa dibanding dengan hasil kehebatan yang akan didapat. Sebenarnya buku-buku seperti itu berharga jutaan rupiah karena akan mencetak dan menghasilkan penulis yang bisa mencapai milyaran rupiah. So, apa yang dipikir lagi. Segera pesan dan dapatkan ebooknya.

Dengan mendapatkan ebook ini, akan mendapatkan diskon eksklusif sebesar 200.000 dari Sekolah Menolis Online (SMO). Wah gasebanding dengan yang dikeluarkan kan ? ini adalah DISKON SMO TERBESAR. Lumayan lo buat mengikuti belajar menulis dari SMO. Tidak hanya itu, bagi pembeli ebook juga mendapatkan modul dari SMO yang isinya full tentang kepenulisan. Trus juga bisa mengikuti kepenulisan SMO di free trial dan mendapatkan bimbingan di bidang kepenulisan selama seumur hidup. Wah…Asyikkan….? Semua itu dipersembahkan bagi calon penulis maupun sudah jadi penulis yang punya obsesi jadi penulis sukses yang hebat.

O iya buku CARA DAHSYAT MENJADI PENULIS HEBAT hanya tersedia dalam bentuk ebook, TIDAK BERLAKU untuk buku versi cetak. So…penawaran diatas adalah penawaran yang sangat fantastis dari http://www.penulishebat.com . Dan penawaran ini akan ditutup sewaktu-waktu bila buku versi cetak sudah terbit. Karena itu, tentu sayang sekali bila kita melewatkan kesempatan yang sangat langka ini! Pastinya jika nanti ada versi cetak harganya tak semurah itu. Untuk diskonpun pasti tak sefantastis penawaran sekarang. Itu pun klo ada diskon, klo tidak pasti lebih rugi lagi. Untuk itu tunggu apa lagi segera miliki ebooknya dan dapatkan bonus eksklusifnya.

Tidak hanya itu Jonru juga membuka ruang diskusi gratis lo, bisa lewat http://www.penulishebat.com atau bagi yang punya facebook bisa langsung online dengan Jonru di http://www.facebook.com/penulishebat pasti pertanyaan dan konsultasi akan dijawabnya. Gratis kok ga usah takut bayar. Biasanya begitu tipe orang Indonesia ingin yang hebat tapi gratis tanpa bayar, pengen cari enaknya sendiri….he…he…wakaka…memang gemblung😛

O iya…bagi yang punya account di twitter jangan khawatir penulis hebat juga punya account disana dengan alamat http://www.twitter.com/penulishebat . di acount ini bisa mengunduh tentang penulis pecundang. Belum mencoba tapi sudah bilang susah. Belum mencoba namun sudah menyerah. Ok ? sepertinya ini sudah cukup untuk menstimulasi kawan-kawan yang ingin jadi penulis hebat. Terutama untuk menguatkan diriku sendiri untuk mencapai cita-cita besarku “Penulis Sukses yang Hebat”.

Ya…Penulis sukses yang hebat. Untuk itu aku harus terus melakukan pembenahan diri dan menguatkan mentalku. Satu hal yang terus kutanamkan dalam pikiran dan jiwaku bahwa penulis sukses yang hebat bukan seberapa banyak karya yang dihasilkan namun seberapa tangguh dalam memperjuangkan tulisannya untuk merubah pemikiran seseorang sehingga menjadi jendela dunia. Bagaimana dalam mempertahankan diri agar tetap produktif menghasilkan karya-karya walau sering ditolak media atau penerbit. Dan Alhamdulillah sekarang telah ada buku CARA MENJADI PENULIS HEBAT ini. Aku harus membacanya berulang-ulang agar aku terpandu dengan baik dalam mewujudkan cita-cita besar itu.

Yang terakhir jangan gampang menyerah, teruslah menulis walau sering ditolak oleh media atau penerbit. Biarkan saja mereka menolak-i karya-karya kita. Setelah tahu kita tetap menulis dan tetep produktif lama-lama juga minta ama kita kok, betul ga….? Yang jelas penerbit atau media tak akan bisa eksis tanpa penulis. So, terus berjuang dan semangat karena penulis hebat tak akan pernah mengenal putus asa. Dia tak peduli media atau penerbit tak mempedulikannya, karena satu prinsip penulis hebat “Aku tetep berkarya agar aku bisa merubah dunia sehingga aku akan dikenang sepanjang masa”. Tetep semangat demi cita-cita hebat. Salam kreatif !! Teruslah berkarya. OK ?*az

Komentar
  1. David mengatakan:

    Jangan kecil hati karena karya tidak terbit. Kita memiliki media yang jauh lebih luas dan bisa diakses oleh ratusan juta manusia. Media itu bernama blog.

    Mari sebarkan budaya ngeblog bagi generasi Indonesia.

  2. Aditya G.M mengatakan:

    Harapan merubah keadaanlah, yang membuat aku bersemangat ingin menjadi penulis, meskipun karyaku belum ada titik terang diterbitkan, tetapi keyakinan akan kesuksesan, kekayaan, & kebahagian yang harus kuraih..pasti saatnya akan tiba..trims atas motivasinya…………..

  3. Pin Cantik mengatakan:

    ok juga artikelnya. cocok jadi penulis.
    mampir ke warungku dong

  4. namira aulia mengatakan:

    boleh juga pengalamannya nampaknya sudah terlihat mental penulis sejatinya he….he…. sy jg punya minat yang sama di bidang kepenulisan …. bagi2 ilmunya ya…..

  5. M.FARUDI mengatakan:

    SEBAIKNYA SEORANG PENULIS ITU HARUS PERCAYA DIR.KARENA DENGAN HALITU ANDA AKAN TERUS OPTIMIS.
    SEKIAN KOMENTAR SAYA.
    TERIMAKASIH;WASALLAMUALLAIKUM WR.WB

    • Terimakasih Mas Farudi…walau sedikit agak “pedas” namun saya sangat senang karena kritikan yang membangun adalah sebuah awal untuk mencapai kejayaan….saya akan terus optimis untuk menjadi kreatif dalam menulis dan semoga bisa menjadi penulis yang berjaya di dunia ini…Aminnn…

    • Terimakasih Mas Farudi…semoga saya salah satu orang yang selalu optimis untuk memajukan dunia tulis menulis dan semoga bisa berjaya di dunia tulis menulis dalam negeri dan menyinari dunia ini…

  6. rismawaty nainggolan mengatakan:

    saya serng sekali berkecil hati karena cerpen yang saya tulis tidak pernah diterbitkan
    walau SMA dlu saya menang juara menulis cerpen dengan judul Ohh Fisika tapi karyaku berlalu begitu saja,tidak ada tanggapan.Tapi aku melihat karya sastra tdak pernah diperhatikan dengan serius hingga aku meyelesakan perkuliahanku di fakultas sastra.
    Tapi aku percaya dan yakin bahwa sastra kan berjaya kembali karena sastra merupakan tanda kemajuan bangsa.seperti para pendahulu yang memperkenalkan karya itu buat kita yaitu pejuang-pejuang kita yang memprotes dengan puisi.yang bercerita dengan penulisan karya.Sastra akan berjaya karena mata sastra lbih terang daripada sebuah sejarah.

    • Wah…setuju sekali jeng…sastra memang lebih terang daripada sebuah sejarah….🙂 jangan berkecil hati….media cetak bukanlah satu-satunya tempat untuk berekpresi untuk karya kita…masih banyak media lain yang bisa membantu kita agar karya kita tetap dibaca oleh orang lain. sebenarnya hanya butuh sedikit kekreatifan agar karya kita sampai pada pembaca. sekarang kan sudah banyak media maya yang bisa menampung semua tulisan kita,seperti Facebook,twiter,blog dan masih banyak lagi situs2 lepas yang mau menerima tulisan kita.

      mungkin satu lagi yang perlu diperbaiki yaitu sebuah niat…kita berkarya bukan untuk mencari materi namun untuk membuka jendela dunia…membuka mata para pembaca pada sebuah kebenaran yang kita sodorkan…dengan begitu insyaAllah kita akan selalu ikhlas dalam membuat suatu karya….tetaplah bersemangat dan salam kenal serta salam kreatif dari Imatuzzahra…:)

  7. ami anam mengatakan:

    Di dunia nyata bisa bermanfaat, di dunia maya juga bisa bermanfaat, dan di dunia fana ini yang hidup cuma sekali, tak bisa diulang lagi, apa sih yang dicari selain untuk bermanfaat bagi sesama? Selamat menulis untuk memotivasi diri sendiri agar selalu istiqomah, dan menggugah para pembaca yg haus ilmu untuk menjadi manusia yg tangguh dan berprinsip yg kuat. Semakin kreatif dan pekajaman (bkn logo kaos lhoo?) agar tulisan tetap sedap dibaca (tdk hanya dipandang)..🙂

    • wah….ami dah komen…..syukron ya….betul-betul…. bermanfaat didunia nyata dan dunia maya (asal bukan jin lo….hahahaha). menulis memang suara hati sehingga sebenarnya memang lebih banyak diarahkan pada diri pribadi…..namun sedikit besar untuk orang lain (wekkkk…bingung…hihihi). betapa senangnya bisa menjadikan diri selalu istiqamah dan bisa membuat org lain semakin kuat,tangguh dan berprinsip. sebuah cita-cita adalah diri ini menjadi satu dari bagian seseorang untuk menjadi yang lebih baik.walau tak banyak..namun diharapkan kita tetap bermanfaat untuk yang lain walau hanya sekedar tulisan…syukron spiritnya….sering2 mampir ya…(hehehe…biar dpt asupan gizi…hik…). sekali lagi syukron…

  8. martuala mengatakan:

    SUNGGUH SUATU MOTIVASI YG MEMBUAT SAYA TERBAKAR UNTUK BERUBAH.

    • 🙂 terima kasih. sungguh bahagia jika tulisan bisa mengecas baterai yang mulai melemah. berarti salah satu fungsi telah dipenugi moga fungsi2 yg lain bs segera tercapai dr tulisan-tulisan saya. salam kenal dan salam sukses dari imatuzzahra ^_^ atau silahkan gabung di facebook saya dg account fatiya_adzikro_01@yahoo.com sy lebih sering nulis dsn…sapa th bs lbh berbagi….

  9. Tetty s siregar mengatakan:

    pengalaman yang sangat luar biasa……..sengsara membawa nikmat
    setelah saya membaca cerita anda,saya sangat terkesan.
    dari dulu pengen menerbitkan cerpen tapi saya tidak tahu darimana mengawalinya,..salut buat semangatnya untuk mengawali dan menjalani profesinya saat ini.god bles u always dalam menjalani cita2 yang sudah tercapai

  10. jasa seo murah mengatakan:

    wah jadi pengen beli bukunya mbak biar bisa menjadi penulis. kira apa masih ada bukunya?

    salam CARA CEPAT MENJADI PENULIS TERKENAL

  11. wah dari artikelnya aja udah enak bacanya ,pengen saya bisa jadi penulis seperti anda

  12. 🙂 alhamdulillah…semua berkat latihan dan menulis ditaiap waktu…jika epriant terus menulis dan terus berlatih saya yakin akan menjadi penulis besar🙂

  13. taufik mengatakan:

    Jadikanlah menulis itu sebagai kebutuhan layaknya tubuh kita membutuhkan air dan makanan, terima kasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s